
Bola.net - Pelatih Diego Simeone tidak menyembunyikan rasa bangganya meski Atletico Madrid hanya bermain imbang 1-1 melawan Arsenal, Kamis (30/4/2026) dini hari. Baginya, hasil leg pertama semifinal Liga Champions UEFA ini tetap menunjukkan kekuatan mental timnya.
Bermain di Riyadh Air Metropolitano, Atletico sempat tertinggal lebih dulu akibat penalti Viktor Gyokeres pada akhir babak pertama. Namun, Julian Alvarez mampu menyamakan kedudukan lewat titik putih di babak kedua. Gol tersebut menjaga peluang Los Rojiblancos tetap terbuka menjelang leg berikutnya.
Simeone menilai penampilan anak asuhnya sebagai respons yang tepat setelah hasil kurang memuaskan di kompetisi domestik. Ia juga melihat kerja keras pemain berpengalaman seperti Koke dan Antoine Griezmann sebagai sumber inspirasi bagi tim.
Menurutnya, atmosfer stadion memberi dorongan besar sepanjang pertandingan. Dukungan suporter membantu pemain tetap percaya diri meski sempat tertinggal lebih dulu.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Transformasi Taktik di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Simeone melakukan beberapa penyesuaian taktik. Ia mencoba memanfaatkan kondisi fisik Arsenal yang mulai menurun karena jadwal padat musim ini.
Perubahan tersebut membuat Atletico tampil lebih dominan sejak awal paruh kedua. Mereka mampu menekan lini belakang lawan secara konsisten, sementara kehadiran Robin Le Normand di lini pertahanan memberikan rasa aman tambahan.
"Di babak kedua kami menyesuaikan diri lebih baik, kelelahan mereka terlihat karena banyaknya jadwal pertandingan yang harus mereka jalani, mereka harus memenangkan Premier League dan juga Liga Champions," ujar Diego Simeone.
"Pada babak kedua kami bisa saja unggul, tetapi penjaga gawang mereka melakukan penyelamatan bagus dan seorang bek mereka sempat menghalau peluang dari Griezmann," tambah pelatih yang akrab disapa El Cholo tersebut.
Evaluasi Pertahanan dan Keseimbangan Tim

Meski cukup puas dengan performa tim, Simeone tetap memberi perhatian khusus pada lini pertahanan. Ia tidak ingin timnya terlalu fokus menyerang tanpa menjaga keseimbangan permainan.
Menurutnya, keseimbangan antara lini depan dan belakang menjadi kunci untuk melangkah lebih jauh. Ia meminta para pemain menjaga konsentrasi agar tidak melakukan kesalahan kecil di area berbahaya.
"Sangat jelas bahwa tim ini menjadi kuat. Masuknya Robin memberi kami kekuatan pertahanan dan tim menunjukkan konsistensi yang lebih besar," jelas Simeone.
"Kami harus meningkatkan performa pertahanan kami ke depannya, karena tidaklah cukup hanya dengan menyerang dengan baik saja," tegasnya.
Ambisi Besar Menuju Leg 2
Menjelang leg kedua di London, Simeone menunjukkan rasa optimis yang tinggi. Ia melihat pertandingan nanti sebagai kesempatan untuk membalas hasil sebelumnya di markas Arsenal.
Simeone yakin energi positif dari laga di Metropolitano bisa dibawa ke Inggris. Ia percaya timnya memiliki momentum untuk tampil maksimal di Emirates Stadium.
"Pertama, saya merasa senang sejak kedatangan di stadion dengan atmosfer dan energinya setelah kami kehilangan sebuah final. Tidak ada kata-kata lagi untuk berterima kasih, tim ini tidak menyerah dan mereka bangkit kembali," ungkap Simeone.
"Di depan kami ada tantangan luar biasa yakni London, lapangan Arsenal, dan kami akan pergi ke sana untuk bermain dengan memberikan segalanya," tutupnya dengan penuh keyakinan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lagi-Lagi Ada Kontroversi VAR di Liga Champions
Liga Champions 30 April 2026, 23:03
-
Jagoan! Arsenal 13 Laga Tak Terkalahkan di Liga Champions
Liga Champions 30 April 2026, 19:49
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Belgia vs Iran: Alireza Beiranvand
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:36
-
Hasil Belgia vs Iran: Setan Merah Gagal Jinakkan Cheetah Persia
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:04
-
Man of the Match Spanyol vs Arab Saudi: Mikel Oyarzabal
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:51
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: La Roja Menang Telak 4-0
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:39
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28

























KOMENTAR