Bola.net - - Hakim Ziyech sudah bermain bagus pada laga melawan Tottenham Hotspur. Namun, dia tetap tak mampu membawa Ajax Amsterdam melaju ke final. Kini, yang tersisa bagi Hakim Ziyech hanya sebuah penyesalan.
Ajax mengantongi keunggulan agregat 1-0 saat memainkan leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (8/5) dini hari WIB di Johan Cruijff Arena. Ajax hanya butuh hasil imbang saja untuk bisa lolos ke final.
Bayang-bayang laga final sudah ada di depan mata ketika Ajax unggul 2-0 di babak pertama. Namun, semuanya buyar saat Lucas Moura mencetak gol ketiga pada menit 90+6. Ajax dengan skor 2-3 dan tersingkir.
Simak penyesalan Hakim Ziyech yang gagal membawa Ajax melaju ke final di bawah ini ya Bolaneters.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Penyesalan Hakim Ziyech
Hakim Ziyech sejatinya sudah bermain apik di laga melawan Ajax. Pemain asal Maroko tersebut turut mencetak satu gol pada babak pertama. Gol itu sangat penting bagi Ajax, sebelum akhirnya kebobolan tiga gol.
"Ini sangat memukul kami, sungguh dalam. Saya tidak tahu bagaimana itu terjadi. Saya tidak tahu," ucap Hakim Ziyech dikutip dari Goal International.
Hakim Ziyech merasa sudah berjuang dan memberikan segalanya. Ajax juga sudah bermain bagus. Namun, mereka tetap saja gagal melaju ke final Liga Champions. Dalam kegagalan ini, Hakim Ziyech tak ingin menyalahkan siapa pun.
"Saya hanya menyalahkan diri sendiri atas semua yang terjadi. Kami sudah memberikan semua yang kami bisa lakukan. Kami harus terus berjuang. Sekarang, rasa kecewa itu yang menang," sambung pemain berusia 26 tahun.
Penyesalan Soal Peluang Emas
Pada saat kedudukan 2-2, Ajax punya peluang bagus untuk mengubah skor jadi 3-2. Momen itu terjadi pada menit ke-79, saat Hakim Ziyech mendapat ruang di kotak penalti. Dia mampu melepaskan tendangan ke gawang.
Bola sepakan Hakim Ziyech tidak dalam jangkauan Hugo Lloris. Namun, bola urung masuk ke gawang dan menjadi gol. Masih ada tiang gawang yang menghalau bola tersebut untuk menjadi gol ketiga Ajax.
"Saya bisa mencetak gol, ada peluang membentur tiang. Setidaknya salah satu peluang saja bisa menjadi gol. Jika itu terjadi, maka laga akan berakhir. Tapi kemudian kami tersadar," tutup Hakim Ziyech.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho: Klopp dan Pochettino Layak Jadi Juara
Liga Champions 9 Mei 2019, 20:14
-
Jordan Henderson Bermain Lawan Barcelona Dengan Lutut Cedera
Liga Champions 9 Mei 2019, 19:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR