Bola.net - Bayer Leverkusen dihantam sang tamu PSG 0-4 di babak 16 besar Liga Champions 2013/14 leg pertama. Tiga gol PSG tercipta pada babak pertama. Di paruh kedua, satu pemain Leverkusen dikartu merah dan mereka kebobolan satu gol lagi. Menurut arsitek Leverkusen Sami Hyypia, pasukannya justru tampil lebih baik setelah dipaksa bermain dengan 10 orang.
Tampil di BayArena, Rabu (19/2), pasukan Hyypia menyerah empat gol tanpa balas. Dibobol Matuidi (3'), Zlatan Ibrahimovic (penalti 39', 42') dan Yohan Cabaye (88'), tuan rumah yang kehilangan Emir Spahic akibat kartu kuning kedua di menit 59 tak sanggup membalas satu gol pun.
"Kebobolan hanya dalam tiga menit melawan tim sekuat PSG membuat segalanya jadi sulit," ujar Hyypia pascalaga seperti dilansir AFP.
"Di babak kedua, penampilan kami dengan sepuluh pemain setelah kartu merah justru lebih baik dibandingkan ketika dengan sebelas orang," imbuh mantan bek Liverpool tersebut.
Hanya saja, semua sudah terlambat. Kekalahan telak tak bisa dihindari oleh anak-anak asuh Hyypia.
Kini, mereka punya misi supersulit kalau masih ingin lolos ke perempat final, yakni menang minimal lima gol tanpa balas pada leg kedua di Paris 13 Maret mendatang. [initial]
(afp/gia)
Tampil di BayArena, Rabu (19/2), pasukan Hyypia menyerah empat gol tanpa balas. Dibobol Matuidi (3'), Zlatan Ibrahimovic (penalti 39', 42') dan Yohan Cabaye (88'), tuan rumah yang kehilangan Emir Spahic akibat kartu kuning kedua di menit 59 tak sanggup membalas satu gol pun.
"Kebobolan hanya dalam tiga menit melawan tim sekuat PSG membuat segalanya jadi sulit," ujar Hyypia pascalaga seperti dilansir AFP.
"Di babak kedua, penampilan kami dengan sepuluh pemain setelah kartu merah justru lebih baik dibandingkan ketika dengan sebelas orang," imbuh mantan bek Liverpool tersebut.
Hanya saja, semua sudah terlambat. Kekalahan telak tak bisa dihindari oleh anak-anak asuh Hyypia.
Kini, mereka punya misi supersulit kalau masih ingin lolos ke perempat final, yakni menang minimal lima gol tanpa balas pada leg kedua di Paris 13 Maret mendatang. [initial]
Semua Tentang Liga Champions:
- Mental Tumbang, Leverkusen Terkapar
- Dua Kunci Kemenangan Telak PSG di BayArena
- Ibra: Sempurnakan di Leg Kedua
- Ibrahimovic: PSG Buat Menang Jadi Mudah
- Voller: PSG Buat Leverkusen Tampak Bodoh
- Puji Demichelis, City Menyesal Setengah Mati
- 3000 Cules di Etihad
- 'Atletico Unggulan, Tapi Milan Punya Sejarah Panjang'
- Crespo: Tak Ada Yang Mau Hadapi Milan di Liga Champions
- Wenger: Barcelona Terbaik, Bayern Belum
- Wilshere: Taklukkan Bayern, Kuncinya Jangan Gugup
- Guardiola Takut Ancaman Penderitaan Arsenal
- Samai Raul, Xavi Terus Uber Rekor Giggs
- Sejarah Kontroversial Jonas Eriksson, Pengadil City vs Barca
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibrahimovic: Jurgen Klopp Lelaki Keren!
Liga Champions 19 Februari 2014, 20:10
-
Stres Dibantai PSG, Leverkusen Datangkan Psikolog
Liga Champions 19 Februari 2014, 18:51
-
Disejajarkan Dengan Zidane, Inilah Jawaban Ibrahimovic
Liga Eropa Lain 19 Februari 2014, 16:18
-
'Permainan PSG Serupa Barcelona'
Liga Champions 19 Februari 2014, 15:59
-
Leverkusen Lebih Baik Dengan 10 Pemain
Liga Champions 19 Februari 2014, 11:56
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR