Bola.net - - Jose Mourinho mengatakan bahwa Manchester United sering dituding melakukan tindakan 'kriminal' karena mereka memiliki pemain yang tampil solid di lini belakang.
Pria Portugal banyak dikritik pekan lalu, usai ia dituding mengusung pendekatan negatif ketika United hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Liverpool di Anfield.
Semalam, Setan Merah bertandang ke markas Benfica di Liga Champions. Mereka menang 1-0 lewat tendangan bebas Marcus Rashford, yang salah diantisipasi oleh kiper lawan.
Mourinho lantas memberikan pujian atas penampilan timnya, meski mereka menang dengan cara kurang meyakinkan.
Selebrasi pemain Manchester United.
"Kami mengontrol pertandingan. David de Gea tidak harus membuat satu penyelamatan pun. Saya tak pernah merasa gawang kami akan kebobolan dan kami solid di lini belakang. Kadang saya merasa bagus di pertahanan adalah sebuah tindakan kriminal, namun ini adalah salah satu cara mendapatkan hasil," tutur Mourinho menurut FFT.
"Kami hanya tinggal terpaut satu angka dari lolos ke babak berikutnya dan satu kemenangan lagi untuk menjadi juara grup dengan dua laga sisa di kandang. Pertandingan yang bagus, solid. Kami tahu Benfica tak bisa terus menekan selama 90 menit."
"Kami bermain bagus melawan Liverpool dan kembali melakukannya di laga ini. Tanpa ada tekanan dari mereka, kami tahu gol akan datang. Kami sedikit lebih menekan, dan dengan kualitas yang ada kami harusnya bisa mencetak lebih banyak gol lagi."
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Heynckes Berupaya Kembalikan Magis Muller
Liga Eropa Lain 19 Oktober 2017, 23:33
-
Ox Chamberlain Puji Ketekunan Liverpool Dalam Usahanya Mencari Gol
Liga Champions 19 Oktober 2017, 22:20
-
Kesabaran Buahkan Kemenangan Untuk Juventus
Liga Champions 19 Oktober 2017, 20:57
-
Dapat Jersey Ronaldo, Harry Kane Akan Pajang di Pigura
Liga Champions 19 Oktober 2017, 19:32
-
Atletico Minim Gol, Diego Godin Tak Khawatir
Liga Champions 19 Oktober 2017, 19:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR