
Bola.net - AC Milan baru saja tersingkir dari Liga Champions 2024/2025 setelah kalah dari Feyenoord di playoff 16 besar UCL. Sebagai salah satu klub tersukses di panggung Eropa, emang kapan terakhir Milan juara Liga Champions?
Terakhir kali merasakan manisnya gelar Liga Champions UEFA pada musim 2006/2007. Dalam final yang berlangsung di Olympic Stadium, Athena, pada 23 Mei 2007, mereka berhasil mengalahkan Liverpool dengan skor 2-1. Kemenangan ini bukan hanya sekadar trofi, tetapi juga menjadi momen bersejarah bagi Rossoneri yang mengukuhkan posisi mereka sebagai klub tersukses kedua dalam sejarah kompetisi ini.
Perjalanan AC Milan menuju puncak Liga Champions 2006/2007 tidaklah mudah. Mereka harus melalui berbagai tantangan di setiap babak, mulai dari fase grup hingga final yang mendebarkan. Di bawah asuhan pelatih Carlo Ancelotti, tim ini menunjukkan ketangguhan dan semangat juang yang tinggi, meskipun sempat mengalami kesulitan di fase grup.
Di fase grup, AC Milan tergabung dalam Grup H bersama LOSC Lille, AEK Athens, dan RSC Anderlecht. Meskipun diunggulkan, Rossoneri sempat menghadapi kesulitan dengan dua kekalahan dan satu hasil imbang. Namun, dengan sepuluh poin yang berhasil dikumpulkan, mereka tetap lolos sebagai juara grup. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada rintangan, semangat tim tidak pernah pudar.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Perjalanan AC Milan di Liga Champions 2006/2007
Setelah berhasil lolos dari fase grup, AC Milan melanjutkan perjalanan mereka ke babak 16 besar. Di sini, mereka berhadapan dengan Celtic. Pertandingan leg pertama di Skotlandia berakhir tanpa gol, tetapi di leg kedua, Ricardo Kaka muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol di babak tambahan. Kemenangan ini mengantarkan Rossoneri ke perempat final dengan agregat 1-0.
Di perempat final, AC Milan harus menghadapi Bayern Munchen, salah satu raksasa Jerman. Leg pertama yang berlangsung di San Siro berakhir imbang 2-2, sehingga mereka harus berjuang keras di leg kedua. Namun, di Allianz Arena, AC Milan tampil perkasa dengan meraih kemenangan 2-0 berkat gol dari Clarence Seedorf dan Filippo Inzaghi, sehingga agregat menjadi 4-2 dan membawa mereka ke semifinal.
Semifinal menjadi momen penting bagi AC Milan saat berhadapan dengan Manchester United, yang sebelumnya menghancurkan AS Roma.
Di leg pertama di Old Trafford, Rossoneri mengalami kekalahan 2-3, namun di leg kedua di San Siro, mereka bangkit dengan mencetak tiga gol. Ricardo Kaka, Clarence Seedorf, dan Alberto Gilardino menjadi pahlawan dengan gol-gol mereka, mengantarkan AC Milan ke final dengan agregat 5-3.
Final yang Bersejarah di Athena
Final Liga Champions 2006/2007 merupakan momen balas dendam bagi AC Milan setelah kalah dari Liverpool di final 2004/2005. Pertandingan yang berlangsung di Athena ini sangat mendebarkan, dan Filippo Inzaghi menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol. Sementara itu, Dirk Kuyt hanya mampu mencetak gol hiburan di menit akhir untuk Liverpool.
Kemenangan 2-1 ini tidak hanya memberikan gelar ketujuh bagi AC Milan, tetapi juga menandai kembalinya mereka ke puncak sepak bola Eropa. Momen ini menjadi kebanggaan bagi seluruh penggemar Rossoneri, yang telah lama menunggu untuk melihat tim kesayangan mereka kembali meraih trofi bergengsi ini.
Setelah kemenangan ini, AC Milan mewakili Eropa di Piala Dunia Antarklub FIFA 2007, menutup musim dengan sempurna. Momen ini tetap dikenang sebagai salah satu periode terbaik dalam sejarah klub, di mana mereka menunjukkan kualitas dan ketangguhan sebagai salah satu tim terbaik di Eropa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Manchester City di Vidio - Liga Champions
Liga Champions 19 Februari 2025, 23:01
-
Link Live Streaming Borussia Dortmund vs Sporting Lisbon - Liga Champions/UCL
Liga Champions 19 Februari 2025, 21:45
-
Benfica di Antara Dua Raksasa, Liverpool dan Barcelona
Liga Champions 19 Februari 2025, 16:36
-
Orkun Kokcu: Bintang yang Bersinar di Tengah Pertarungan Benfica vs AS Monaco
Liga Champions 19 Februari 2025, 16:20
-
Drama Enam Gol di Lisbon: Senyum Benfica, Air Mata Monaco
Liga Champions 19 Februari 2025, 15:55
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR