
Bola.net - PSG kembali mengangkat trofi Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti pada final yang berlangsung di Budapest. Namun bagi kapten PSG, Marquinhos, momen paling berkesan malam itu justru terjadi setelah pertandingan berakhir.
PSG memastikan kemenangan 4-3 dalam adu penalti untuk mempertahankan gelar juara Eropa mereka. Di sisi lain, Arsenal harus menerima kekecewaan setelah Gabriel gagal mengeksekusi penalti penentu.
Saat rekan-rekannya merayakan keberhasilan tersebut, Marquinhos memilih menghampiri Gabriel yang terlihat terpukul. Keputusan spontan itu kemudian menghadirkan kisah yang terus dikenangnya hingga kini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pesan dari Gabriel Jadi Penghargaan Terbaik

Sehari setelah final, Marquinhos menerima pesan pribadi dari Gabriel. Bek Arsenal itu mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan setelah pertandingan.
Bagi Marquinhos, respons tersebut justru menjadi momen paling berharga dibandingkan perayaan gelar yang baru saja diraihnya bersama PSG.
"Sehari setelahnya, saya menerima pesan darinya yang berterima kasih kepada saya atas momen itu, atas dukungannya, atas pelukannya, dan atas kata-kata yang saya sampaikan kepadanya."
"Saya mengatakan kepadanya bahwa itu adalah kemenangan terbesar saya malam itu, dan reaksi yang ditimbulkannya sangat luar biasa."
"Ibu saya datang kepada saya dengan bangga atas apa yang saya lakukan, begitu juga istri, keluarga, dan saudara-saudara saya. Itu adalah penghargaan terbaik yang saya terima malam itu."
Pengalaman Pahit di Piala Dunia Jadi Alasan Utama

Marquinhos memahami perasaan Gabriel karena pernah mengalami situasi serupa. Pada Piala Dunia 2022 bersama Brasil, ia gagal mengeksekusi penalti penting yang membuat Kroasia melaju ke semifinal.
Pengalaman tersebut langsung terlintas di benaknya ketika melihat Gabriel berdiri sendirian setelah final Liga Champions.
"Saya sebenarnya sudah siap dan bersiap untuk merayakan," lanjut Marquinhos.
"Tetapi ketika saya mulai berlari, saya melihat dia tepat di depan saya dan rekan-rekan setim saya melewatinya, gambaran yang sama seperti setelah penalti saya gagal pada 2022."
"Itulah saat saya mulai memikirkan rekan setim saya di Brasil, merasakan empati karena saya pernah melalui momen seperti itu dan saya tahu tanggung jawab yang menyertainya."
Kata-Kata Marquinhos Kepada Gabriel
Marquinhos kemudian berusaha menguatkan Gabriel dan mengingatkannya bahwa satu momen tidak boleh menghapus seluruh pencapaian yang telah diraihnya sepanjang musim.
"Saya mengatakan kepadanya untuk tetap kuat, tetap menegakkan kepala karena dia menjalani musim yang luar biasa dan memainkan pertandingan yang luar biasa," sambung Marquinhos.
"Saya mengatakan kepadanya bahwa menurut saya dia adalah bek tengah terbaik di dunia musim ini. Dia sama sekali tidak pantas memikul beban itu karena tentu saja kita semua ingin mencetak gol dari titik penalti."
Kedekatan keduanya tidak hanya terjalin di level klub dan kompetisi Eropa. Marquinhos dan Gabriel juga merupakan bagian penting dari tim nasional Brasil.
Marquinhos diperkirakan akan menjadi kapten Brasil di Piala Dunia 2026. Ia juga diproyeksikan bermain berdampingan dengan Gabriel di jantung pertahanan Selecao.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51























KOMENTAR