Bola.net - Midfielder anyar Liverpool, Nuri Sahin mengaku terinspirasi oleh kemenangan The Reds di final Liga Champions 2005 yang ia saksikan di Istanbul.
Sahin, yang dipinjam dari Real Madrid minggu lalu mengutarakan bahwa ia sungguh-sungguh merasakan magis yang ditunjukkan oleh Liverpool saat berhasil membalikkan keadaan.
Pada pertandingan final tersebut, Liverpool memang sempat tertinggal 0-3 dari AC Milan hingga jeda babak pertama. Semua orang menganggap pertandingan sudah usai. Namun tidak dengan Sahin.
"Kami masih menjadi juara Eropa U-17 bersama tim nasional dan mendapat undangan untuk pertandingan itu oleh asosiasi sepak bola Turki. Kami duduk dekat dengan para pendukung Liverpool dan di jeda babak pertama mereka semua menangis," tutur pemain terbaik Bundesliga 2010/11 tersebut.
"Kemudian Dietmar Hamann masuk dan mengubah pertandingan. Ketika kedudukan menjadi 3-2, keadaan menggila, hingga bulu kuduk lengan saya merinding. Setelah itu saya berpikir Liverpool akan menang. Jika anda membalikkan situasi seperti itu, anda pasti menang."
Alur pertandingan yang begitu dramatis dinilai Sahin sangat menginspirasi banyak orang. Ditambah dengan perjuangan Liverpool yang dengan heroik akhirnya mampu memenangi gelar bergengsi seperti Liga Champions.
"Ketika saya menyaksikan Steven Gerrard mengangkat trofi Liga Champions, saya berpikir bahwa suatu hari saya ingin memenanginya. Membalikkan keadaan seperti itu memberi inspirasi bagi semua orang. Kami semua berpikir, ini adalah sepak bola yang nyata dan itulah mengapa kami mencintainya," pungkas Sahin menutup cerita pengalamannya. (sun/atg)
Sahin, yang dipinjam dari Real Madrid minggu lalu mengutarakan bahwa ia sungguh-sungguh merasakan magis yang ditunjukkan oleh Liverpool saat berhasil membalikkan keadaan.
Pada pertandingan final tersebut, Liverpool memang sempat tertinggal 0-3 dari AC Milan hingga jeda babak pertama. Semua orang menganggap pertandingan sudah usai. Namun tidak dengan Sahin.
"Kami masih menjadi juara Eropa U-17 bersama tim nasional dan mendapat undangan untuk pertandingan itu oleh asosiasi sepak bola Turki. Kami duduk dekat dengan para pendukung Liverpool dan di jeda babak pertama mereka semua menangis," tutur pemain terbaik Bundesliga 2010/11 tersebut.
"Kemudian Dietmar Hamann masuk dan mengubah pertandingan. Ketika kedudukan menjadi 3-2, keadaan menggila, hingga bulu kuduk lengan saya merinding. Setelah itu saya berpikir Liverpool akan menang. Jika anda membalikkan situasi seperti itu, anda pasti menang."
Alur pertandingan yang begitu dramatis dinilai Sahin sangat menginspirasi banyak orang. Ditambah dengan perjuangan Liverpool yang dengan heroik akhirnya mampu memenangi gelar bergengsi seperti Liga Champions.
"Ketika saya menyaksikan Steven Gerrard mengangkat trofi Liga Champions, saya berpikir bahwa suatu hari saya ingin memenanginya. Membalikkan keadaan seperti itu memberi inspirasi bagi semua orang. Kami semua berpikir, ini adalah sepak bola yang nyata dan itulah mengapa kami mencintainya," pungkas Sahin menutup cerita pengalamannya. (sun/atg)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inzaghi Puji Pembelian De Jong
Liga Italia 1 September 2012, 19:00
-
Data dan Fakta: Bologna vs Milan
Liga Italia 1 September 2012, 17:00
-
Preview: Bologna vs Milan, Saatnya Bangkit
Liga Italia 1 September 2012, 16:00
-
Sahin Saksi Keajaiban Liverpool di Istanbul
Liga Champions 1 September 2012, 15:30
-
Allegri: Target Minimal Tiga Besar
Liga Italia 1 September 2012, 08:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSIM 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:11
-
Gak Laku! Rafael Leao Ditolak Arsenal, MU, dan Barcelona
Liga Italia 21 Mei 2026, 11:45
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR