
Bola.net - Trent Alexander-Arnold berharap Liverpool bisa masuk ke final Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun agar tahun 2020 ini jadi tahun yang sempurna bagi The Reds.
Jurgen Klopp telah mengubah Liverpool menjadi tim yang sangat kuat dan sulit dikalahkan. Kerja kerasnya sejak akhir tahun 2015 mulai terbayarkan.
Liverpool mulai bisa bersaing meraih gelar juara di berbagai ajang kompetisi. Namun untuk saat ini prestasi The Reds jauh lebih menonjol di pentas Eropa.
Liverpool sempat masuk ke final Liga Europa pada tahun 2016 meski gagal juara. Kemudian pada musim 2017-18, The Reds mampu menapak ke final Liga Champions meski pada akhirnya kalah dari Real Madrid.
Pada musim berikutnya, Liverpool kembali bisa masuk ke final Liga Champions. Kali ini di final mereka berhasil mengalahkan Tottenham.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Lawan Sulit
Sekarang Liverpool sudah berhasil lolos dari fase grup. Di babak 16 besar alias knockout, The Reds dihadapkan dengan wakil La Liga, Atletico Madrid.
Trent Alexander-Arnold menyebut laga itu akan sulit bagi Liverpool. Namun ia sangat bersemangat untuk menjalaninya, khususnya demi melihat duel antara Jurgen Klopp dengan bos Atletico Madrid, Diego Simeone.
"Semoga kami bisa mencapai final Liga Champions lagi, tetapi kami mendapatkan hasil undian yang sulit. Atletico Madrid adalah tim yang keras kepala, tim yang sulit dihancurkan, dan tim yang penuh gairah dengan manajer yang bersemangat," tuturnya pada Official Matchday Programme Liverpool.
"Sangat menarik untuk melihat dua manajer di pinggir lapangan dan melihat siapa yang lebih bersemangat!" seru Trent.
Final Liga Champions Ketiga
Trent Alexander-Arnold tentu berharap Liverpool bisa memenangi duel lawan Atletico Madrid itu dan masuk ke final lagi untuk ketiga kalinya secara beruntun. Dan jika menang maka tahun 2020 akan terasa sempurna baginya.
“Kami menikmati Liga Champions tahun lalu karena kami mengalami kesulitan. Setiap pertandingan yang kami dapatkan untuk mencapai final adalah melawan lawan yang berbeda setelah grup yang sangat berat," serunya.
“Kami mendapatkan grup yang berat tahun ini dan lawan di babak 16 besar yang sulit, tetapi kami ingin diuji sebagai tim karena itu akan mengeluarkan kemampuan terbaik kami. Jika Anda ingin menjadi yang terbaik, Anda harus mengalahkan yang terbaik, jadi bagi kami ini tentang menguji diri sendiri sebanyak mungkin," koarnya.
"Mudah-mudahan kami akan dapat kembali ke Istanbul lagi, yang akan sangat besar bagi klub. Tetapi agar memiliki tahun 2020 yang sempurna kami perlu memenangkan trofi sebanyak mungkin," pungkasnya.
Liverpool sendiri memiliki kenangan indah di Istanbul. Pada tahun 2005 silam, The Reds di era Steven Gerrard berhasil menjadi juara Liga Champions setelah berhasil mengalahkan AC Milan dalam sebuah laga yang sangat dramatis.
(liverpoolfc.com)
Baca Juga:
- Liverpool Layangkan Tawaran untuk Rekrut Kiper Turki, Siapa Dia?
- Ada Virgil van Dijk, Ini 5 Calon Peraih Penghargaan Pemain Terbaik Premier League 2019-2020
- Reaksi Kocak Netizen Setelah Liverpool Umumkan Pakai Jersey Nike: Bisa Beli Ronaldo dan Messi
- Ironi Manchester United vs Liverpool, Gaji Lebih Mahal tapi Prestasi Buruk
- Pujian Setinggi Langit Sokratis untuk Virgil van Dijk
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Target Trent di 2020: Ingin Liverpool Masuk Final Liga Champions Lagi
Liga Champions 8 Januari 2020, 16:45
-
4 Januari 2016: Langkah Awal Zinedine Zidane Bawa Real Madrid Dominasi Eropa
Liga Spanyol 4 Januari 2020, 19:04
-
Tentang Peluang Juara Real Madrid, Zinedine Zidane Berhenti Berharap
Liga Spanyol 4 Januari 2020, 06:00
-
Pilih Liga Champions atau La Liga, Real Madrid?
Liga Spanyol 4 Januari 2020, 05:40
-
11 Tantangan yang Menunggu Lionel Messi di Tahun 2020
Liga Spanyol 2 Januari 2020, 08:00
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR