Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya

Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
Kapten PSG, Marquinhos menenangkan bek Arsenal, Gabriel Magalhaes yang gagal dalam adu penalti di final Liga Champions 2026. (c) AP Photo/Andreea Alexandru

Bola.net - PSG kembali mengangkat trofi Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti pada final yang berlangsung di Budapest. Namun bagi kapten PSG, Marquinhos, momen paling berkesan malam itu justru terjadi setelah pertandingan berakhir.

PSG memastikan kemenangan 4-3 dalam adu penalti untuk mempertahankan gelar juara Eropa mereka. Di sisi lain, Arsenal harus menerima kekecewaan setelah Gabriel gagal mengeksekusi penalti penentu.

Saat rekan-rekannya merayakan keberhasilan tersebut, Marquinhos memilih menghampiri Gabriel yang terlihat terpukul. Keputusan spontan itu kemudian menghadirkan kisah yang terus dikenangnya hingga kini.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 3 halaman

Pesan dari Gabriel Jadi Penghargaan Terbaik

Kapten PSG, Marquinhos dengan trofi Liga Champions 2026 usai di final mengalahkan Arsenal lewat adu penalti. (c) AP Photo/Armin Durgut

Kapten PSG, Marquinhos dengan trofi Liga Champions 2026 usai di final mengalahkan Arsenal lewat adu penalti. (c) AP Photo/Armin Durgut

Sehari setelah final, Marquinhos menerima pesan pribadi dari Gabriel. Bek Arsenal itu mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan setelah pertandingan.

Bagi Marquinhos, respons tersebut justru menjadi momen paling berharga dibandingkan perayaan gelar yang baru saja diraihnya bersama PSG.

"Sehari setelahnya, saya menerima pesan darinya yang berterima kasih kepada saya atas momen itu, atas dukungannya, atas pelukannya, dan atas kata-kata yang saya sampaikan kepadanya."

"Saya mengatakan kepadanya bahwa itu adalah kemenangan terbesar saya malam itu, dan reaksi yang ditimbulkannya sangat luar biasa."

"Ibu saya datang kepada saya dengan bangga atas apa yang saya lakukan, begitu juga istri, keluarga, dan saudara-saudara saya. Itu adalah penghargaan terbaik yang saya terima malam itu."

2 dari 3 halaman

Pengalaman Pahit di Piala Dunia Jadi Alasan Utama

Marquinhos dan Kai Havertz berebut bola dalam laga final Liga Champions antara PSG vs Arsenal di Puskas Arena, Budapest, 30 Mei 2026 (c) AP Photo/Armin Durgut

Marquinhos dan Kai Havertz berebut bola dalam laga final Liga Champions antara PSG vs Arsenal di Puskas Arena, Budapest, 30 Mei 2026 (c) AP Photo/Armin Durgut

Marquinhos memahami perasaan Gabriel karena pernah mengalami situasi serupa. Pada Piala Dunia 2022 bersama Brasil, ia gagal mengeksekusi penalti penting yang membuat Kroasia melaju ke semifinal.

Pengalaman tersebut langsung terlintas di benaknya ketika melihat Gabriel berdiri sendirian setelah final Liga Champions.

"Saya sebenarnya sudah siap dan bersiap untuk merayakan," lanjut Marquinhos.

"Tetapi ketika saya mulai berlari, saya melihat dia tepat di depan saya dan rekan-rekan setim saya melewatinya, gambaran yang sama seperti setelah penalti saya gagal pada 2022."

"Itulah saat saya mulai memikirkan rekan setim saya di Brasil, merasakan empati karena saya pernah melalui momen seperti itu dan saya tahu tanggung jawab yang menyertainya."

3 dari 3 halaman

Kata-Kata Marquinhos Kepada Gabriel

Marquinhos kemudian berusaha menguatkan Gabriel dan mengingatkannya bahwa satu momen tidak boleh menghapus seluruh pencapaian yang telah diraihnya sepanjang musim.

"Saya mengatakan kepadanya untuk tetap kuat, tetap menegakkan kepala karena dia menjalani musim yang luar biasa dan memainkan pertandingan yang luar biasa," sambung Marquinhos.

"Saya mengatakan kepadanya bahwa menurut saya dia adalah bek tengah terbaik di dunia musim ini. Dia sama sekali tidak pantas memikul beban itu karena tentu saja kita semua ingin mencetak gol dari titik penalti."

Kedekatan keduanya tidak hanya terjalin di level klub dan kompetisi Eropa. Marquinhos dan Gabriel juga merupakan bagian penting dari tim nasional Brasil.

Marquinhos diperkirakan akan menjadi kapten Brasil di Piala Dunia 2026. Ia juga diproyeksikan bermain berdampingan dengan Gabriel di jantung pertahanan Selecao.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL