Chelsea berhasil mengawali laga dengan cukup baik. Mereka bisa unggul terlebih dahulu melalui sepakan Cesc Fabregas tak lama setelah laga dimulai. Namun, gol tersebut bisa dibalas oleh Schalke di babak kedua melalui sepakan keras dan terarah Klaas-Jan Huntelaar.
Tanpa basa-basi, skuat asuhan Jose Mourinho itu langsung memulai laga dengan memperagakan permainan menyerang. Dipimpin oleh bomber veteran, Didier Drogba, mereka langsung menekan pertahanan Schalke.
Hasilnya, di menit ke-11 gawang wakil Bundesliga itu jebol melalui tendangan Fabregas. Pemain asal Spanyol itu menjalin kerjasama yang cantik dengan Eden Hazard sebelum akhirnya menaklukkan Fahrmann. 1-0 Chelsea memimpin.
The Blues masih terus mencoba menekan tamunya tersebut. Namun, di luar dugaan Schalke tampil apik. Jauh berbeda ketimbang ketika mereka tumbang 4-1 dari Borussia Monchengladbach akhir pekan lalu. Mereka tampil lebih solid dan barisan pertahananya jauh lebih rapat.
Skuat asuhan Jens Keller itu bisa mengimbangi permainan Chelsea dan bisa melancarkan serangan ke gawang Thibaut Courtois. Namun, serangan-serangan mereka belum ada yang benar-benar membahayakan.
Laga di babak pertama akhirnya berakhir dengan skor tetap 1-0 bagi keunggulan Chelsea.
Kedua tim tetap bermain sama kuat dengan tempo yang relatif cukup cepat di babak kedua. Chelsea sendiri tetap tampil dominan, namun sesekali berusaha memancing lawannya untuk maju sebelum akhirnya melancarkan serangan balik.
Di menit ke-61, melalui skema serangan balik, Drogba nyaris menambah keunggulan timnya. Mendapat umpan matang dari Hazard, Drogba bisa masuk ke kotak penalti Schalke. Sayang, sepakannya hanya melenceng tipis saja dari gawang Fahrmann.
Satu menit kemudian, jurus serangan balik itu justru diperagakan dengan lebih baik oleh Schalke. Pada menit ke-62, Huntelaar mencuri bola dari penguasaan Fabregas di lapangan tengah. Bola yang lepas dibawa dengan cepat oleh Julian Draxler menuju pertahanan The Blues sebelum akhirnya diumpan kembali pada Huntelaar. Striker asal Belanda itu mengecoh satu pemain Chelsea sebelum akhirnya melepas tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak bisa dibendung Courtois. Skor kini menjadi sama imbang 1-1.
Chelsea kian gencar menyerang Schalke setelah memasukkan Costa dan Remy sekaligus. Hasilnya, pada menit ke 76, dua menit setelah kedua pemain itu masuk, The Blues nyaris mencetak gol.
Berawal dari tendangan bebas, bola jatuh ke kaki Remy. Pemain asal Prancis itu menendang bola ke gawang yang sudah ditinggalkan Fahrmann. Ketika bola tampaknya akan masuk gawang, Neustadter muncul dan menghadang laju bola dengan kepalanya.
Chelsea kembali mendapat dua peluang melalui Hazard, masing-masing pada menit ke-83 dan 85. Namun, keduanya tak bisa mengubah angka di papan skor. Satu tendangannya melambung dan satu lagi berhasil diselamatkan oleh Fahrmann.
Chelsea terus berupaya membombardir pertahanan Schalke. Namun lawannya itu mampu bertahan dengan sangat solid. Alhasil, tak ada lagi gol yang tercipta di laga tersebut. Pertandingan diakhiri dengan skor imbang 1-1.
Dengan hasil tersebut, Chelsea bisa menempati puncak klasemen grup G. Sementara itu Schalke ada di peringkat kedua. Sebab, di partai lain di grup yang sama, Maribor dan Sporting juga bermain imbang 1-1.
Susunan Pemain:
Chelsea (4-2-3-1): Courtois; Ivanovic, Cahill, Terry, Filipe Luis; Matic, Fabregas; Ramires (Oscar), Willian (Remy), Hazard; Drogba (Costa).
Schalke (4-2-3-1): Fahrmann; Hoger, Ayhan, Neustadter, Fuchs; Boateng, Aogo; Sam (Barnetta), Meyer (Choupo-Moting); Draxler (Obasi); Huntelaar.
Statistik Pertandingan: Chelsea - Schalke
Penguasaan bola: 52% - 48%
Shots (on goal): 18 (7) - 13 (5)
Corner: 7 - 1
Pelanggaran: 16 - 11
Offside: 2 - 1
Kartu kuning: 2 - 3
Kartu merah: 0 - 0. (bola/dim)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Timnas U-19 Mampu Imbangi Valencia B
Tim Nasional 18 September 2014, 22:53
-
Review: Garuda Muda Pastikan Diri ke 16 Besar
Tim Nasional 18 September 2014, 13:44
-
Review: Roma Bantai CSKA Moscow
Liga Champions 18 September 2014, 04:20
-
Review: Jamu Schalke, Chelsea Hanya Bisa Seri
Liga Champions 18 September 2014, 03:46
-
Review: Berkat Boateng, Bayern Kalahkan Man City
Liga Champions 18 September 2014, 03:39
LATEST UPDATE
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR