
Bola.net - - Gelandang Liverpool dan timnas Inggris, Jordan Henderson percaya dia sudah punya cukup pengalaman untuk pada akhirnya membantu tim meraih trofi. Salah satu pengalaman berharga yang dia ingat adalah kekalahan Liverpool dari Real Madrid (1-3) di final Liga Champions musim lalu.
Sebagai pesepak bola, keberhasilan mencapai final - juara atau tidak - adalah salah satu perkembangan terbaik yang bisa mereka raih. Momen seperti itu bisa mengubah cara pandang dan kualitas pemain.
Henderson mengalami itu ketika Liverpool gagal menjuarai Liga Champions, dan dia berharap kenangan tersebut bisa membantu Inggris melangkah lebih jauh di UEFA Nations League beberapa pekan ke depan.
Henderson yakin kekecewaan adalah salah satu dorongan terbaik untuk berkembang. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Selalu Terkenang
Henderson tidak mau berkilah, dia mengakui momen kegagalan Liverpool di Liga Champions itu masih terus teringat hingga kini. Biar begitu, dia selalu berusaha menggunakan kenangan tersebut untuk memotivasinya.
"Saya pikir itu akan selalu bersama anda, momen-momen itu," kata Henderson kepada Sky Sports.
"Itu memberi anda lebih banyak motivasi untuk terus melaju, untuk terus mencapai posisi itu lagi dan memperbaiki semuanya, dan sungguh membuat langkah final tersebut [juara]."
Keuntungan Tim
Kendati demikian, Henderson mengakui dia belum memahami bagaimana rasanya meraih trofi. Sebab itu, dia berharap motivasi itu tidak hanya berpengaruh pada dirinya sendiri, melainkan pada seluruh tim.
"Itu jelas merupakan motivasi ekstra yang saya gunakan. Mungkin saya sudah sedikit memahami rasanya bermain di final tetapi saya belum benar-benar meraih trofi masif, dan sungguh itulah langkah masif berikutnya."
"Saya tidak benar-benar melihat pengalaman itu sebagai keuntungan bagi saya, saya melihatnya sebagai keuntungan untuk tim lebih dari apa pun," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Bek MU: Pogba Cuma Main Mata dengan Madrid
Liga Inggris 21 Maret 2019, 22:34
-
Betah di Inggris, Mateo Kovacic Ogah Balik ke Real Madrid
Liga Spanyol 21 Maret 2019, 19:20
-
Marcelo Masih Masuk Rencana Zinedine Zidane
Liga Spanyol 21 Maret 2019, 16:40
-
Benzema Masuk Daftar Empat Pemain yang Dilepas Real Madrid
Liga Spanyol 21 Maret 2019, 15:09
-
Zidane Berjanji Tak Tepikan Dani Ceballos Lagi
Liga Spanyol 21 Maret 2019, 13:33
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR