
Bola.net - Sebuah laga bersejarah sarat aroma balas dendam akan tersaji saat Bodo/Glimt vs Tottenham bertemu di Liga Champions. Ini adalah laga kandang pertama bagi Bodo/Glimt di fase utama kompetisi.
Laga ini menjadi sangat spesial karena lawan yang datang adalah Tottenham. Spurs merupakan tim yang menyingkirkan mereka di babak semifinal Liga Europa musim lalu.
Namun, misi balas dendam Bodo/Glimt tidak akan berjalan mudah. Mereka datang dengan dibayangi "kutukan" atau rekor buruk setiap kali bertemu dengan tim asal Inggris.
Di sisi lain, Tottenham justru punya catatan superior yang sempurna saat melawan tim-tim asal Norwegia. Pertemuan ini pun menjadi duel menarik antara dendam tuan rumah dan keperkasaan sejarah tim tamu.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Dendam Semifinal Musim Lalu
Pertandingan di Aspmyra Stadion, Rabu (1/10/2025) dini hari WIB, ini menjadi kesempatan emas bagi Bodo/Glimt. Mereka tentu ingin membalaskan sakit hati mereka setelah disingkirkan secara menyakitkan musim lalu.
Berikut adalah beberapa fakta menarik seputar sejarah pertemuan kedua tim:
- Satu-satunya pertemuan kedua tim terjadi di babak semifinal Liga Europa musim 2024/25.
- Saat itu, Tottenham berhasil menyingkirkan Bodo/Glimt dalam perjalanan mereka menjadi juara.
- Spurs berhasil menang baik di laga kandang (3-1) maupun tandang (2-0).
- Ini adalah laga kandang pertama bagi Bodo/Glimt sepanjang sejarah mereka di fase utama Liga Champions.
Kutukan Tim Inggris vs Rekor Sempurna Spurs
Salah satu tantangan terbesar bagi Bodo/Glimt adalah mematahkan rekor buruk mereka yang sangat mengerikan. Mereka seolah memiliki "kutukan" setiap kali harus berhadapan dengan wakil dari Premier League.
Berikut adalah statistik kontras yang menunjukkan betapa timpangnya rekor kedua tim melawan tim dari negara masing-masing:
- Bodo/Glimt telah menelan kekalahan dalam lima pertemuan sebelumnya melawan tim asal Inggris.
- Dalam lima laga tersebut, mereka hanya mampu mencetak 3 gol dan kebobolan 12 gol.
- Sebaliknya, Tottenham punya rekor sempurna 100% dengan selalu menang dalam enam laga melawan tim asal Norwegia.
- Dalam enam laga tersebut, Spurs sangat produktif dengan mencetak 22 gol dan hanya kebobolan 4 gol.
Aspmyra, Benteng Kokoh Milik Tuan Rumah
Meskipun dihantui rekor buruk, Bodo/Glimt punya satu modal yang sangat bisa mereka banggakan. Mereka memiliki catatan kandang yang sangat impresif dan sulit ditaklukkan di kompetisi Eropa.
Berikut adalah beberapa statistik yang menunjukkan betapa berbahayanya Bodo/Glimt saat bermain di kandang:
- Bodo/Glimt berhasil memenangkan sepuluh dari 12 pertandingan kandang terakhir mereka di kompetisi Eropa.
- Lini serang mereka sangat tajam saat bermain di kandang, dengan mencetak tiga gol atau lebih dalam 12 dari 19 laga kandang terakhir di Eropa.
- Mereka menunjukkan mentalitas yang kuat dengan berhasil bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menahan imbang Slavia Praha 2-2 di matchday pertama.
- Ini adalah penampilan pertama mereka di fase utama Liga Champions, menjadi tim Norwegia ketiga yang berhasil melakukannya.
Sang Juara Bertahan yang Sulit Ditaklukkan
Tottenham datang ke Norwegia bukan hanya dengan rekor superior, tetapi juga dengan status sebagai tim yang sulit dikalahkan. Sebagai juara bertahan Liga Europa, mereka punya mentalitas dan pengalaman yang jauh lebih matang.
Berikut adalah beberapa statistik yang menunjukkan kekuatan Spurs sebagai tim tamu:
- Spurs adalah juara bertahan Liga Europa musim 2024/25.
- Mereka hanya kalah sekali dari 13 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi UEFA (8M, 4S).
- Di fase grup Liga Champions, mereka hanya kalah dua kali dari 11 pertandingan terakhir.
- Jika berhasil menang, ini akan menjadi kali kedua sepanjang sejarah Spurs berhasil memenangkan dua laga pembuka di Liga Champions.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Galatasaray vs Liverpool di SCTV - Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 30 September 2025, 23:55
-
Suporter Galatasaray Coba Teror Skuad Liverpool Jelang Duel di Liga Champions
Liga Champions 30 September 2025, 22:53
-
Link Live Streaming Kairat Almaty vs Real Madrid - Nonton Liga Champions di Vidio
Liga Champions 30 September 2025, 22:47
LATEST UPDATE
-
Mengapa Selebrasi Lepas Baju Dihukum Kartu Kuning? Ini Sejarah dan Alasannya
Liga Champions 4 November 2026, 19:27
-
Matheus Cunha Terancam Dapat Sanksi Tambahan Usai MU Kalahkan Roma
Liga Champions 4 November 2026, 19:23
-
Prediksi Sunderland vs Dinamo Zagreb 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:20
-
Prediksi Sparta Praha vs Bournemouth 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:00
-
Tertinggal Dua Gol, Ini Pesan Michael Carrick saat Jeda yang Bangkitkan MU
Liga Champions 4 November 2026, 18:43
-
Prediksi Crystal Palace vs Hoffenheim 6 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 18:40
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR