
Bola.net - PSG harus mengaku kalah ketika menyambangi Manchester City dalam duel Liga Champions. Sempat unggul terlebih dahulu, PSG harus pulang dengan kekalahan 1-2.
Kamis (25/11/2021), Mauricio Pochettino menuntun timnya menyambangi Etihad Stadium dalam duel matchday 5 Grup A Liga Champions 2021/22. Pertandingan berjalan alot antara dua tim sama kuat.
PSG unggul lebih dahulu lewat Kylian Mbappe (50'), tapi Man City bisa membalas dua gol. Hasil ini tentu mengecewakan bagi PSG, meski tidak mengubah kesempatan lolos ke babak 16 besar.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Menyakitkan
Kekalahan dari Man City kali ini dibahas oleh Presnel Kimpembe, bek PSG. Dia puas PSG bisa lolos ke fase gugur, tapi tetap saja kekalahan dari City kali ini terasa menyakitkan. Sebab, PSG tahu bisa bermain lebih baik dan pantas menang.
"Target nomor satu kami adalah lolos, itu jelas. Namun, kami masih kecewa dengan kekalahan ini," kata Kimpembe di laman resmi UEFA.
"Kami tahu kami bisa bermain lebih baik. Kami adalah kompetitor dan kami tidak suka kalah. Kami seharusnya bisa menuntaskan pertandingan lebih cepat."
"Kami juga harus bekerja lebih baik sebagai tim. Ada beberapa hal yang perlu diperbaiki," imbuhnya.
Main bagus, cuma kurang
Kimpembe meyakini bahwa PSG sudah bermain sangat baik dalam duel sengit kali ini. Sayangnya mereka tidak bisa mengakhiri pertandingan ketika Man City kesulitan.
"Secara keseluruhan, kami sudah bermain baik. Kami hanya memiliki kekurangan tidak bisa menuntaskan pertandingan. Di kompetisi seperti ini, Anda harus membayar mahal untuk itu," lanjut Kimpembe.
"Menyedihkan kami kalah, tapi begitulah sepak bola. Kami akan menganalisis pertandingan ini untuk memperbaiki hal-hal yang salah," tandasnya.
Sumber: UEFA
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Karim Benzema, Bikin Gol Beberapa Jam Setelah Divonis Bersalah
- Kemenangan Milan di Markas Atletico Terasa Spesial Bagi Franck Kessie, Kenapa?
- Percaya, Real Madrid Bisa Juara!
- Ketika Toni Kroos Bermain, Pelatih Bisa Bersantai!
- Epos Junior Messias: 3 Tahun Lalu Kurir Pengantar Kulkas, Kini Cetak Gol di Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zinedine Zidane, Alasan Mauricio Pochettino Gagal ke Manchester United
Liga Inggris 25 November 2021, 21:11
-
Legenda Liverpool Sarankan Mauricio Pochettino Terima Pinangan Manchester United
Liga Inggris 25 November 2021, 20:35
-
Alamak! Messi, Neymar, dan Mbappe Diklaim Cuma Jadi Beban Tim di PSG
Liga Champions 25 November 2021, 20:34
-
Soal Mauricio Pochettino, Manchester United Harus Menunggu Hingga Musim Panas 2022
Liga Inggris 25 November 2021, 17:20
-
PSG menjadi Korban Comeback Man City
Galeri 25 November 2021, 14:21
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR