
Bola.net - Sebagai salah satu striker hebat di dunia saat ini, Robert Lewandowski telah berhadapan dengan sejumlah bek dari klub lain yang tak kalah jagonya. Namun bomber Bayern Munchen itu punya satu sosok yang kerap membuatnya kerepotan.
Semenjak bergabung dengan Munchen pada tahun 2014, lawan-lawan yang harus dihadapi Lewandowski semakin berat. Tetapi, banyaknya rintangan yang ada di hadapannya tidak menghalangi dirinya untuk mencetak banyak gol pada setiap musimnya.
Torehan golnya di Bayern Munchen bisa dikatakan fantastis. 214 gol berhasil ia sarangkan ke gawang dalam 260 pertandingan bersama Die Bavarians. Tak ayal jika namanya masuk dalam daftar penyerang paling berbahaya di dunia saat ini.
Ketajaman tersebut sempat membuat klub raksasa Spanyol, Real Madrid, kepincut untuk memboyongnya. Apalagi setelah Cristiano Ronaldo memutuskan hengkang ke Juventus. Namun, Munchen berhasil membuatnya tinggal di Allianz Arena.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Bek Terberat Bagi Lewandowski
Bersama Munchen, Lewandowski sudah berhadapan dengan banyak bek hebat dari seluruh dunia selama tampil di Liga Champions. Mulai dari Thiago Silva, Giorgio Chiellini,, hingga satu bek yang dijagokan meraih gelar Ballon d'Or, Virgil van Dijk.
Namun tidak ada satupun dari nama-nama di atas yang membuatnya merasa kerepotan saat akan mencetak gol. Lewandowski berkata bahwa musuh terberatnya selama berkarir di dunia sepak bola profesional ini adalah kapten Real Madrid, Sergio Ramos.
"Musuh terberat? Ada banyak bek bagus, tapi selalu menyenangkan berduel melawan Sergio Ramos. Saya selalu merasa senang jika bersaing dengannya," ujar Lewandowski kepada Goal International.
Lewandowski vs Sergio Ramos
Pertemuan Lewandowski dengan Sergio Ramos terjadi di fase grup Liga Champions musim 2012/13. Saat itu, penyerang asal Polandia tersebut masih berstatus sebagai penggawa klub raksasa Jerman lain, Borussia Dortmund.
Lewandowski berhasil membantu Dortmund meraih kemenangan pada pertandingan itu. Ia mencetak gol dan mengantarkan Die Borussien raih kemenangan dengan skor 2-1. Sementara Ramos, bersama Real Madrid, masih bermain sebagai bek kanan.
Pada tahun berikutnya, Lewandowski dan Ramos kembali bertemu di babak semifinal Liga Champions. Kembali, penyerang berumur 31 tahun tersebut meraih kemenangan dengan mencetak empat gol.
Sejak saat itu, Lewandowski dan Ramos bertemu sebanyak lima kali di level klub. Ramos menjelma menjadi lawan berat yang pernah dihadapi sehingga Lewandowski hanya mampu mencetak satu gol dari rentetan pertandingan tersebut.
(Goal International)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Doa Carvajal untuk Barcelona: Semoga Segera Terdepak dari Liga Champions
Liga Champions 13 November 2019, 21:50
-
Carvajal Tak ragukan Komitmen Bale di Madrid
Liga Spanyol 13 November 2019, 21:24
-
Karim Benzema Diminta Tidak Pensiun di Real Madrid
Liga Spanyol 13 November 2019, 15:50
-
Termasuk MU, 3 Klub Ditolak Lucas Vazquez demi Bertahan di Real Madrid
Liga Spanyol 13 November 2019, 14:58
-
Penalti Real Madrid, Lebih Baik Karim Benzema atau Sergio Ramos?
Liga Spanyol 13 November 2019, 13:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 16:16
-
Gak Terlalu Mahal! Segini Harga Pemain Timnas Jerman Incaran MU Ini
Liga Inggris 9 April 2026, 15:56
-
Jadwal Lengkap Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:36
-
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:29
-
Hansi Flick Ambil Risiko saat 0-1, dan Hasilnya Barcelona Kalah 0-2
Liga Champions 9 April 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR