
Bola.net - Bayern Munchen baru saja memastikan diri lolos ke semifinal Liga Champions 2019/20, Sabtu (15/8/2020). Bayern lolos usai membantai Barcelona 8-2. Melihat tren yang ada, sang raksasa Jerman sepertinya akan finis sebagai juara.
Bayern menghabisi Barcelona lewat gol-gol Thomas Muller (2), Ivan Perisic, Serge Gnabry, Joshua Kimmich, Robert Lewandowski, dan Philippe Coutinho (2). Sementara itu, Barcelona mendapatkan dua gol melalui Luis Suarez dan bunuh diri David Alaba.
Sebelum ini, Barcelona dan Bayern pernah tiga kali berjumpa di fase knockout Liga Champions. Uniknya, tim yang menang dari partai itu selalu finis sebagai juara.
Berikut kilas baliknya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Perempat Final Liga Champions 2008/09
2008/2009
— ESTADÍSTICAS DE FÚTBOL ARGENTINO (@_EDFA_) August 14, 2020
4Tos:
Barcelona Vs Bayern:5-1(Global)
BARCELONA CAMPEÓN pic.twitter.com/vtWGGsUKNT
Barcelona menyingkirkan Bayern di perempat final Liga Champions 2008/09 dengan agregat 5-1.
Barcelona menang 4-0 di Camp Nou pada leg pertama. Lionel Messi menyumbang dua gol. Pada leg kedua di Jerman, laga berkesudahan imbang 1-1.
Barcelona kemudian menyingkirkan Chelsea di semifinal, dan mengalahkan Manchester United 2-0 di final.
Semifinal Liga Champions 2012/13
ON THIS DAY: In 2013, Bayern Munich reached the Champions League final after beating Barcelona 7-0 on aggregate. pic.twitter.com/lXnk8qNMJl
— Squawka Football (@Squawka) May 1, 2016
Barcelona dan Bayern Munchen bertemu di lagi di semifinal Liga Champions 2012/13. Kali ini, giliran Barcelona yang mengalami mimpi buruk.
Pada leg pertama di Jerman, Bayern menang 4-0. Thomas Muller menyumbang dua gol. Pada leg kedua di Spanyol, Bayern menghajar Barcelona 3-0. Gerard Pique mencetak satu gol bunuh diri, dan Muller menyumbang satu gol. Bayern menang agregat telak 7-0.
Di final, Bayern mengalahkan sesama klub Jerman, Borussia Dortmund, dengan skor 2-1.
Semifinal Liga Champions 2014/15
2009: Barcelona
— B/R Football (@brfootball) August 14, 2020
2013: Bayern
2015: Barcelona
The last three times Bayern and Barcelona met, the winner of the tie went on to lift the #UCL trophy 🏆 pic.twitter.com/COIdvqobRc
Barcelona dan Bayern berjumpa lagi di semifinal Liga Champions pada musim 2014/15.
Barcelona menang 3-0 di Camp Nou pada leg pertama, di mana Messi menyumbang dua gol. Pada leg kedua di Jerman, gol-gol Benatia, Lewandowski, dan Muller hanya bisa memberi Bayern kemenangan 3-2. Sepasang gol Neymar memaksa Bayern menangis.
Barcelona menang agregat 5-3. Barcelona kemudian mengalahkan Juventus 3-1 di final.
Musim ini, ganti Bayern yang menyingkirkan Barcelona di fase knockout Liga Champions. Akankah Bayern finis sebagai juara, sesuai dengan tren yang ada?
Ingin tahu jadwal dan highlights pertandingan Liga Champions? Klik di sini.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona 2-8 Bayern, Lionel Messi Dinilai Tak Pantas Jadi Kapten
Liga Champions 15 Agustus 2020, 23:39
-
Thomas Muller Lebih Suka Mana, 8-2 vs Barcelona atau 7-1 vs Brasil?
Liga Champions 15 Agustus 2020, 22:48
-
Potret-potret Merana Para Pemain Barcelona Dibantai Bayern Munchen 2-8
Liga Champions 15 Agustus 2020, 21:36
-
Barcelona 2-8 Bayern dan Pembantaian-pembantaian di Liga Champions
Liga Champions 15 Agustus 2020, 20:08
-
Real Madrid dan Barcelona Kandas, Akhir Hegemoni Spanyol di Liga Champions
Liga Champions 15 Agustus 2020, 19:44
LATEST UPDATE
-
5 Pertandingan yang Tentukan Akhir Era Ruben Amorim di Manchester United
Liga Inggris 6 Januari 2026, 04:30
-
Era Baru Jakarta Electric PLN Mobile Dimulai, 2 Pilar Eropa Gebrak Proliga 2026
Voli 6 Januari 2026, 00:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40






















KOMENTAR