Bola.net - Steven Gerrard adalah salah satu legenda Liverpool. Selama periode 1998-2015, mantan kapten Liverpool itu mencetak total 186 gol dalam 710 penampilan untuk klub.
Gerrard pun telah mencetak banyak gol penting, terutama di Anfield. Namun, ada satu gol yang sangat krusial.
Gol itu dicetaknya ke gawang Olympiakos, dan dengan cara yang mengagumkan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Liga Champions 2004/05, Nyaris Kandas
En diciembre 2004 en Champions, la temporada no iba bien. Contra Olympiacos, marcó Rivaldo y a punto estuvo el Liverpool de quedarse fuera. Gerrard salvó los muebles. pic.twitter.com/kaRnu5Nrn9
— Alberto Fernández (@afernan9) May 1, 2019
Liverpool menjamu Olympiakos di Anfield pada matchday terakhir fase grup Liga Champions 2004/05. Laga itu digelar 8 Desember 2004.
Pasukan Rafael Benitez wajib mengalahkan Olympiakos untuk lolos ke fase berikutnya. Mereka nyaris kandas.
Tim tamu membuka keunggulan lewat tendangan bebas Rivaldo di menit 26. Pada titik itu, Liverpool butuh tiga gol jika ingin lolos ke babak 16 besar.
Liverpool bangkit dan membalas melalui gol Florent Sinama Pongolle di menit 47. Namun, Liverpool baru bisa mencetak gol kedua di menit 81, melalui Neil Mellor.
Itu belum cukup. Liverpool butuh satu gol lagi.
Di menit 86, gol ketiga itu akhirnya mereka dapatkan. Gerrard mencetak sebuah gol spektakuler untuk memastikan kemenangan sekaligus kelolosan timnya.
Kemenangan Dramatis di Anfield
On this day 2004: Liverpool beat Olympiakos 3-1 in the Champions league.
— Ben Webb (@BenWebbLFC) December 8, 2016
Goals from Pongolle (47), Mellor (80), Gerrard (86)#ComebackKings🔥 pic.twitter.com/ABqcypQezL
Tembakan jarak jauh merupakan salah satu senjata terkuat Gerrard. Dengan senjata itu pula dia membobol gawang Olympiakos untuk memastikan kemenangan dramatis Liverpool di Anfield.
Dengan waktu normal hanya tersisa empat menit, ketika Liverpool benar-benar membutuhkan gol, sang kapten membuktikan bahwa dia selalu ada untuk timnya.
Liverpool menang 3-1 dan finis dengan 10 poin di Grup A. Olympiakos sejatinya juga memiliki 10 poin, tapi Liverpool (yang kalah 0-1 di Yunani pada matchday 2) unggul head-to-head.
Liverpool lolos mendampingi AS Monaco, yang finis dengan 12 poin.
Berikut Cuplikan Golnya
Steven Gerrard, Liverpool vs Olympiacos, 2004. pic.twitter.com/XYSGsr0657
— Siga @CuriosidadesPRL (@Curiosidades_PL) March 31, 2019
2004-05 LIVERPOOL-OLYMPIACOS 3-1(CL) https://t.co/hzy93PnoyA via @YouTube
— Geiller Garzón (@Garzongeiller) July 7, 2019
El segundo mejor equipo copa américa Perú 37 Euros
Andai Tak Ada Gol Itu
"If you’re talking about one individual goal that was so important for the team and the club, that helped us progress to that incredible night in Istanbul, it’d have to be Olympiakos."
— B/R Football (@brfootball) December 8, 2019
Steven Gerrard, on this day in 2004 pic.twitter.com/jxhVDluluc
Liverpool musim itu pada akhirnya sukses keluar sebagai juara. Liverpool meraih titelnya yang ke-5.
Dalam laga final melawan AC Milan di Istanbul, Liverpool kembali menunjukkan aksi comeback luar biasa. Tertinggal 0-3 di babak pertama, Gerrard dan kawan-kawan menyamakan kedudukan jadi 3-3 di babak kedua.
Tak ada gol tambahan di extra time, Liverpool kemudian menang adu penalti dan mengangkat trofi juara. Momen ini dikenang dengan sebutan 'Keajaiban Istanbul', dan jadi salah satu momen yang paling tidak terlupakan.
Namun, momen ini tidak bakal tercipta andai Liverpool gugur di fase grup. Andai tidak ada gol Gerrard itu...
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Francesco Totti - Ketika sang Kaisar Roma Turun dari Singgasananya
- 15 Klub Paling Bernilai di Dunia: Manchester United Nomor 2, Unggul dari Barcelona
- Starting XI Basel Jika Tak Jual Pemain Terbaiknya: Ada Salah dan Rakitic
- Starting XI Pemain Langganan Jurgen Klopp: Ada Lewandowski dan Mane
- Deretan Kemiripan Jack Miller-Casey Stoner: Akankah Sejarah Terulang?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Melihat Lagi Gol Terpenting yang Dicetak Steven Gerrard di Anfield
Liga Champions 29 Mei 2020, 13:23
LATEST UPDATE
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR