
Bola.net - Joan Laporta meluapkan kemarahannya setelah Barcelona tersingkir dari Liga Champions usai kalah agregat dari Atletico Madrid. Ia menyoroti keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya sepanjang dua leg.
Barcelona memang menang 2-1 pada leg kedua di Metropolitano, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. Namun, hasil itu tidak cukup karena Atletico Madrid tetap unggul agregat 3-2.
Penampilan agresif sempat diperlihatkan Blaugrana dalam laga tersebut. Gol dari Lamine Yamal dan Ferran Torres sempat memberi harapan sebelum akhirnya pupus.
Sebelumnya, Raphinha juga telah mengkritik keputusan wasit dan menilai timnya dirugikan. Kini, Laporta ikut angkat bicara dengan nada yang lebih keras.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Laporta Soroti Kepemimpinan Wasit dan VAR

Laporta menilai kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut sangat buruk. Ia juga menyoroti peran VAR yang dianggap memperparah situasi.
Menurutnya, sejumlah keputusan penting tidak berpihak kepada Barcelona. Hal ini dinilai berdampak besar terhadap hasil akhir pertandingan.
“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada lawan kami, tetapi kepemimpinan wasit kemarin, baik oleh wasit utama maupun VAR, adalah sebuah hal yang memalukan,” ujar Joan Laporta.
“Apa yang mereka lakukan kepada kami tidak bisa diterima. Pada leg pertama, mereka sudah tidak memberikan penalti yang jelas kepada kami dan mengusir salah satu pemain kami ketika seharusnya hanya kartu kuning karena Giuliano tidak menguasai bola,” kata Joan Laporta.
Keputusan Kontroversial Dinilai Rugikan Barcelona

Laporta menegaskan bahwa sejumlah keputusan krusial merugikan Barcelona. Ia menilai banyak momen penting yang seharusnya diputuskan berbeda.
Ia juga menyoroti beberapa insiden spesifik yang dianggap tidak adil. Semua itu menurutnya menjadi faktor utama kegagalan tim melaju ke semifinal.
“Keputusan wasit sangat merugikan kami. Eric bukan pemain terakhir karena Kounde masih bisa menjangkau bola. Wasit sudah menunjukkan kartu kuning yang benar, tetapi VAR membuatnya mengubah keputusan,” ucap Joan Laporta.
“Gol Ferran seharusnya sah. Penalti terhadap Olmo adalah penalti. Pelanggaran terhadap Fermin tidak bisa diterima. Wajah Fermin sampai terluka, tetapi bahkan tidak ada kartu yang diberikan,” tutur Joan Laporta.
Laporta Siapkan Keluhan Baru ke UEFA

Laporta menyatakan Barcelona tidak akan tinggal diam atas situasi ini. Ia mengungkapkan rencana klub untuk kembali mengajukan keluhan kepada UEFA.
Sebelumnya, keluhan Barcelona terkait leg pertama sempat ditolak. Hal tersebut semakin memperbesar kekecewaan pihak klub.
“Tidak bisa diterima ketika kami mengajukan keluhan, lalu jawabannya justru menyatakan itu tidak dapat diterima. Barcelona hanya meminta penjelasan mengapa keluhan itu tidak dianggap layak,” ungkap Joan Laporta.
“Yuste mengatakan kepada saya bahwa mereka akan mengajukan keluhan lagi. Ini memalukan, tidak bisa diterima. Mengatakan bahwa wasit menguntungkan Barcelona itu tidak tahu malu. Cukup lihat saja pertandingan ini, ini benar-benar memalukan,” imbuh Joan Laporta.
Sumber: Barca Blaugranes
Klasemen Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Bisa Juara Sebelum El Clasico, Real Madrid Tolak Guard of Honour
Liga Spanyol 16 April 2026, 16:54
-
Real Madrid Menuju Musim Tanpa Trofi
Liga Champions 16 April 2026, 09:45
-
Raphinha Minta Maaf Soal Gestur ke Fans Atletico Madrid
Liga Champions 16 April 2026, 00:31
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR