
Bola.net - - Georginio Wijnaldum menyebut Roberto Firmino sangat penting bagi Liverpool karena ia bertugas sebagai pemain yang menentukan kapan pressing pada lawan dilakukan.
Firmino awalnya adalah seorang gelandang. Namun Jurgen Klopp kemudian menjadikannya seorang penyerang tengah.
Firmino tampil apik di posisi barunya itu. Ia sanggup mencetak banyak gol dan membantu Mohamed Salah dan Sadio Mane menjebol gawang lawan pula.
Namun perannya lebih dari sekedar menjebol pertahanan lawan. Ia juga jadi pemain pertama yang memulai fase bertahan timnya.
Perannya sangat vital bagi permainan Liverpool. Dan hal itu sangat terasa ketika ia harus absen karena cedera otot beberapa pekan belakangan ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sangat Penting
Namun untungnya pemain asal Brasil itu sekarang sudah pulih total dari cederanya. Ia disebut akan bisa fit untuk bermain di final Liga Champions kontra Tottenham pada 2 Juni mendatang.
Wijnaldum kemudian ditanya apa arti penting kembalinya Firmino di laga final tersebut. "Sangat penting," jawab gelandang asal Belanda itu pada situs resmi Liverpool.
"Ia mengatur pressing dari depan dan kami hanya berusaha mengikutinya. Juga, ketika kami menguasai bola, ia seperti gelandang ekstra. Ia sangat penting dalam dua hal," serunya.
"Bahkan ketika gelandang [lawan] menguasai bola, ia mencoba muncul dari belakang untuk merebut bola. Ia adalah bek tambahan, tetapi juga seorang striker," puji Wijnaldum.
Siap Main Jadi Penyerang
Firmino tampil sebagai pemain pengganti saat Liverpool bersua Barcelona di leg pertama semifinal Liga Champions. Setelah Naby Keita Cedera, ia didorong maju untuk mengisi pos penyerang.
Sayangnya ia tak bisa memberikan banyak kontribusi di laga itu. Liverpool pun kalah 3-0. Wijnaldum mengaku ia tak berharap main di pos itu lagi akan tetapi jika memang Klopp menginginkannya main di posisi itu lagi, ia siap melaksanakannya.
"Saya lebih suka bermain di lini tengah. Tetapi jika manajer membutuhkan saya di sana saya akan bermain di mana saja," serunya.
"Itu posisi yang sulit untuk dimainkan, dan saya pikir Divock atau Sturridge adalah pilihan yang lebih baik [daripada saya]! Tetapi seperti yang saya katakan, manajer memutuskan di mana saya bermain dan jika ia membutuhkan saya di sana, maka saya akan bermain di sana," tegas Wijnaldum.
Georginio Wijnaldum sendiri tampil apik di leg kedua. Ia mencetak dua gol dari bangku cadangan dan membuat Liverpool menang 4-0.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wijnaldum Jelaskan Arti Penting Firmino Bagi Liverpool
Liga Champions 28 Mei 2019, 21:17
-
Prediksi Jurgen Klopp Atas Duel Tottenham vs Liverpool
Liga Champions 28 Mei 2019, 20:08
LATEST UPDATE
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
-
Surabaya Samator Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 20:23
-
Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
Liga Italia 22 Februari 2026, 20:22
-
Gagal ke Final Four, Bandung BJB Tandamata Kejar Kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri
Voli 22 Februari 2026, 20:01
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR