Bola.net - Para penikmat bola di penjuru dunia banyak dihibur oleh aksi para playmaker kelas dunia yang muncul di era tahun 1990an.
Seorang playmaker berperan penting dalam irama permainan sepak bola. Ia bertugas mendistribusikan bola dan memberi jalan bagi stiker untuk mencetak gol.
Lionel Messi di era Pep Guardiola tidak akan tajam tanpa kehadiran Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Sementara Cristiano Ronaldo saat berseragam Real Madrid membutuhkan sosok Luka Modric dan Toni Kroos untuk menopangnya.
Jauh sebelum era Iniesta dan kawan-kawan, penggila sepak bola era 90-an memiliki pilihan tersendiri untuk playmaker terbaik mereka. Pada era itu muncul nama-nama seperti Zinedine Zidane, Rui Costa, hingga Roberto Baggio.
Mereka seperti menjadi inspirasi bagi para gelandang serang yang muncul saat ini. Berikut beberapa playmaker hebat pada era 90-an dilansir dari Planet Football.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Michael Laudrup
Michael Laudrup merupakan pemain terbaik Denmark di masanya. Ia memiliki periode bermain pada 1989-1996.
Awal 1990-an ia mendapatkan 58 caps untuk negaranya dan mencetak 23 gol. Sementara di level klub, ia berhasil memenangkan gelar Serie A bersama Juventus dan dua kali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Denmark.
Setelah itu, ia juga ikut terlibat dalam empat gelar La Liga berturut-turut bagi Real Madrid. Pada 1999 ia mendapat penghargaan pemain asing terbaik sepak bola Spanyol dalam 25 tahun terakhir.
Roberto Baggio
Roberto Baggio merupakan playmaker andal asal Italia. Ia mampu mencetak 220 gol di Serie A sebelum kariernya hancur karena cedera.
Ia juga merupakan eksekutor penalti yang ulung. Namun, satu kegagalan dalam mengeksekusi penalti pada Piala Dunia 1994 mengubah segalanya.
Permainan yang menawan selama perhelatan tersebut rontok dan semua orang hanya mengingat penalti buruknya. Namun, terlepas dari itu, ia tetap merupakan satu di antara playmaker terbaik era 90-an.
Paul Gascoigne
Paul Gascoigne merupakan playmaker kreatif dari tanah Inggris. Ia bersinar pada Piala Dunia 1990.
Ia kemudian melanglang buana ke luar Inggris sejak 1992. Dimulai dari Lazio dan lalu ke Rangers. Namun, kariernya hancur mendekati 1990-an akhir. Hidupnya sering terlibat masalah karena karakternya yang temperamental.
Gheorghe Hagi
Gheorghe Hagi mendapat julukan Maradona of the Carpathians. Pria perpaspor Rumania itu hampir membawa negaranya lolos ke semifinal Piala Dunia 1994.
"Hagi bisa menjadi pemain terbaik di dunia setelah Maradona," kata pelatih rumania, Mircea Lucescu, sebelum turnamen itu.
Dalam karier klubnya, Hagi pernah memperkuat dua tim besar Spanyol yakni Real Madrid dan Barcelona.
Dennis Bergkamp
Dennis Bergkamp terkenal sebagai pemain bersinar di bawah asuhan Arsene Wenger. Ia menjadi playmaker yang pas untuk rekan-rekannya di Arsenal.
"Semuanya harus sempurna, bahkan dalam pelatihan. Semuanya seratus persin. Dia pria yang sangat lucu tetapi ketika dia bekerja tidak ada lelucon," kenang Thierry Henry.
Ia juga merupakan tokoh kunci Arsenal meraih juara Premier League dengan predikat The Invincible.
Rui Costa
Berambut panjang, mampu mencetak gol-gol indah, dan punya kemampuan di atas rata-rata. Semua kategori tersebut melekat pada diri legenda sepak bola Portugal, Manuel Rui Costa.
Penampilan apiknya bersama AC Milan mungkin baru datang setelah era 1990-an. Namun, kehebatannya saat berbaju Fiorentina sudah cukup membuatnya menjadi satu di antara playmaker hebat di era 1990-an.
Zinedine Zidane
Nama Zinedine Zidane muncul sebagai satu di antara playmaker hebat menjelang akhir 1990-an. Ia sukses meraih gelar Piala Dunia 1998, Piala Eropa 2000 bersama Timnas Prancis, dan beberapa trofi bergensi bersama Real Madrid.
Ia juga dinobatkan sebagai Man of the Match di final Piala Eropa 2020, Pemain Terbaik Dunia FIFA, dan Ballon d'Or. Rekan setim Zidane di Juventus, Edgar Davids, pernah menyebutnya sebagai pemain spesial.
"Ia menciptakan ruang ketika rasanya tidak ada. Tak masalah bagaimana ia mendapatkan bola, maka ia bisa keluar dari masalah," kata Davids tentang Zidane.
Sumber Asli: Planet Football
Disadur dari Bola.com/Penulis Hanif Sri Yulianto/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 12 Februari 2020
Baca Juga:
- Striker Mainz Ini Tipu Lawannya Dengan Cerdik untuk Bisa Cetak Gol
- Nekat! Orang Ini Nge-Prank Gattuso dan Nyaris Kena Gampar
- 11 Penjualan Termahal MU di Era Ferguson, Bagaimana Nasibnya Usai Tinggalkan Old Trafford?
- Deretan Pemain yang Mampu Ungguli Jumlah Gol dan Assist Cristiano Ronaldo, Ada Lionel Messi
- Juventus Cocok untuk Josep Guardiola, Ini Alasannya
- Reaksi Netizen Setelah Dembele Kembali Cedera: Sudah, Pensiun Saja!
- Ini Lauryn Goodman, Model yang Sebut Kyle Walker Sebagai Ayah Bayi yang Dikandungnya
- Lewati Messi, Salah Kini Jadi Winger Kanan Paling Berharga di Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Termasuk Zidane, Ini Barisan Playmaker Top di Era 90-an
Liga Champions 12 Februari 2020, 22:24
-
16 Besar Liga Champions: Bayern Munchen Dijagokan Singkirkan Chelsea
Liga Champions 12 Februari 2020, 18:49
-
Lewati Messi, Salah Kini Jadi Winger Kanan Paling Berharga di Dunia
Liga Champions 11 Februari 2020, 22:51
-
Sergio Ramos, Defender Rasa Striker
Liga Champions 11 Februari 2020, 22:26
-
Diminta Pilih Messi Atau Ronaldo, Jawaban Trent Justru Mengejutkan
Liga Champions 11 Februari 2020, 18:50
LATEST UPDATE
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
-
Milan vs Como Hanya Seri karena Blunder Maignan, Gabbia: Jangan Fokus pada Satu Kesalahan
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:41
-
Milan vs Como: 2 Poin yang Hilang Terasa Menyakitkan Bagi Gabbia
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:27
-
Sukses dengan Cunha, Manchester United Berminat Boyong Berlian Wolverhampton Ini?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:43
-
Cari Bek Kanan Baru, Manchester United Impor Raja Assist Borussia Dortmund?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:20
-
MU Ultimatum Barcelona: 30 Juta Euro atau Rashford Balik ke Old Trafford!
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:01
-
Begini Cara Tim Medis Barcelona Jaga Performa Lamine Yamal Selama Puasa Ramadan
Liga Spanyol 19 Februari 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR