
Bola.net - PSG memetik kemenangan penting saat berjumpa Real Madrid pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions, Rabu (16/3/2022) dini hari WIB. PSG menang dengan skor 1-0 pada duel di Parc des Princes tersebut.
PSG harus berjuang ekstra keras. PSG punya peluang lewat penalti Lionel Messi tetapi gagal. PSG harus menunggu hingga menit 90+4 untuk mendapatkan gol kemenangan lewat aksi solo Kylian Mbappe.
Real Madrid bertahan dengan dalam dan solid. Di sisi lain, Madrid punya lini depan yang sangat meragukan pada duel melawan PSG. Sebab, tidak ada satu pun shots on target yang dilepaskan Madrid ke gawang PSG.
Lantas, seperti apa performa pemain kedua tim? Siapa pemain dengan penampilan terbaik dan terburuk? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters:
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Terbaik: Thibaut Courtois

Seperti David de Gea di MU, Courtois juga melakukan tugas yang sama untuk Real Madrid pada laga melawan PSG. Dia tampil sangat solid sepanjang laga, walau akhirnya kebobolan.
Menepis penalti Messi hanya satu dari sekian aksi gemilang Courtois. Sepanjang laga, kiper asal Belgia itu melakukan delapan kali penyelamatan krusial.
Terburuk: Lionel Messi

Messi punya segalanya untuk menjadi yang terbaik pada duel PSG vs Real Madrid. Messi adalah pemain yang paling banyak melepas shots (8), dribel (5), dan hanya kalah dari Verratti untuk umpan kunci (4).
Tapi, Messi gagal mencetak gol maupun assist. Satu momen yang membuat aksi Messi tampak minor adalah kegagalan mengeksekusi penalti. Sepakannya bisa ditepis Courtois.
Terbaik: Nuno Mendes

Satu nama yang mungkin tidak banyak disorot tapi punya peran penting, Nuno Mendes. Pemain yang sangat sulit dilewati. Marco Asensio tidak berdaya di hadapan Mendes.
Mendes membuat lima tekel sukses sepanjang laga, paling banyak dibanding pemain lain. Dengan kecenderungan Mbappe yang tidak ikut membantu bertahan, tugas Mendes di sisi kiri pertahanan PSG sangat penting.
Terburuk: Dani Carvajal

Carvajal punya hari yang berat. Dia harus menjaga salah satu pemain terbaik dunia saat ini, Mbappe. Carvajal harus berjibaku dan beberapa kali areanya diobok-obok oleh Mbappe.
Carvajal kesulitan menjaga Mbappe. Bahkan, pada menit ke-61, Carvajal membuat pelanggaran pada Mbappe yang berujung pada hukuman penalti. Carvajal kemudian ditarik keluar pada menit ke-72.
Terbaik: Marco Verratti

Verratti mungkin tenggalam di balik aksi impresif Mbappe. Tapi, peran gelandang asal Italia itu sangat vital. Dialah otak dari permainan PSG lewat distribusi bolanya.
Verratti menjadi pemain yang paling banyak melepas umpan kunci untuk PSG, enam kali. Aksinya benar-benar sangat menentukan. "Seorang jenius," puji Neymar usai pertandingan.
Terburuk: Eder Militao

Jika dibanding David Alaba, performa Eder Militao tampak cukup minor. Dia kesulitan meladeni kecepatan pemain depan PSG. Militao juga sering kalah duel satu lawan satu.
Salah satu momen terburuk Militao adalah saat dilewati Mbappe pada proses gol. Bersama Vazquez, Militao harusnya bisa melakukan lebih baik untuk meredam Mbappe.
Terbaik: Neymar

Neymar baru sembuh dari cedera. Dia dimainkan pada menit ke-73, untuk menggantikan Angel Di Maria. Neymar benar-benar menjadi pembeda dengan pengaruh besarnya di lapangan.
Neymar sempat berada pada situasi berhadapan dengan Courtois, tapi gagal menyelesaikan peluang itu. Pada akhirnya, umpan backheel Neymar menjadi awal mula dari terciptanya gol Mbappe.
Terburuk: Marco Asensio

Rencana Ancelotti cukup jelas. Bermain lebih dalam dan menyiapkan serangan balik dari kedua sisi winger. Tapi, Asensio tidak mampu mengembang tugas itu dengan baik.
Pergerakan Asensio mudah dibaca oleh Nuno Mendes. Asensio memang melakukan empat dribel sukses, dari enam kesempatan. Tapi, dia gagal melepas satu pun shots sepanjang laga.
Terbaik: Kylian Mbappe

Mbappe menjadi penentu kemenangan bagi PSG. Bomber Timnas Prancis mencetak gol yang indah pada waktu yang sangat krusial. Mbappe melepas Vazquez dan Militao sebelum menceploskan bola ke gawang.
Sepanjang laga, Mbappe melepas tujuh shots. Empat tepat sasaran tetapi masih digagalkan Courtois. Hanya satu shots dari Mbappe yang melenceng.
Terburuk: Vinicius Junior

Vinicius tenggelam di tengah performa apik para pemain belakang PSG. Pemain asal Brasil, seperti halnya Asensio, gagal memberi dampak besar bagi lini depan Madrid.
Vinicius hanya sekali sukses melakukan dribel dari empat kesempatan. Itu pun tidak cukup untuk memberi ancaman bagi Danilo Pereira dan Achraf Hakimi yang menjaganya.
Terbaik: Mauricio Pochettino

Pochettino membuat dua pergantian pemain pada duel melawan Madrid. Tapi, kedua pergantian itu sangat menentukan jalannya laga.
Setelah melihat Modric ditarik keluar, Pochettino memainkan Gueye dan PSG pun tampil lebih agresif. Sebelumnya, ada Neymar yang dimainkan pada menit ke-73 dan menjadi pembeda bagi lini serang PSG.
Terburuk: Carlo Ancelotti

Ancelotti memainkan starting XI yang tepat dan solid untuk meladeni PSG. Tapi, pergantian pemain yang dilakukan pelatih asal Italia itu tampak tidak efektif.
Masuknya Gareth Bale dan Eden Hazard sama sekali tidak membantu kinerja lini depan. Justru, keluarnya Benzema membuat Madrid tidak punya pemain yang bisa menahan bola di lini depan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Siapa yang Berpeluang Gagalkan Man City Juara EPL dan UCL? Jawabannya Adalah Liverpool
Liga Champions 16 Februari 2022, 22:41
-
Usai Cetak Gol, Apakah Kylian Mbappe akan Pindah ke Real Madrid?
Liga Champions 16 Februari 2022, 17:23
-
Lionel Messi dan 10 Besar Pemain Tersubur di Fase Gugur Liga Champions
Liga Champions 16 Februari 2022, 15:47
-
Percakapan 'Panas' Karim Benzema dan Kylian Mbappe di Lorong Stadion: Pembohong, Gila!
Liga Champions 16 Februari 2022, 14:13
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR