Bola.net - - Kemenangan Tottenham atas Ajax Amsterdam, menurut Kieran Trippier, ternyata tak lepas dari aksi marah-marah yang dilakukan oleh Harry Kane.
Penggemar Liga Champions pekan ini dimanjakan oleh dua hasil semifinal yang menakjubkan. Yang pertama adalah Liverpool yang berhasil membalikkan prediksi dengan mengalahkan Barcelona dengan skor 4-0.
Kemudian sehari setelahnya diikuti oleh kesuksesan Spurs mengalahkan Ajax di Amsterdam Arena. Padahal Pasukan Mauricio Pochettino itu awalnya tertinggal tiga gol juga seperti Liverpool.
Di leg pertama di London, Ajax menang 1-0. Kemudian di babak pertama di leg kedua di Amsterdam, Matthijs de Ligt dkk sempat unggul 2-0 pada babak pertama.
Kans Spurs untuk lolos ke final saat itu seakan sudah tertutup. Namun Lucas Moura cs bisa bangkit dan menceploskan tiga gol balasan. Mereka akhirnya berhak lolos ke Madrid berkat aturan gol tandang.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kata-kata Motivasi
Kane sendiri sebenarnya tidak ikut bermain di pertandingan itu. Sebab ia mengalami cedera engkel, yang didapatkannya saat ia bermain melawan Manchester City di babak perempat final lalu.
Bomber timnas Inggris tersebut ikut menyaksikan langsung di Amsterdam. Dan saat turun minum, ia ternyata masuk ke ruang ganti pemain dengan marah-marah, demi memotivasi rekan-rekannya agar tampil lebih baik.
"Harry luar biasa untuk klub dan negara. Saya tidak tahu skala waktu (kembalinya ke lapangan) dengan cedera, tetapi jelas kita semua berharap ia bisa segera kembali karena kehadirannya (terasa), bahkan di sini," ucapnya seperti dilansir Sky Sports.
"Pada babak pertama, ia masuk dan ia marah-marah kepada kami karena kami bisa tampil lebih baik, yang kami semua tahu, tetapi inilah yang kami butuhkan, kepemimpinan yang ia miliki," serunya.
"Cara dirinya masuk di babak pertama dan tidak bahagia, kita semua tahu itu. Ia hanya memberi kami dorongan ekstra karena kehadirannya (berdampak) sangat besar bagi kami," ujar Trippier.
Inspirasi Liverpool
Seperti yang disebutkan sebelumnya, Liverpool berhasil mengalahkan Barcelona. Saat itu The Reds butuh menang 4-0 di Anfield dan mereka ternyata memang bisa menang sesuai dengan skor yang diperlukan.
Bek Spurs Danny Rose, mengungkapkan bahwa kemenangan timnya atas Ajax memang tak lepas dari Liverpool. Ia menyebut sang manajer yakni Mauricio Pochettino sempat menjadikan armada Jurgen Klopp itu inspirasi untuk meraih kemenangan.
"Pelatih [Pochettino] menyebut penampilan Liverpool di hotel sebelum pertandingan. Pelatih tak masalah kami kalah tapi kami harus kalah dengan cara yang tepat," tutur Rose.
"Kami beruntung bisa lolos dan kami kini tak sabar bermain di final Liga Champions," tukasnya.
Harry Kane sendiri sudah mengaku kondisi cederanya sudah membaik. Ia pun tak sabar untuk bisa bermain di laga final lawan Liverpool nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho: Klopp dan Pochettino Layak Jadi Juara
Liga Champions 9 Mei 2019, 20:14
-
Jordan Henderson Bermain Lawan Barcelona Dengan Lutut Cedera
Liga Champions 9 Mei 2019, 19:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Brentford 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 06:15
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR