
Bola.net - Malam Liga Champions pada 21 Oktober 2025 menjadi saksi bisu dari sebuah fenomena yang jarang terjadi. Sebanyak 43 gol tercipta dalam sembilan pertandingan yang dimainkan, menjadikannya salah satu matchday paling produktif dalam sejarah kompetisi.
Selain pesta gol, drama juga mewarnai lapangan hijau dengan lima kartu merah dan beberapa penalti yang menambah intrik di setiap laga. Dari Catalunya hingga Eindhoven, para penggemar sepak bola disuguhi tontonan yang mendebarkan dan penuh kejutan. Tim-tim besar menunjukkan dominasinya, termasuk favorit juara Arsenal dan PSG.
Hasil-hasil tak terduga ini tentu saja mengubah peta persaingan di fase grup dan memberikan banyak bahan perbincangan. Salah satu sorotan utama dari pertandingan ini adalah kekalahan Benfica dan Napoli. Dua tim itu ditangani dua pelatih top dunia, Jose Mourinho dan Antonio Conte.
Kedua manajer dengan reputasi mentereng ini harus melihat tim asuhan mereka dibantai habis-habisan oleh lawan-lawannya. Kejadian ini tentu saja menimbulkan pertanyaan besar mengenai strategi dan performa tim mereka di panggung Eropa.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pesta Gol dan Drama di Seluruh Eropa

Laga-laga Liga Champions kali ini benar-benar menghadirkan tontonan yang tak terlupakan bagi para pecinta sepak bola. Total 43 gol yang tercipta dalam satu malam menunjukkan betapa agresifnya permainan yang ditampilkan oleh tim-tim peserta. PSG menjadi salah satu tim yang paling mencolok dengan kemenangan telak 7-2 atas Bayer Leverkusen.
Arsenal juga tidak mau kalah, mereka berhasil menghancurkan Atletico Madrid dengan skor meyakinkan 4-0 di kandang sendiri. Sementara itu, Barcelona menunjukkan kelasnya dengan membantai Olympiacos 6-1, di mana Fermin Lopez mencetak hat-trick yang memukau. Manchester City juga turut meraih kemenangan 2-0 atas Villarreal.
Tidak hanya itu, Inter Milan dan Borussia Dortmund juga mencetak empat gol tanpa balas masing-masing melawan Union Saint-Gilloise dan Copenhagen. Malam UCL ini juga diwarnai dengan lima kartu merah dan enam penalti, lima di antaranya berhasil dikonversi menjadi gol. Ini menunjukkan intensitas dan tensi tinggi yang terjadi di setiap pertandingan Liga Champions.
Benfica Jose Mourinho Terkapar di Tangan Newcastle

Di tengah kemenangan tim-tim besar, perhatian tertuju pada tim asuhan Jose Mourinho, Benfica. Tim raksasa Portugal ini harus menelan pil pahit setelah dikalahkan Newcastle United dengan skor telak 3-0. Anthony Gordon membuka keunggulan Newcastle, diikuti dengan dua gol dari Harvey Barnes yang memastikan kemenangan.
Kekalahan ini menempatkan Benfica dalam posisi yang sangat sulit di fase ligaLiga Champions. Mereka menjadi satu-satunya tim yang belum meraih poin sama sekali setelah tiga pertandingan yang telah dimainkan. Hasil ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi Jose Mourinho dan para pemainnya, mengingat ekspektasi tinggi yang disematkan kepada mereka.
Performa Benfica di UCL masih jauh dari harapan, menunjukkan adanya masalah yang perlu segera diatasi. Jose Mourinho kini memiliki tugas berat untuk membangkitkan semangat dan performa timnya agar tidak tersingkir lebih awal dari kompetisi elit Eropa ini. Para penggemar tentu berharap ada perubahan signifikan di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Napoli Dihancurkan PSV dalam Laga Penuh Insiden

Nasib serupa juga dialami oleh tim asuhan Antonio Conte, Napoli, dalam duel yang penuh kejutan ini. Napoli menderita kekalahan telak 6-2 dari PSV Eindhoven dalam sebuah pertandingan yang diwarnai banyak insiden. Meskipun Napoli sempat unggul lebih dulu melalui gol Scott McTominay, PSV berhasil membalikkan keadaan dengan gemilang.
Gol bunuh diri Alessandro Buongiorno dan gol Ismael Saibari membawa PSV unggul sebelum Dennis Man mencetak dua gol. Ricardo Pepi dan Couhaib Driouech juga turut menyumbangkan gol untuk PSV, melengkapi pesta gol mereka. Frustrasi Napoli semakin bertambah setelah pemain mereka, Lorenzo Lucca, diusir keluar lapangan karena kartu merah.
Antonio Conte melakukan tiga pergantian pemain, termasuk memasukkan mantan penyerang PSV, Noa Lang, namun hal tersebut tidak mampu mengubah jalannya pertandingan. Kekalahan ini menambah daftar panjang frustrasi Conte di Liga Champions, setelah sebelumnya dikalahkan Manchester City. PSV sendiri menunjukkan kebangkitan setelah awal yang sulit di kompetisi Eropa.
Jadwal dan Hasil Liga Champions 2025/2026 Matchday 3
Selasa, 21 Oktober 2025
23:45 WIB - Barcelona 6-1 Olympiakos
23:45 WIB - Kairat Almaty 0-0 Pafos
Rabu, 22 Oktober 2025
02:00 WIB - Arsenal 4-0 Atletico Madrid
02:00 WIB - Bayer Leverkusen 2-7 PSG
02:00 WIB - FC Copenhagen 2-4 Borussia Dortmund
02:00 WIB - Newcastle 3-0 Benfica
02:00 WIB - PSV Eindhoven 6-2 Napoli
02:00 WIB - Union SG 0-4 Inter Milan
02:00 WIB - Villarreal 0-2 Manchester City
23:45 WIB - Athletic Bilbao vs Qarabag - SCTV, Vidio
23:45 WIB - Galatasaray vs Bodo/Glimt - Vidio
Kamis, 23 Oktober 2025
02:00 WIB - Atalanta vs Slavia Praha - Vidio
02:00 WIB - Bayern Munchen vs Club Brugge - Vidio
02:00 WIB - Chelsea vs Ajax Amsterdam - Vidio
02:00 WIB - Eintracht Frankfurt vs Liverpool - SCTV, Vidio
02:00 WIB - Monaco vs Tottenham - Vidio
02:00 WIB - Real Madrid vs Juventus - Vidio
02:00 WIB - Sporting Lisbon vs Marseille - Vidio
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Galatasaray vs Bodo/Glimt - Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 22 Oktober 2025, 22:47
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR