Pedri dan Ferran Torres Bongkar Sanksi Gila Hansi Flick di Barcelona, Telat 10 Menit Bisa Kena Rp700 Juta!

Bola.net - Perubahan besar tengah terjadi di ruang ganti Barcelona sejak kedatangan Hansi Flick. Pelatih asal Jerman itu perlahan mengubah budaya disiplin klub menjadi jauh lebih ketat dan terstruktur.
Setiap detail kini diperhatikan dengan serius, terutama soal ketepatan waktu. Flick menjadikan kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam membangun kembali mentalitas skuad.
Tak ada toleransi untuk keterlambatan, sekecil apa pun alasannya. Bagi Flick, datang tepat waktu bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk rasa hormat terhadap tim dan institusi.
Dua bintang Blaugrana, Pedri dan Ferran Torres, pun akhirnya membocorkan seperti apa kerasnya aturan baru tersebut. Mereka mengungkapnya saat tampil bersama di acara televisi populer Spanyol, El Hormiguero.
Pedri: Sekarang Telat Langsung Didenda

Pedri mengakui bahwa aturan soal ketepatan waktu mengalami perubahan signifikan musim ini. Jika sebelumnya ada sanksi teknis seperti dicoret dari skuad pertandingan, kini pendekatannya berbeda.
Gelandang kreatif itu menjelaskan bahwa fokus hukuman sekarang lebih condong ke sanksi finansial. Menurutnya, pendekatan tersebut membuat para pemain berpikir dua kali sebelum datang terlambat.
Pedri mengatakan: "Mengenai ketepatan waktu, kami telah sedikit mengubahnya. Jika Anda terlambat, Anda akan dikenakan denda," ungkapnya, via Goal. Pernyataan itu menegaskan bahwa tidak ada lagi toleransi, siapa pun statusnya di dalam tim.
Sebelumnya, Flick sendiri pernah menegaskan sikapnya soal disiplin waktu. Ia menyatakan: "(Terlambat) adalah kurangnya rasa hormat, bukan untuk saya tetapi untuk rekan setimnya, institusi, dan para penggemar. Tidak sulit untuk datang tepat waktu, ini tidak boleh terjadi dan telah terjadi."
Ferran Torres: 40.000 Euro untuk 10 Menit

Jika Pedri membocorkan perubahan sistemnya, Ferran Torres justru mengungkap angka yang membuat banyak orang terkejut. Denda yang diterapkan ternyata tidak main-main.
Torres menyebut bahwa keterlambatan singkat pun langsung berujung hukuman finansial besar. Besarnya nominal itu menjadi sinyal tegas bahwa Flick benar-benar serius menegakkan aturan.
Ia mengungkapkan: "40.000 untuk keterlambatan 10 menit pada hari pertandingan." Jumlah tersebut setara Rp700 juta hanya untuk telat sebentar.
Torres bahkan sempat bercanda soal kemungkinan denda yang lebih besar. Ia mengatakan: "Saya tidak bisa membayangkan berapa banyak uang yang akan dikenakan untuk keterlambatan 20 menit. Anda mungkin lebih baik mengiriminya foto ibuprofen!" sebelum menambahkan bahwa hukuman baru itu "lebih menyakitkan, saya akan memberi tahu Anda itu."
Dari Dicadangkan hingga Denda: Kasus Jules Kounde Jadi Bukti

Sebelum kebijakan denda besar diterapkan, Flick sempat menggunakan hukuman teknis di lapangan. Salah satu contoh paling nyata adalah yang dialami Jules Kounde.
Bek asal Prancis itu beberapa kali harus menerima konsekuensi karena datang terlambat ke pertemuan tim sebelum pertandingan. Situasi tersebut berdampak langsung pada menit bermainnya.
Musim lalu, Kounde tercatat tiga kali harus memulai laga dari bangku cadangan akibat pelanggaran disiplin tersebut. Keputusan itu menjadi pesan keras bahwa tidak ada pemain yang kebal aturan.
Kini, pendekatan Flick tampaknya berevolusi. Alih-alih hanya hukuman teknis, sanksi finansial besar dipilih sebagai cara yang dinilai lebih efektif untuk menjaga ketertiban dan profesionalisme di dalam skuad Barcelona.
Klasemen Liga Spanyol
(Goal)
Baca Juga:
- Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
- Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
- Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
- Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
- Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
- Jelang Pemilihan Presiden Barcelona, Laporta Beri Pesan Tegas: Barca Tidak Boleh Jatuh ke Tangan Amatir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kapan Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026 Digelar? Ini Jadwal Lengkapnya
Liga Champions 26 Februari 2026, 17:31
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR