
Bola.net - Insiden kartu merah Angel Di Maria mewarnai duel leg kedua semifinal Liga Champions 2020/21, Manchester City vs PSG, Rabu (5/5/2021). Di Maria merugikan tim yang sudah kesulitan.
Pasukan Pep Guardiola menyempurnakan kemenangan 2-1 di leg pertama lalu dengan kemenangan 2-0 di kandang sendiri. Kedua gol di Etihad Stadium kali ini diborong oleh Riyad Mahrez yang tampil luar biasa.
Sayangnya, PSG gagal memberikan permainan terbaik mereka di kedua leg. Bahkan dalam dua pertandingan ini masing-masing ada satu pemain PSG yang diusir dengan kartu merah.
Kali ini giliran Angel Di Maria yang dihukum kartu merah langsung di menit ke-69, saat PSG sudah tertinggal 0-2.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Insiden kartu merah Di Maria
Insiden kartu merah Di Maria ini cukup mengenaskan. Dia melakukan pelanggaran yang tidak perlu karena tidak bisa mengontrol temperamen.
Di Maria terlibat insiden dengan Fernandinho di tepi lapangan. Fernandinho mencoba menghalanginya membuat lemparan ke dalam dengan cepat.
Winger Argentina ini mungkin kesal dengan Fernandinho dan lepas kontrol menginjak kaki gelandang senior Man City itu.
Setelahnya, kehilangan satu pemain untuk 20 menit sisa jelas merugikan PSG.
Komentar dan permintaan maaf Beglin
Insiden kartu merah Di Maria ini pun berbuntut panjang karena komentar Jim Beglin, salah satu komentator di CBS.
Melihat Di Maria hilang kontrol, Beglin mengeluarkan komentar bernada pelecehan rasial. Dia menyebut aksi Di Maria sebagai "Latino temperament".
Tentu komentar ini membuat Beglin diserang fans. Di Maria mungkin bersalah, tapi tidak ada gunanya menyindir rasnya. Beglin pun harus meminta maaf dan mengaku bersalah.
"Ketika Di Maria diusir ke luar lapangan, saya mendeskripsikannya dengan menggunakan kata Latino. Untuk siapa pun yang tersinggung, saya meminta maaf -- sungguh meminta maaf," ujar Beglin.
Gak boleh bilang gitu!
Jim Beglin just said Angel Di Maria has “that Latino temperament” and you just can’t say that pal!
— Tay *redacted* (@tayredacted) May 4, 2021
Bakal panjang nih
CBS's Jim Beglin just apologized on-air for saying Di María's red card was an example of "that Latino temperament." Curious to see if anything else takes place.
— Grant Wahl (@GrantWahl) May 4, 2021
Kasus besar lho, Beglin
Analyst Jim Beglin apologized for ascribing Ángel Di María's red card Tuesday to "Latino temperament."
— Yahoo Soccer (@FCYahoo) May 4, 2021
But it doesn't seem like he knows what he's apologizing for. And that, as @HenryBushnell writes, illustrates a major problem.
➡️ https://t.co/HCCng7F78q pic.twitter.com/O4Bg6BdpZi
Sumber: CBS, Twitter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Calon Klub Baru Kylian Mbappe, Liverpool atau Real Madrid?
Editorial 5 Mei 2021, 14:31
-
Manchester City 2-0 PSG: Pertahanan, Kunci Sukses The Citizen
Liga Champions 5 Mei 2021, 13:21
-
Teori Gol Pertama Man City ke Gawang PSG: Sudah Direncanakan?
Liga Champions 5 Mei 2021, 10:04
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR