
Bola.net - Keberhasilan Bayern Munchen mengalahkan Lyon pada laga semifinal Liga Champions, Kamis (20/8/2020) tidak bisa lepas dari peran Serge Gnabry. Pemain yang 'dibuang' Arsenal itu mencetak dua gol sekaligus.
Pada laga tersebut, Bayern Munchen berhasil unggul pada menit 18' melalui Serge Gnabry. Winger lincah itu memanfaatkan umpan manja Joshua Kimmich dan melepaskan bola tanpa berhasil ditahan kiper Lyon, Anthony Lopes.
Gnabry hampir mencetak gol kedua delapan menit berselang. Sayang, tendangan kaki kirinya berhasil diamankan kiper Anthony Lopes.
Barulah pada menit 33', Serge Gnabry berhasil membobol gawang Lyon untuk kedua kalinya. Bayern Munchen pun unggul 2-0 pada babak pertama.
Pada babak kedua, Bayern Munchen berhasil menambah satu gol lagi melalui Robert Lewandowski. Tambahan satu gol dan brace Serge Gnabry menyudahi perlawanan Lyon dengan skor 3-0, serta berhak lolos ke final Liga Champions menghadapi PSG.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Disia-siakan Arsenal
Serge Gnabry merupakan bekas pemain muda Arsenal. Ia diboyong pada 2011/2012 saat usianya masih 16 tahun.
Pemain yang kini berusia 25 tahun itu dipinjamkan ke West Brom karena dinilai tidak begitu istimewa. Ia lantas resmi hijrah ke Jerman untuk membela Werder Bremen pada 2016/2017.
Baru semusim, Bayern Munchen yang mencium bakatnya memboyong Serge Gnabry dengan dana transfer senilai 8 juta pounds.
Sumber: Transfermarkt
Disadur dari: Bola.com (Gregah Nurikhsani)
Diunggah pada: 20 Agustus 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sukses di RB Leipzig, Nagelsmann Dijagokan Jadi Pelatih Real Madrid
Liga Champions 20 Agustus 2020, 20:26
-
Arsene Wenger Sudah Tahu Serge Gnabry Akan Jadi Pemain Bintang
Liga Champions 20 Agustus 2020, 19:50
-
Jadwal Final Liga Champions: PSG vs Bayern Munchen di Vidio dan SCTV
Liga Champions 20 Agustus 2020, 19:30
-
Final Liga Champions: Head-to-head PSG vs Bayern Munchen
Liga Champions 20 Agustus 2020, 13:43
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR