
Bola.net - Nama Peter Schmeichel seringkali disebut sebagai salah satu kiper terhebat dalam sejarah sepak bola. Prestasinya bersama Manchester United, termasuk raihan lima gelar Premier League, menjadi bukti tak terbantahkan dari kualitasnya.
Namun, sang legenda asal Denmark itu ternyata memiliki pandangan yang berbeda. Dalam sebuah kesempatan, ia dengan tegas menunjuk satu nama lain yang menurutnya lebih pantas menyandang status sebagai kiper terbaik sepanjang masa.
Pilihannya ini cukup mengejutkan, mengingat ia harus melewati nama-nama besar seperti Gianluigi Buffon dan Iker Casillas. Ia bahkan harus "menyingkirkan" beberapa rival dan penerusnya di Premier League.
Lantas, siapa sajakah kiper legendaris yang harus ia singkirkan dan siapa satu nama yang akhirnya ia nobatkan sebagai yang terhebat? Inilah perjalanan pemikiran sang kiper legendaris dalam menentukan pilihannya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kalahkan Para Legenda Premier League
Dalam sebuah wawancara bersama Mail Sport, Peter Schmeichel diajak bermain dalam sebuah permainan unik bernama 'winner stays on'. Ia harus memilih satu kiper yang lebih baik dari dua nama yang disodorkan secara bergantian.
Pada awalnya, kiper Liverpool, Alisson Becker, berhasil mengungguli nama-nama seperti Jens Lehmann dan Ederson. Namun, takhta Alisson kemudian direbut oleh pemegang rekor clean sheet Premier League, Petr Cech.
Perjalanan pun berlanjut saat Schmeichel harus memilih antara Cech dan rivalnya sesama generasi, David Seaman. Dengan penuh rasa hormat, ia pun memilih legenda Arsenal tersebut.
"David adalah generasi saya. Kami telah melalui beberapa pertarungan yang luar biasa, dan saya sangat menyukainya. Jadi, maaf, Petr," ujar Schmeichel.
Loyal pada Sesama Ikon Manchester United
Setelah David Seaman, pilihan Schmeichel kemudian jatuh kepada sesama ikon Manchester United, Edwin van der Sar. Ia menunjukkan loyalitasnya kepada kiper raksasa asal Belanda tersebut.
Menariknya, Schmeichel secara konsisten tetap memilih Van der Sar saat dihadapkan dengan nama-nama besar lainnya. Bahkan, legenda sekelas Gianluigi Buffon dan Iker Casillas pun harus "tersingkir".
Ia juga lebih memilih Van der Sar dibandingkan penerusnya di Old Trafford, David De Gea. Hal ini menunjukkan betapa besar rasa hormat yang ia miliki untuk kontribusi Van der Sar selama di United.
Mahkota untuk Neuer
Setelah melewati serangkaian nama besar, hanya ada satu kiper yang pada akhirnya mampu menggeser posisi Edwin van der Sar di mata Schmeichel. Sosok tersebut adalah pahlawan Piala Dunia asal Jerman, Manuel Neuer.
Schmeichel pun memberikan alasan yang sangat kuat di balik keputusannya tersebut. Menurutnya, Neuer adalah seorang revolusioner yang telah mengubah cara pandang dunia terhadap posisi penjaga gawang.
Ia memuji Neuer karena telah membawa sesuatu yang baru dan berbeda ke dalam permainan. Terutama dalam hal kemampuan seorang kiper untuk terlibat dalam membangun serangan dari lini belakang.
"Saya pikir Neuer adalah yang terbaik yang pernah ada," tegas Schmeichel.
"Dia membawa sesuatu yang berbeda dan baru ke dalam permainan. Jadi saya harus memilihnya," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AS Monaco: Klub Elite dari Wilayah Mini dan Bergelimang Trofi
Liga Eropa Lain 23 Juni 2025, 10:42
-
Lionel Messi Pernah Takut Lawan Gelandang Inggris Ini, Siapa Dia?
Liga Champions 23 Juni 2025, 07:19
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR