
Bola.net - Inter Milan kembali meraih kemenangan di Liga Champions, tetapi jalan mereka jauh dari kata mulus. Menjamu Kairat Almaty di San Siro, Nerazzurri sempat kehilangan konsentrasi sebelum akhirnya menang 2-1. Hasil itu memang membuat Inter mempertahankan rekor sempurna di fase liga, tetapi performa mereka menyisakan pekerjaan rumah besar.
Bek Inter, Yann Bisseck, tak segan mengkritik timnya sendiri usai laga. Ia menilai rekan-rekannya harus lebih fokus sepanjang pertandingan, terutama di lini belakang. Menurutnya, kemenangan ini harus dijadikan pelajaran agar Inter tidak mengulang kesalahan serupa di laga berikutnya.
Gol Lautaro Martinez dan Carlos Augusto menjadi penentu tiga poin bagi pasukan Cristian Chivu. Akan tetapi, kebobolan dari Ofri Arad menunjukkan bahwa konsentrasi Inter sempat goyah—sebuah hal yang tak boleh terjadi jika mereka ingin melangkah jauh di Eropa.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Inter: Fokus yang Hilang di Tengah Dominasi

Meski di atas kertas lebih unggul, Inter kesulitan membongkar pertahanan rapat Kairat. Tekanan yang mereka bangun sejak menit awal baru membuahkan hasil jelang turun minum lewat gol keempat Lautaro Martinez di Liga Champions musim ini. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Sepuluh menit setelah jeda, Kairat mampu menyamakan kedudukan lewat sundulan Ofri Arad yang mengejutkan publik San Siro.
Untungnya, Carlos Augusto menjadi penyelamat. Tembakan kerasnya dari luar kotak penalti memastikan kemenangan 2-1 bagi Nerazzurri. Hasil itu membuat Inter mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan semakin dekat dengan tiket otomatis ke babak 16 besar.
Namun, bagi Bisseck, kemenangan ini belum sepenuhnya memuaskan. “Itu pertandingan yang sulit,” ujar pemain asal Jerman itu kepada Inter TV. “Mereka bermain dengan baik dan melakukan tugasnya dengan benar. Kami tahu kami harus meningkatkan diri dan tetap lebih fokus.”
Bisseck dan Harapan untuk Die Mannschaft

Selain menyoroti penampilan timnya, Bisseck juga menanggapi keputusan pelatih Julian Nagelsmann yang tak memanggilnya ke skuad Jerman untuk Kualifikasi Piala Dunia mendatang. Bek berusia 24 tahun itu mengaku tetap optimistis bisa kembali memperkuat tim nasional di masa depan.
“Saya berharap begitu, dan saya berharap pelatih memperhatikan,” katanya. “Saya rasa saya bermain dengan baik, tetapi saya masih bisa berkembang. Saya berharap mendapat panggilan, tetapi jika belum terjadi, saya akan tetap membantu tim. Jika saya terus tampil baik, saya yakin suatu saat akan masuk tim nasional.”
Konsistensi dan fokus menjadi dua hal yang kini ditekankan Bisseck—baik untuk dirinya sendiri maupun bagi Inter Milan. Dengan jadwal berat menanti, termasuk duel melawan Atletico Madrid dalam lanjutan fase liga, pelajaran dari laga kontra Kairat menjadi pengingat bahwa satu detik kehilangan konsentrasi bisa mengubah segalanya.
Sumber: Inter TV, Sempre Inter
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klub Premier League Melaju Mulus di Liga Champions: Tanda Kesenjangan Kompetisi?
Liga Champions 6 November 2025, 22:20
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR