Bola.net - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, enggan menghabiskan waktu untuk mencari cara membendung Cristiano Ronaldo. Sebab apapun metode yang ia terapkan, pemain Juventus tersebut tetap tak bisa dihentikan.
Simeone menjadi saksi bagaimana timnya dipermak oleh Ronaldo seorang diri. Momen tersebut terjadi saat Los Rojiblancos melawan Juventus di laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim lalu.
Atletico melawat ke markas Juventus dengan modal kemenangan 2-0 pada pertemuan pertama yang berlangsung di Wanda Metropolitano. Namun harapan mereka pupus begitu Ronaldo mencetak gol ketiganya pada menit ke-86.
Mereka tak mampu membobol gawang yang dijaga Wojciech Szczesny pada saat itu. Alhasil, kedudukan 3-0 untuk kemenangan Juventus pun bertahan hingga pertandingan berakhir dan Atletico harus terima nasib tersingkir dari Liga Champions.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sulitnya Membendung Cristiano Ronaldo
Kekalahan tersebut bisa menjadi modal penting bagi Simeone untuk membendung Cristiano Ronaldo saat bertemu Juventus di laga pekan perdana fase grup Liga Champions, Kamis (19/9/2019). Apalagi partai tersebut digelar di Wanda Metropolitano.
Namun Simeone tidak ingin menghabiskan waktunya untuk mencari cara membendung peraih lima Ballon d'Or tersebut. Sebab baginya, metode untuk menghalangi Ronaldo mencetak gol itu tidak ada.
"Dia adalah binatang pencetak gol. Tidak ada gunanya mempersiapkan taktik spesial untuknya sebab di sekitar kotak penalti, dia selalu menebar ancaman atau ketegangan," ujar Simeone dalam konferensi persnya jelang laga, dikutip dari Football Italia.
"Dia kuat secara mental, memiliki perubahan kecepatan yang bagus, dia tahu cara untuk menggiring bola. Dia punya semua. Kami menderita kala melawan dia. Terkadang kami menang, kadang juga kalah, namun yang pasti: dia adalah binatang pencetak gol," lanjutnya.
Soal Selebrasi Ronaldo
Pada musim lalu, Ronaldo melakukan selebrasi yang tidak senonoh usai mencetak gol ke gawang Atletico Madrid. Selebrasi yang dimaksud itu meniru apa yang dilakukan Simeone kala timnya berhasil membobol Juventus pada pertemuan sebelumnya.
Simeone tidak mempermasalahkannya kala ditanya mengenai selebrasi tersebut. Sebab menurutnya, Ronaldo dan dirinya punya alasan yang sama kala melakukannya.
"Saya telah menjelaskan alasan selebrasi gol saya di Metropolitano kala melawan Juventus musim lalu dengan sangat jelas," tambah pria asal Argentina tersebut.
"Saya merasa seperti demikian pada saat itu. Ronaldo melakukan hal yang sama di leg kedua, mungkin karena dia juga merasakan hal yang sama," tandasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Laris di Pasaran, Bayer Leverkusen Segera Perpanjang Kontrak Kai Havertz
- Cristiano Ronaldo: Gol ke Gawang Juventus Favorit Saya
- Bonucci: Masa Depan Pertahanan Juventus Cerah!
- Jujur dan Minta Maaf, Cristiano Ronaldo Mengaku Nyaris Gabung Arsenal
- Cristiano Ronaldo Merasa Lebih Layak Meraih Ballon d'Or Lagi daripada Lionel Messi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Simeone: Seperti Atletico, Sarri dan Juventus Butuh Waktu Adaptasi
Liga Champions 18 September 2019, 23:30
-
Leonardo Bonucci: Hasil Imbang Bukan DNA Juventus
Liga Champions 18 September 2019, 23:12
-
Kalau Lawan Ronaldo, Bos Atletico Madrid Hanya Bisa Pasrah
Liga Champions 18 September 2019, 23:00
-
Ronaldo Klaim Layak Dapat Trofi Ballon d'Or Lebih Banyak dari Messi
Liga Champions 18 September 2019, 21:56
-
Laris di Pasaran, Bayer Leverkusen Segera Perpanjang Kontrak Kai Havertz
Bundesliga 18 September 2019, 18:40
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR