
Bola.net - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel mengaku senang melihat performa yang ditunjukkan anak asuhnya kala menyerah 0-1 dari Porto dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions 2020/21, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB.
Sama seperti laga leg pertama, pertemuan kedua kali ini juga berjalan relatif membosankan. Hingga akhirnya, Mehdi Taremi mencetak gol spektakuler pada masa injury time babak kedua.
Meski kalah, Chelsea tetap berhak melaju ke babak semifinal dengan kemenangan agregat 2-1 untuk menghadapi pemenang laga perempat final lain yang mempertemukan Liverpool versus Real Madrid.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pengakuan Tuchel
Seusai pertandingan, Tuchel pun mengaku senang dengan performa timnya meski jika dilihat sekilas Chelsea bermain membosankan sepanjang 2x45 menit.
"Sangat menyenangkan menyaksikan mereka bertarung dan berada di pinggir lapangan bersama mereka untuk melihat mereka lolos," ujar Tuchel kepada BT Sport.
"Kami menerima bahwa yang dibutuhkan adalah pertarungan yang benar-benar sulit Mungkin di televisi itu tidak terlalu bagus untuk ditonton tetapi, di sisi lapangan, itu adalah pertandingan yang sangat intens, permainan yang sangat cepat," tambahnya.
Layak Lolos
Terlepas dari kekalahan di leg kedua ini, Tuchel menegaskan bahwa timnya tetap lebih layak lolos ke semifinal karena lebih efektif memanfaatkan peluang di leg pertama.
"[Porto] menyerang dengan cara yang cair dan agresif. Mereka mengubah posisi sepanjang waktu. Mereka datang dari belakang, mereka saling tumpang tindih dan Anda harus beradaptasi dengan banyak gerakan. Seiring waktu berjalan kami melakukannya dengan lebih baik dan lebih baik setelah awal yang sulit," tutur Tuchel.
"Kami bertahan dengan baik dan pantas mendapatkan clean sheet. Kami memiliki peluang yang lebih baik - tidak banyak - tetapi peluang setengah yang lebih baik. Kami tidak bisa menyelesaikannya dengan gol jadi kami harus bertahan di sana dan orang-orang melakukannya. Secara keseluruhan kami pantas mengalahkan Porto. Itu 180 menit yang sulit." tandasnya.
Penjelasan Tuchel
Pada laga leg kedua ini, performa Chelsea semakin dikritik karena mereka hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan. Tuchel pun menjelaskan taktik yang ia terapkan.
"Kami harus bermain secara defensif tetapi juga secara ofensif. Biasanya Porto adalah tim yang bisa membuat tim lain tampil buruk. Itu terjadi pada Man City di fase grup dan Juventus. Anda harus menerima bahwa keadaan akan sulit," kata Tuchel.
"Bagian dari performa adalah tidak membiarkan tim lain tampil dan kami melakukannya hari ini. Hingga tembakan keberuntungan di menit terakhir, kami tidak memberikan peluang apa pun. Kami melewatkan beberapa serangan balik dan beberapa sentuhan di sepertiga akhir untuk menciptakan peluang sedikit lebih banyak tetapi kami adalah tim muda. Kami memiliki dua orang yang mencetak gol pertama mereka di Liga Champions di leg pertama. Kami harus menerima keadaan." tukasnya.
Sumber: BT Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi Chelsea, Manchester United Juga Kejar Andrea Belotti
Liga Inggris 14 April 2021, 21:20
-
Thiago Silva Siap Perpanjang Kontrak di Chelsea
Liga Inggris 14 April 2021, 18:40
-
Chelsea Lolos ke Semi Final, Mason Mount: Ini Berkat Tuchel!
Liga Champions 14 April 2021, 17:01
-
Saingi Chelsea, Barcelona Kebut Transfer Sergio Aguero
Liga Spanyol 14 April 2021, 16:40
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR