
Bola.net - Setelah sempat terhenti akibat pandemi virus Corona, pagelaran Liga Champions 2019/2020 akhirnya berakhir. Adalah Bayern Munchen yang keluar sebagai juaranya.
Bayern menjadi juara Liga Champions musim ini setelah mengalahkan PSG di Estadio da Luz, Senin (24/08/2020) dini hari WIB. Die Roten memenangkan laga tersebut dengan skor 1-0.
Kedua tim bermain imbang 0-0 pada babak pertama. Namun, Bayern pada akhirnya bisa memastikan kemenangan berkat gol yang dicetak Kingsley Coman pada menit ke-59.
Hasil ini membuat Bayern meraih trofi keenam mereka di pentas Liga Champions. Ini juga memastikan mereka menutup musim ini dengan raihan treble winners.
Perjalanan Bayern untuk menjadi juara Liga Champions bisa dibilang sangat luar biasa. Mereka tidak pernah kehilangan tiga poin alias selalu menang!
Simak perjalanan Bayern untuk menjadi juara di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Fase Grup
Di fase grup, Bayern tergabung di Grup A. Bersama Tottenham Hotspur, Olympiakos, dan Red Star Belgrade, grup ini bisa dibilang cukup mudah bagi raksasa Jerman itu.
Bayern meraih hasil yang sempurna sepanjang babak penyisihan grup. Robert Lewandowski dan kolega meraih 6 kemenangan, mencetak 24 gol dan cuma kebobolan lima kali.
FC Hollywood bahkan menghajar Tottenham dengan skor telak 7-2 di Tottenham Hotspur Stadium. Mereka juga menggilas Red Star Belgrade dengan 0-6 di Rajko Mitic Stadium.
Bayern memuncaki klasemen Grup B dengan poin sempurna 18 dan berhak lolos ke babak 16 besar. Mereka ditemani oleh Tottenham yang menempati posisi runner-up.
Berikut hasil yang diraih Bayern di fase penyisihan grup selengkapnya:
- 19/09/19 Bayern Munchen 3-0 Red Star Belgrade
- 02/10/19 Tottenham Hotspur 2-7 Bayern Munchen
- 23/10/19 Olympiakos 2-3 Bayern Munchen
- 07/11/19 Bayern Munchen 2-0 Olympiakos
- 27/11/19 Red Star Belgrade 0-6 Bayern Munchen
- 12/12/19 Bayern Munchen 3-1 Tottenham Hotspur
Babak 16 Besar
Memasuki babak 16 besar, Bayern diundi bertemu dengan wakil Inggris, Chelsea. Lagi-lagi Die Roten membuktikan bahwa level mereka masih berada di atas sang lawan.
Bayern meraih kemenangan 3-0 dalam laga leg pertama di markas Chelsea. Bayern menang di Stamford Bridge berkat dua gol Serge Gnabry dan satu gol dari Robert Lewandowski.
Tim Bavaria kembali membabat Chelsea pada pertemuan kedua di Allianz Arena. Kali ini tim asuhan Hansi Flick tersebut menang dengan skor 4-1.
Empat gol Bayern dicetak melalui brace Robert Lewandowski, Ivan Perisic, dan Corentin Tolisso. Chelsea cuma mampu bikin satu gol dari kaki Tammy Abraham.
Perempat Final
Perjalanan Bayern di Liga Champions berlanjut ke babak perempat final. Mereka berjumpa dengan wakil Spanyol Barcelona.
Namun, raksasa La Liga itu terbukti bukan lawan yang sepadan untuk Bayern. Thomas Muller dan kawan-kawan melumat habis Barcelona dengan skor telak 8-2.
Thomas Muller dan Philippe Coutinho masing-masing mencetak dua gol ke gawang Barcelona. Sisanya dibagi rata oleh Ivan Perisic, Serge Gnabry, Joshua Kimmich dan Robert Lewandowski.
Sementara Blaugrana mencetak gol lewat bunuh diri David Alaba. Satu gol lainnya merupakan hasil penyelesaian akhir Luis Suarez.
Semifinal
Bayern menghadapi lawan yang tidak berat di laga perempat final. Mereka berhadapan wakil Prancis Lyon.
Pertandingan yang dilangsungkan di Estadio Jose Alvalade itu berlangsung tidak seimbang. Bayern menang tiga gol tanpa balas melawan pasukan Rudi Garcia.
Serge Gnabry mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Sementara satu gol sisanya disumbangkan Roberto Lewandowski.
Hasil ini mengantarkan Bayern tampil di final Liga Champions. Mereka menghadapi tim Prancis lainnya, PSG.
Final
Di final, Bayern Munchen berhasil membekuk PSG dengan skor 1-0 di Estadio da Luz. Namun, kemenangan itu tidak diraih dengan mudah.
PSG sempat memberikan perlawanan sengit kepada Thomas Muller dan kawan-kawan. Akhirnya, Bayern bisa mencetak gol melalui Kingsley Coman di menit ke-59.
Itu merupakan satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan ini. Gol tersebut sudah cukup untuk membuat Bayern mengangkat trofi Liga Champions sekaligus meraih treble winners keduanya.
Pasukan Hansi Flick menjadi juara tanpa cacat di sepanjang perjalanannya di Liga Champions musim 2019-20. Dari 11 pertandingan yang dilalui, mereka berhasil memenangkan semuanya.
Ingin lihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan highlights pertandingan Liga Champions, silakan klik di sini.
Jika kalian juga ingin melihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan cuplikan pertandingan Liga Europa, silakan klik di sini.
Sumber: Berbagai Sumber
Baca Juga:
- Starting XI Terbaik Liga Champions 2019/20: Messi & Ronaldo Tak Masuk
- Rusuh Akibat Kalah di Final Liga Champions, Ratusan Fans PSG Ditangkap Polisi
- Difollow Rapper Drake, Alphonso Davies Langsung Menggila di Tengah Pesta Juara
- Termasuk Zidane dan Ancelotti, Ini Daftar Pelatih yang Pernah Rebut Trofi Liga Champions
- Kumpulan Fakta Menarik di Liga Champions 2019 / 2020
- Jika Tidak Dibatalkan, Lewandowski Pantas Dapat Ballon d'Or Tahun Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Brasil: Bayern Munchen Layak Menang Atas PSG
Liga Champions 25 Agustus 2020, 21:15
-
Harapan Eks Liverpool: Nike Bantu Datangkan Mbappe ke Anfield
Liga Inggris 25 Agustus 2020, 18:54
-
Didepak Koeman, Luis Suarez Reuni dengan Neymar di PSG?
Liga Spanyol 25 Agustus 2020, 18:20
-
5 Pemain dengan Performa Gemilang di Liga Champions 2019/2020
Liga Champions 25 Agustus 2020, 14:59
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR