
Bola.net - Arsenal sukses meraih kemenangan krusial di markas Sporting. Pasukan Mikel Arteta menang dramatis lewat gol telat Kai Havertz di Lisbon pada leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB.
Hasil ini menjadi kelegaan besar bagi kubu London Utara. Mereka sebelumnya sempat menelan dua kekalahan beruntun yang cukup menyakitkan. The Gunners takluk di final Carabao Cup dan tersingkir dari ajang FA Cup.
Pertandingan tandang ini jelas bukan sebuah misi yang mudah. Tim tuan rumah punya rekor mentereng tak terkalahkan dalam 23 laga terakhir mereka.
Kemenangan tipis ini seolah menjadi titik balik penting musim ini. Skuad Meriam London berhasil membuktikan kembali identitas permainan mereka di atas lapangan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pembuktian Identitas Tim
Tekanan berat memang tengah menghampiri skuad Arsenal belakangan ini. Dua hasil minor sebelumnya membuat mental para pemain sempat dipertanyakan banyak pihak.
Sang pelatih menuntut anak asuhnya untuk segera merespons situasi tersebut. Laga ini menjadi panggung pembuktian yang sangat tepat. Lawan memiliki catatan impresif selalu menang dalam 17 laga kandang beruntun.
"Saya sangat senang, ini malam yang besar dan momen penting di musim ini," ujar Mikel Arteta.
"Terutama melihat dari mana kami berasal, saya pikir kami punya sesuatu untuk dibuktikan. Kemarin saya berbicara tentang identitas dan hal-hal yang ingin saya lihat di atas lapangan," tambahnya.
Tuntutan Kemenangan Tanpa Henti
Kemenangan krusial ini mendongkrak kembali moral ruang ganti tim. Tekanan publik sebelumnya terasa sangat masif mengiringi setiap langkah skuad asal London ini.
Tuntutan suporter dan media acap kali dirasa terlalu membebani pundak pemain. Kegagalan kecil bisa langsung dianggap sebagai sebuah bencana besar. Oleh karena itu, sang manajer meminta semua pihak melihat situasi dengan lebih bijak.
"Tuntutan sejak Agustus adalah menang dan menang dan menang dan menang," ungkap Mikel Arteta.
"Jika Anda tidak menang, itu adalah bencana, dan tidak cukup jika Anda tidak memenangkan empat trofi," tegas pelatih asal Spanyol tersebut.
Pujian Selangit untuk David Raya
Selain pencetak gol, sosok kiper utama juga pantas mendapat sorotan penuh. David Raya tampil sangat luar biasa sepanjang jalannya pertandingan ini.
Kiper asal Spanyol itu melakukan tiga penyelamatan gemilang. Dia menggagalkan peluang emas Maxi Araujo dan menepis dua tembakan berbahaya Geny Catamo. Aksi heroiknya menjaga gawang tetap perawan sebelum gol penentu kemenangan akhirnya tercipta.
"Dia sungguh luar biasa, sangat agung, luar biasa hebat," kata Mikel Arteta memuji kipernya.
"Saya pikir dia masih diremehkan dalam dunia sepak bola. Bagi saya, dalam dua musim terakhir, dia adalah kiper terbaik di dunia," timpal Kai Havertz.
Performa solid di kandang lawan kini menjadi modal berharga bagi tim. Skuad London Utara bisa sedikit bernapas lega untuk menatap jadwal padat berikutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton PSG vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 8 April 2026, 22:02
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00























KOMENTAR