
Bola.net - Legenda Liverpool, Michael Owen mengaku kesal melihat pujian berlebihan terhadap Diego Simeone setelah Atletico Madrid mengalahkan Liverpool. Owen menilai bahwa taktik yang diturunkan pelatih asal Argentina itu sangat negatif dan tidak selayaknya mereka mengalahkan Liverpool.
Dini hari tadi, Atletico Madrid bertandang ke Anfield. Mereka menghadapi Liverpool di pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Pada laga itu Los Cholchorenos berhasil memastikan diri lolos ke babak perempat final. Mereka mengalahkan The Reds dengan skor 3-2 sehingga agregatnya menjadi 4-2 untuk keunggulan Atletico Madrid.
Owen mengaku kesal melihat gaya bermain Atletico yang cenderung bermain pragmatis. "Para pemain [Atletico] Madrid pasti merasa bangga dengan kemenangan ini," buka Owen kepada BT Sport.
Baca komentar lengkap eks striker Liverpool itu di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tidak Pantas Menang
Di mata Owen, Atletico sangat tidak layak mengalahkan Liverpool dini hari tadi. Ia menilai The Reds mendominasi laga sepanjang jalan sementara tim tamu hanya bertahan sepanjang laga dan mengandalkan serangan balik.
"Para pemain mereka akan duduk di ruang ganti mereka sembari berkata satu sama lain 'Ya Tuhan, betapa bagus tim yang kita kalahkan hari ini? Kita tidak pernah bermain seperti ini."
"Namun mereka lupa bahwa Liverpool benar-benar mendominasi mereka dalam 90 menit pertandingan berlangsung."
Tidak Jitu Sama Sekali
Di media sosial, banyak pecinta sepakbola yang memuji taktik parkir bus Diego Simeone yang berhasil mengalahkan Liverpool.
Namun Owen menilai bahwa taktik Simeone itu sama sekali tidak pantas mendapatkan pujian.
"Tolong hentikan omong kosong mengenai kejeniusan Simeone. Saya rasa tidak ada jeniusnya sama sekali memainkan 11 pemain top untuk bertahan. Liverpool benar-benar membombardir mereka." ujarnya.
Dikritik Klopp
Kritikan senada juga diberikan Jurgen Klopp kepada Diego Simeone.
Ia menyayangkan keputusan sang pelatih yang lebih suka tampil bertahan ketimbang meladeni permainan terbuka Liverpool.
(BT Sports)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duel Manchester City vs Real Madrid dan Juventus vs Lyon Resmi Ditunda
Liga Champions 12 Maret 2020, 23:48
-
Kekalahan Liverpool Bukan Sepenuhnya Salah Adrian
Liga Champions 12 Maret 2020, 23:16
-
Sporting Director Dortmund: Neymar Aktor yang Bagus
Bundesliga 12 Maret 2020, 22:46
-
Liverpool Tampil Luar Biasa, Tapi Sayangnya demikian Juga Dengan Oblak
Liga Champions 12 Maret 2020, 20:29
LATEST UPDATE
-
Bayern vs Madrid: Berharap Trio Madrid Bisa Klik!
Liga Champions 15 April 2026, 12:02
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Hari Ini, 16 April 2026
Liga Champions 15 April 2026, 11:51
-
Liga Inggris 15 April 2026, 11:39

-
Ditekan Habis-habisan, PSG Bangga Bisa Singkirkan Liverpool
Liga Champions 15 April 2026, 11:08
-
Gagal Lolos ke Semifinal UCL, Raphinha: Barcelona Dirampok Wasit!
Liga Champions 15 April 2026, 11:05
-
Liverpool Nirgelar Walau Belanja Rp10 Triliun di Awal Musim 2025/2026
Liga Champions 15 April 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
























KOMENTAR