
Bola.net - Striker muda Inter Milan, Francesco Pio Esposito, sukses mencuri panggung utama sepak bola Eropa. Ia menampilkan performa yang sangat mengesankan dalam laga debutnya di Liga Champions melawan Ajax.
Dalam laga di Johan Cruijff Arena itu, ia dipercaya untuk menggantikan sang kapten, Lautaro Martinez, yang cedera. Sebuah tanggung jawab yang sangat besar bagi seorang pemain muda di panggung sebesar ini.
Namun, Esposito sama sekali tidak terlihat gentar menghadapi tekanan. Pemain produk akademi Inter ini justru tampil dengan ketenangan dan kepercayaan diri yang luar biasa, seolah-olah ia adalah seorang pemain veteran.
Ketenangan itu ternyata lahir dari sebuah filosofi bermain yang ia pegang teguh. Sebuah prinsip yang membuatnya tidak pernah mengubah gaya mainnya, tidak peduli level kompetisi apa yang ia hadapi.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Filosofi Kaki di Bumi
Pio Esposito langsung terlihat menyatu dengan permainan Inter Milan di Amsterdam. Meskipun Marcus Thuram mencetak dua gol kemenangan, penampilan debut Esposito tetap menuai banyak pujian.
Ia menegaskan bahwa level kompetisi tidak akan pernah mengubah cara bermainnya di atas lapangan. Baginya, fokus utamanya adalah selalu bermain dengan kekuatan, fisik, dan bekerja keras untuk tim.
“Kami berada di level teratas di sini, tetapi ketika saya melangkah ke lapangan, saya mencoba bermain dengan kekuatan saya, bekerja untuk tim dan menunjukkan fisik saya, baik itu di Serie B, Serie A atau Liga Champions," ujar Esposito kepada Sky Sport Italia.
"Inilah permainan saya dan cara saya bermain," tegasnya.
Belajar dari Sang Idola
Banyak yang membandingkan gaya main Esposito dengan pemenang Piala Dunia 2006, Luca Toni. Namun, sang striker muda ternyata memiliki panutan lain yang lebih membentuk karakternya.
Ia mengaku sangat mengagumi mantan striker Inter, Edin Dzeko, yang kini bermain di Fenerbahce. Esposito merasa beruntung karena pernah melihat langsung etos kerja Dzeko saat ia masih berada di tim muda Inter.
“Saya selalu menyukai Edin Dzeko dan cukup beruntung bisa melihatnya berlatih ketika saya berada di tim muda Inter. Dia bermain untuk tim terlebih dahulu, baru kemudian untuk mencetak gol," ungkapnya.
"Rekan satu tim saya adalah pemain kelas atas, seperti yang dibuktikan Marcus hari ini, jadi saya mencoba belajar dari semua orang di setiap sesi latihan," tambah Esposito.
Jawaban Jujur untuk Sang Legenda
Dalam sebuah sesi di studio Sky Sport Italia, legenda sepak bola Fabio Capello bertanya langsung kepada Esposito. Capello penasaran di area mana sang pemain merasa perlu banyak berkembang dan apa kekuatan terbesarnya.
Tanpa ragu, Esposito dengan sangat jujur mengakui apa yang menjadi kelemahannya selama ini. Di sisi lain, ia juga dengan penuh percaya diri menyebutkan apa yang menjadi kelebihannya di lapangan.
“Saya bekerja setiap hari untuk meningkatkan perubahan kecepatan saya, karena itu adalah sesuatu di mana saya selalu lebih lemah. Saya baru berusia 20 tahun, jadi saya pikir saya bisa berkembang di mana saja, tetapi itulah yang paling saya khawatirkan," jawabnya.
“Kekuatan saya adalah melindungi bola dan bekerja sama dengan tim,” pungkasnya.
Debut impresif di Liga Champions ini melengkapi beberapa bulan yang luar biasa bagi Esposito. Sebelumnya, ia juga telah melakoni debut seniornya bersama Timnas Italia dan mencetak gol untuk Inter di Piala Dunia Antarklub.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Nonton Live Streaming Club Brugge vs AS Monaco - Liga Champions di Vidio
Liga Champions 18 September 2025, 22:47
-
Link Nonton Live Streaming FC Copenhagen vs Bayer Leverkusen - Liga Champions di Vidio
Liga Champions 18 September 2025, 22:46
-
Antonio Conte dan Evolusi Taktik: Dari 3-5-2 ke Napoli 3.0
Liga Italia 18 September 2025, 20:45
-
Florian Wirtz Jawab Kritik dengan Elegan: Tampil Memukau di Panggung Liga Champions!
Liga Inggris 18 September 2025, 20:34
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 16-20 Mei 2026
Liga Inggris 19 Mei 2026, 16:35
-
Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
Otomotif 19 Mei 2026, 16:28
-
Prediksi Freiburg vs Aston Villa 21 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 16:27
-
Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
Otomotif 19 Mei 2026, 16:27
-
Jadwal Lengkap MotoJunior 2026
Otomotif 19 Mei 2026, 16:27
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 19 Mei 2026, 16:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13
























KOMENTAR