
Bola.net - Pemain pinjaman dari Manchester United, Marcus Rashford, kembali membuktikan ketajamannya bersama Barcelona. Ia baru saja mencetak dua gol untuk membantu timnya menang telak di Liga Champions.
Dalam laga yang digelar pada Selasa (21/10/2025) malam WIB, Barcelona sukses menghancurkan Olympiacos dengan skor 6-1. Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi mereka di papan atas klasemen.
Performa gemilang ini seolah menjadi jawaban Rashford atas masa-masa sulitnya di Old Trafford. Ia kini bahkan berhasil memuncaki daftar pemain dengan keterlibatan gol terbanyak di Eropa.
Tidak hanya kembali menemukan sentuhan emasnya dalam mencetak gol, Rashford juga memasang target pribadi yang sangat ambisius. Ia bertekad untuk menjadi mesin assist utama bagi raksasa Catalunya tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Ketajaman di Liga Champions

Marcus Rashford benar-benar menjadi bintang utama Barcelona di panggung Liga Champions musim ini. Dua golnya ke gawang Olympiacos merupakan brace keduanya di kompetisi ini.
Sebelumnya, ia juga berhasil mencetak dua gol saat Barcelona menghadapi Newcastle. Dengan tambahan satu assist, Rashford kini resmi memuncaki daftar pemain dengan keterlibatan gol terbanyak (5) di Liga Champions.
"Senang bisa mencetak dua gol, dan Fermin dengan hat-tricknya, dan secara keseluruhan ini performa yang bagus," ujar Rashford melalui media sosial klubnya.
"Jadi saya puas dengan performa ini, dan kami akan melaju lagi di pertandingan berikutnya," sambungnya dengan percaya diri.
Target Pribadi Rashford
Kebangkitan Rashford di Barcelona bukan hanya soal mencetak gol. Sang pemain diyakini telah menetapkan target pribadi yang menunjukkan perubahan besar dalam mentalitasnya.
Ia dilaporkan ingin menjadi kreator utama tim dengan menargetkan 30 hingga 40 assist. Angka tersebut tentu saja sangat fantastis dan ambisius.
Sebagai perbandingan, ia hanya mampu mengemas total 27 assist dalam tiga musim terakhirnya. Hal ini menunjukkan betapa besar kepercayaan diri yang ia miliki saat ini.
Menemukan Kembali Kehidupan di Catalunya
Performa impresif Rashford di Spanyol berbanding terbalik dengan situasinya di Manchester United. Ia seolah menemukan kembali gairah dan sentuhan terbaiknya setelah dipinjamkan.
Kegagalan untuk terkoneksi dengan manajer baru United, Ruben Amorim, menjadi salah satu pemicu kepindahannya. Ia sebelumnya juga sempat bersinar saat dipinjamkan ke Aston Villa.
Rashford sempat menyalahkan "lingkungan yang tidak konsisten" di Old Trafford sebagai penyebab penampilannya menurun. Ia merasa butuh stabilitas untuk bisa kembali ke level terbaiknya.
Kritik dari Roy Keane
Meskipun Rashford kini sedang menuai banyak pujian, legenda Manchester United, Roy Keane, punya pandangan lain. Ia justru menyebut Rashford adalah bagian dari masalah yang ada di Old Trafford.
Menurut Keane, sebagai pemain senior di MU, Rashford seharusnya bisa menjadi panutan dan menetapkan standar bagi para pemain baru. Namun, yang terjadi di lapangan justru sebaliknya, yang membuat banyak pihak frustrasi.
"Seharusnya dia yang menetapkan standar dan menunjukkan kepada orang-orang baru di klub bagaimana rasanya menjadi pemain Man United," kritik Keane.
"Tetapi itu sudah banyak didokumentasikan. Apa yang harus kita lihat adalah dia punya kesempatan sekarang dengan Inggris dan dia pantas mendapatkannya," lanjutnya.
Masalah Bahasa Tubuh yang Meresahkan
Roy Keane mengakui bahwa tidak ada seorang pun yang meragukan talenta fantastis yang dimiliki oleh Rashford. Akan tetapi, ada satu hal yang secara konsisten menjadi sumber kekecewaan para penggemar.
Masalah tersebut adalah bahasa tubuh Rashford di atas lapangan. Ia seringkali tertangkap kamera terlihat malas, enggan berlari kembali untuk bertahan, atau tidak melakukan pressing dengan semestinya.
"Tidak ada keraguan tentang bakatnya, dia jelas fantastis," aku Keane.
"Tetapi bagian yang akan membuat para penggemar frustrasi adalah bahasa tubuhnya, tidak berlari kembali atau tidak melakukan pressing dengan benar," pungkasnya.
Akhir pekan nanti, ia akan menghadapi tantangan terbesarnya di Spanyol. Rashford akan melakoni debut El Clasico melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dean Huijsen Beri Sinyal Comeback di El Clasico Kontra Barcelona
Liga Spanyol 22 Oktober 2025, 23:08
-
Hansi Flick Acungi Jempol Performa Marcus Rashford: Makin Hari, Makin Sip!
Liga Champions 22 Oktober 2025, 11:49
LATEST UPDATE
-
PGMOL Didesak Hukum Arsenal Soal Taktik Bola Mati yang Rugikan Man United
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:45
-
Titik Balik Kekalahan Arsenal dari Man United: Saat Arteta Murka di Awal Petaka
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:44
-
Gemuruh Nyanyian Fans Juventus Sindir Antonio Conte: Lompat Bersama Kami!
Liga Italia 26 Januari 2026, 22:12
-
Begini Cara Luis Enrique Goda Dro Fernandez Tinggalkan Barcelona
Liga Eropa Lain 26 Januari 2026, 20:27
-
6 Poin dari City dan Arsenal: Stop Ragukan Michael Carrick!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 19:17
-
No Palmer No Problem: Chelsea Masih Punya Duo Brasil!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:47
-
David Beckham Ejek Anaknya Usai Man United Tumbangkan Arsenal 3-2 di Emirates
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06























KOMENTAR