
Bola.net - Kartu merah Fikayo Tomori jadi salah satu keputusan kontroversial dari wasit laga AC Milan vs Chelsea, duel matchday 4 Gru E Liga Champions 2022/23, Rabu (12/10/2022) dini hari WIB.
Bermain di San Siro, Milan dipaksa tunduk di hadapan pendukung sendiri. Chelsea membawa pulang kemenangan 2-0 dan tiga poin penting dalam persaingan di klasemen sementara.
Milan sebenarnya memulai laga dengan percaya diri dan lebih diunggulkan. Namun, segalanya berubah jadi bencana di menit ke-17, ketika Tomori melanggar Mason Mount di kotak terlarang.
Sentuhan Tomori sangat minim, bahkan hampir tidak bisa disebut body charge. Namun, Mount memanfaatkannya dengan cerdas. Dalam situasi satu lawan satu, Mount terjatuh dan wasit menunjuk titik putih.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kartu merah kontroversial
Did Fikayo Tomori deserve a red for this? pic.twitter.com/TV90GxoaKb
— Football on BT Sport (@btsportfootball) October 11, 2022
Penalti untuk Chelsea bisa dimaklumi, bagaimanapun Mount terjatuh di area terlarang, Tomori membuat pelanggaran profesional. Biar begitu, tidak ada yang menyangka wasit langsung menghukum Tomori dengan kartu merah.
Tomori dan pemain Milan lainnya langsug protes keras, tapi wasit bergeming. Tayangan ulang menunjukkan bahwa Tomori memang menjatuhkan Mount, tapi kontak fisik antara kedua pemain sangat minim.
Diduga, wasit mengambil keputusan tersebut karena Tomori menjatuhkan Mount dalam situasi peluang matang. Mount tinggal berhadapan dengan kiper, peluang gol terbuka, tapi Tomori menjatuhkannya dari belakang.
Masalahnya, keputusan kartu merah tersebut dianggap berlebihan. Memang Chelsea layak mendapatkan penalti, tapi kartu merah untuk Tomori membuat Milan dirugikan dua kali lipat.
Kartu merah atau tidak?
Wanted to ask you guys if you thought it was a red card for Fikayo Tomori or not? What do you think? pic.twitter.com/EXGITjcaxh
— Frank Khalid (@FrankKhalidUK) October 11, 2022
Kartu merah pertama lho
Fikayo Tomori has received one red card in his career.
— Squawka News (@SquawkaNews) October 11, 2022
It's come against his old club after only 20 minutes. 😬
Harusnya duel biasa
That’s never a red card or a penalty vs Fikayo Tomori for me.
— Matchday365 (@Matchday365) October 11, 2022
He’s trying to get back goal-side of Mount, doesn’t pull his shirt or hold him. Mount does well to stay on his feet but Tomori does not foul him.
This is a contact sport. The contact isn’t enough to impede Mount imo. pic.twitter.com/AqZBf1STCm
Wasit agak aneh ini
That’s not a red card on Fikayo Tomori, referee is a joke
— Luciano Scametti (@Nigerianscamsss) October 11, 2022
Emang mengejutkan
That decision to send off Fikayo Tomori was a bit of a shocker.
— Get Italian Football News (@_GIFN) October 11, 2022
Harusnya bukan kartu merah ini
Never ever ever a red card. If Gareth Southgate only watches Fikayo Tomori when he’s playing on BT Sport, he’s definitely not on the plane 😑 #Tomori #MILCHE
— Dom Smith (@MrDomSmith) October 11, 2022
Sumber: BT Sport, Twitter, UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Berencana Angkut Dua Pemain Chelsea Sekaligus di 2023
Liga Inggris 12 Oktober 2022, 20:29
-
4 Pemain AC Milan dengan Penampilan Terburuk Saat Melawan Chelsea
Liga Italia 12 Oktober 2022, 10:33
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR