Bola.net - - Penyerang Juventus, Mario Mandzukic menjadi salah satu dari sedikit pemain di Juventus yang pernah merasakan nikmatnya mengangkat trofi Liga Champions di klub sebelumnya.
Mandzukic didatangkan Juventus dari Atletico Madrid pada musim panas 2015 lalu dengan biaya 19 juta euro. Meskipun tak terlalu bersinar di Atletico, namun Mandzukic adalah salah satu pemain yang telah merasakan banyak gelar.
Salah satu gelar yang sangat prestisius dia dapatkan ketika memperkuat Bayern Munchen. Tepatnya pada musim 2012-2013 di mana saat itu Bayern Munchen meraih treble, trofi Bundesliga, DFB Pokal dan trofi Liga Champions.
Jelang pertandingan melawan AC Milan di ajang Supercoppa Italiana, Mandzukic diminta untuk mengungkapkan bagaimana rasanya memenangkan trofi besar seperti Liga Champions.
"Sulit untuk dijelaskan, tapi itu adalah sesuatu yang akan bertahan selamanya dan bagi saya itu adalah memori yang indah," ujarnya.
"Meskipun begitu saya sangat ingin sekali menghidupkan perasaan yang sama bersama Juventus," sambungnya.
Selain itu, pada kesempatan yang sama penyerang Kroasia tersebut juga mengungkapkan salah satu cita-citanya usai pensiun bermain nanti.
"Apa yang akan lakukan setelah saya pensiun? Saya ingin menjadi pelatih, karena sepakbola adalah segalanya bagi saya," tambahnya.
"Saya ingin menyumbangkan sesuatu, untuk mengajar dan menyampaikan kepada orang yang semua yang telah saya pelajari," tandasnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marotta Tegaskan Ketertarikan Juve Pada N'Zonzi
Liga Italia 22 Desember 2016, 22:43
-
Pernah Dikecewakan, Juve Tak Lagi Minati Draxler
Liga Italia 22 Desember 2016, 22:03
-
Juve Isyaratkan Ketertarikan Pada James Rodriguez
Liga Italia 22 Desember 2016, 21:27
-
Bonaventura Tahu Cara Kalahkan Juventus
Liga Italia 22 Desember 2016, 18:01
-
Harga Dybala 100 Juta Euro, Madrid Tak Gentar
Liga Spanyol 22 Desember 2016, 15:10
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR