
Bola.net - Juventus dan Galatasaray memang cukup jarang bertemu di Liga Champions. Terakhir kali kedua tim saling jumpa di kompetisi antar klub paling bergengsi di Eropa tersebut pada tahun 2003.
Kala itu Juventus menang 2-1 di kandang sendiri, namun Galatasaray menuntaskan dendam mereka dengan menang 2-0 di Ali Sami Yen, stadion lama mereka.
Namun meski lama tak bersua, bukan berarti aktor yang terlibat di pertandingan nanti tak saling mengenal satu sama lain. Carlos Tevez misalnya, ia akan bertemu dengan mantan bosnya di Manchester City, Roberto Mancini, yang baru saja ditunjuk menjadi pelatih Galata.
Tevez dan Mancini sempat terlibat perang dingin usai sang striker menolak dimainkan saat City melawan Munich dua musim lalu. Namun menjelang akhir kompetisi hubungan keduanya semakin membaik dan kombinasi keduanya menghantarkan tim meraih gelar juara Premier League.
Selain itu, jangan lupakan Felipe Melo. Gelandang yang dulu pernah membela Juve tersebut akan kembali melawat ke Turin. Namun kali ini ia bakal mengusung misi dendam.
Pasalnya, setelah sempat bermain ciamik di awal musim ia membela Juve, Melo kemudian tak menunjukkan penurunan dan akhirnya didepak dari klub. Gelandang Brasil itu tentu ingin membuktikan bahwa keputusan Nyonya Tua untuk membuangnya adalah salah.
Juve sendiri tetap menjadi tim unggulan di laga melawan Galatasaray meski mereka sempat ditahan imbang oleh Copenhagen di matchday pertama. Sementara kubu lawan akan mengharapkan tuah Mancini untuk melupakan kenangan buruk dihajar Madrid 6-1. (bola/rer)
Kala itu Juventus menang 2-1 di kandang sendiri, namun Galatasaray menuntaskan dendam mereka dengan menang 2-0 di Ali Sami Yen, stadion lama mereka.
Namun meski lama tak bersua, bukan berarti aktor yang terlibat di pertandingan nanti tak saling mengenal satu sama lain. Carlos Tevez misalnya, ia akan bertemu dengan mantan bosnya di Manchester City, Roberto Mancini, yang baru saja ditunjuk menjadi pelatih Galata.
Tevez dan Mancini sempat terlibat perang dingin usai sang striker menolak dimainkan saat City melawan Munich dua musim lalu. Namun menjelang akhir kompetisi hubungan keduanya semakin membaik dan kombinasi keduanya menghantarkan tim meraih gelar juara Premier League.
Selain itu, jangan lupakan Felipe Melo. Gelandang yang dulu pernah membela Juve tersebut akan kembali melawat ke Turin. Namun kali ini ia bakal mengusung misi dendam.
Pasalnya, setelah sempat bermain ciamik di awal musim ia membela Juve, Melo kemudian tak menunjukkan penurunan dan akhirnya didepak dari klub. Gelandang Brasil itu tentu ingin membuktikan bahwa keputusan Nyonya Tua untuk membuangnya adalah salah.
Juve sendiri tetap menjadi tim unggulan di laga melawan Galatasaray meski mereka sempat ditahan imbang oleh Copenhagen di matchday pertama. Sementara kubu lawan akan mengharapkan tuah Mancini untuk melupakan kenangan buruk dihajar Madrid 6-1. (bola/rer)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mellberg: Semoga Madrid Tak Beruntung
Liga Champions 2 Oktober 2013, 19:43
-
Iaquinta: Tevez Adalah Kunci Juventus
Liga Spanyol 2 Oktober 2013, 18:29
-
Jelang Bentrok, Melo Akui Masih Cinta Juventus
Liga Champions 2 Oktober 2013, 16:25
-
Mancini Ingin Tarik Pemain Premier League ke Turki
Liga Champions 2 Oktober 2013, 16:09
-
Romantisme Jelang Duel Juventus vs Galatasaray
Liga Champions 2 Oktober 2013, 15:31
LATEST UPDATE
-
Andrey Santos OTW Manchester, Hari Ini Tes Medis di MU
Piala Dunia 9 Juli 2026, 13:00
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
-
YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
Lain Lain 9 Juli 2026, 08:59
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR