
Bola.net - Real Madrid harus menerima hasil kurang baik saat menghadapi Bayern Munchen di leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (7/4/2026) dini hari WIB di Santiago Bernabeu. Kekalahan ini memang tidak besar, tapi dampaknya cukup terasa. Posisi mereka sekarang jadi tidak aman.
Di leg kedua nanti, Madrid praktis wajib menang. Tantangannya jelas berat karena mereka harus bermain di Allianz Arena, kandang Bayern yang terkenal sulit ditaklukkan. Situasinya tidak ideal, tapi ya memang harus dijalani.
Gol dari Luis Diaz dan Harry Kane jadi pembeda di laga ini. Keduanya mencetak gol di momen yang tepat dan cukup untuk membuat Madrid tertinggal. Sementara itu, Andriy Lunin harus memungut bola dari gawangnya dua kali.
Gol pertama jadi sorotan. Prosesnya diawali kesalahan di lini belakang Madrid menjelang akhir babak pertama. Dari situ, situasi jadi sulit dikontrol.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kritik Pedas untuk Alexander-Arnold

Penampilan Trent Alexander-Arnold langsung jadi bahan pembicaraan. Ia gagal menghentikan pergerakan Luis Diaz yang berujung gol pembuka.
Kesalahan itu memicu komentar tajam dari Roy Keane. Dalam tayangan CBS Sports, ia terlihat cukup kesal dengan situasi tersebut.
Ia juga menyinggung soal kemampuan bertahan Trent yang dianggap masih bermasalah, terlepas dari kualitas umpannya yang sering dipuji.
"Dengar, saya sudah muak karena ini selalu menjadi cerita yang sama di setiap pertandingan krusial," tegas Roy Keane.
"Orang selalu membicarakan kualitas umpannya, lalu bagaimana dengan kemampuan dasar bertahannya di atas lapangan hijau," sindir Keane.
Kritik Roy Keane
Di level Liga Champions, kesalahan kecil bisa langsung berdampak besar. Konsentrasi harus penuh, terutama saat bertahan di area sendiri.
Dalam kasus ini, Trent dinilai terlalu mudah dilewati. Ia tidak memberikan tekanan yang cukup saat Diaz masuk ke area berbahaya. Situasi itu akhirnya berujung gol.
"Anda sama sekali tidak boleh lengah di Liga Champions karena itu murni kesalahan anak kecil," kata Roy Keane.
"Laga penting membutuhkan bek hebat dan saat ini dia masih sangat jauh dari kata itu," omelnya.
Dani Carvajal Starter?
Masalah bertahan Trent sebenarnya bukan hal baru. Banyak yang sudah melihat pola ini sejak lama. Real Madrid pun kemungkinan besar sudah mempertimbangkannya sejak awal.
Untuk leg kedua, memainkan Trent lagi tentu ada risikonya. Karena itu, nama Dani Carvajal mulai disebut sebagai alternatif.
Keputusan akhir ada di tangan pelatih Alvaro Arbeloa. Ia harus menentukan komposisi lini belakang yang paling siap menghadapi tekanan Bayern.
Belakangan, Carvajal memang jarang jadi pilihan utama. Tapi dalam situasi seperti ini, pengalaman bisa jadi faktor penting. Menarik untuk melihat apakah Arbeloa akan mengubah pendekatannya di leg kedua nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Seperti Wine, Makin Tua Makin Berkelas: Dialah Manuel Neuer!
Liga Champions 8 April 2026, 19:47
LATEST UPDATE
-
Hansi Flick Ambil Risiko saat 0-1, dan Hasilnya Barcelona Kalah 0-2
Liga Champions 9 April 2026, 13:00
-
Urusan Remontada, Barcelona Pasti Bisa
Liga Champions 9 April 2026, 12:15
-
Julian Alvarez Membuktikan Kelasnya di Hadapan Barcelona
Liga Champions 9 April 2026, 11:48
-
3 Catatan Penting dari Kekalahan 0-2 Barcelona di Camp Nou
Liga Champions 9 April 2026, 11:30
-
Masihkah Ada Harapan untuk Barcelona?
Liga Champions 9 April 2026, 11:12
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32





















KOMENTAR