
Bola.net - Sebuah teori menarik muncul mengenai kekalahan Josep Guardiola di Final Liga Champions. Manajer asal Spanyol itu diklaim kena santet dari dukun Afrika, kok bisa?
Teori itu dikemukakan oleh Dmitri Seluk. Bagi yang belum tahu, Seluk merupakan agen dari mantan pemain Manchester City, Yaya Toure.
Toure sendiri punya sejarah yang kurang bagus bersama Guardiola. Ia ditendang dari Barcelona oleh Guardiola, dan karirnya di Manchester City juga dihentikan oleh Guardiola.
Seluk menyebut bahwa perlakuan Guardiola ke Yaya Toure itu memancing amarah warga Afrika. "Dia [Guardiola] telah membuat seluruh Afrika memusuhinya," buka Seluk di tahun 2018 yang dikutip Tribuna.
Baca komentar lengkap sang agen di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kena Karma
Seluk menyebut bahwa Yaya Toure merupakan sosok yang dihormati dan dijadikan pahlawan oleh rakyat Afrika.
Jadi ia menilai cepat atau lambat, Guardiola akan mendapatkan karma atas perlakuannya terhadap Toure.
"Guardiola mengakhiri karir Yaya di Manchester City itu bukan lagi sebuah kesalahan melainkan sebuah tindakan kriminal. Namun saya yakin bumerang akan kembali menghantam anda Pep,"
Kena Kutuk
Lebih lanjut, Seluk menyebut bahwa dukun-dukun di Afrika akan bekerja keras untuk memastikan Pep menderita di sisa karirnya. Salah satunya dengan membuatnya gagal menjadi juara Liga Champions.
"Saya yakin ada banyak dukun-dukun Afrika tidak akan mengijinkan Guardiola memenangkan Liga Champions lagi,"
"Ini akan menjadi kutukan Afrika bagi Guardiola, dan waktu akan membuktikan itu. Anda akan lihat pekerjaan dari para dukun AFrika, ingatlah itu!" ujarnya.
Terbukti Benar
Sejauh ini ada yang dikatakan oleh Seluk terbukti benar.
Semenjak meninggalkan Barcelona, Guardiola tidak sekalipun memenangkan trofi Liga Champions. Kendati ia banyak memenangkan trofi domestik di klub-klub yang ia latih.
(Tribuna)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR