Bola.net - Bola.net - Chelsea menelan kekalahan 0-2 dari Everton pada akhir pekan kemarin dalam pertandingan Premier League. Kekalahan tersebut membuat mereka sekarang berada di posisi keenam di klasemen sementara.
Chelsea saat ini mengumpulkan 57 poin dari 30 pertandingan. Mereka terpaut satu poin dari Manchester United yang menempati posisi kelima.
Selain itu, itu adalah kekalahan ketujuh Chelsea di Premier League musim ini dan artinya sudah kalah lebih dari 25% dari pertandingan mereka di liga. Mereka juga kalah dari Manchester United di FA Cup.
Jika mereka finis di luar empat besar di liga, Chelsea bakal gagal lolos ke Liga Champions untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Posisi Maurizio Sarri di klub pasti berada dalam bahaya.
Sarri diangkat sebagai manajer Chelsea pada awal musim. Namun, pelatih asal Italia itu belum sepenuhnya mampu memenuhi ekspektasi para pendukung klub sejauh ini.
Berikut ini 3 alasan mengapa Chelsea sering menelan kekalahan pada musim ini seperti dilansir Sportskeeda.
Pertahanan Rapuh

Chelsea sangat menderita pada musim ini karena buruknya kinerja pemain belakang mereka. Antonio Rudiger merupakan pemain reguler di jantung pertahanan tetapi ia gagal melakukan tekel bersih di dalam dan sekitar kotak. David Luiz juga tidak terlihat solid saat bertahan dan sudah melakukan beberapa kesalahan fatal di daerah pertahanan.
Selain itu, bek sayap Chelsea Marcos Alonso dan Cezar Azpilicueta juga tidak tampil bagus pada musim ini. Alonso melakukan pelanggaran yang tidak perlu sehingga Everton mendapat hadiah penalti. Azpilicueta juga sepertinya lebih nyaman saat maju ke depan.
Karena alasan tersebut, Chelsea sudah kebobolan banyak gol dalam beberapa pertandingan. Mereka kebobolan enam gol melawan City dan empat gik melawan Bournemouth. Arsenal dan United mampu memasukkan dua gol ke gawang Chelsea.
Chelsea tidak bermain di Liga Champions musim ini sehingga mereka tidak bertemu dengan tim raksasa di Eropa. Kalau tidak, mereka mungkin akan kebobolan lebih banyak lagi. Sarri harus segera menemukan solusi untuk masalah pertahanan timnya.
Lini Tengah Kurang Kreativitas

Lini tengah Chelsea sangat kurang kreativitas karena mereka memainkan dua gelandang bertahan dalam formasi 4-3-3. N'Golo Kante bermain sebagai gelandang kanan untuk mengakomodasi Jorginho sebagai pemain bertahan.
Jorginho dan Kante sebenarnya bisa mencetak beberapa gol, tetapi itu belum cukup bagi Chelsea. Matteo Kovacic dan Ross Barkley juga bermain sebagai gelandang tengah, tetapi mereka lebih nyaman bermain box-to-box.
Barkley sudah mencetak 8 gol musim ini dan Kovacic belum mencetak satu pun untuk Chelsea. Ini sangat kontras dengan mantan gelandang Chelsea seperti Frank Lampard, yang biasanya mencetak sekitar 20 gol per musim.
Chelsea bisa memberikan waktu bermain yang lebih banyak kepada pemain-pemain seperti Callum Hudson-Odoi dan Willian. Mereka punya kreativitas yang lebih banyak dan skill yang lebih baik.
Pemain Depan Tak Ikut Bertahan

Penyerang Chelsea belum banyak berkontribusi dalam bertahan. Mereka biasanya tidak sering menekan pemain belakang lawan dan tidak terbiasa kembali ke daerah pertahanan mereka.
Akibatnya, Chelsea sering kekurangan pemain di sepertiga tengah dan lawan mereka bisa mengambil keuntungan dari itu. Gonzalo Higuain dan Pedro saat berusia 30 tahun dan sangat tidak nyaman sering turun ke belakang.
Selain itu, Eden Hazard lebih memilih untuk tetap di sayap dan melakukan serangan dari sana, tetapi terkadang ia juga tidak mau ikut bertahan. Selain itu, lini depan Chelsea terlalu mudah kehilangan bola dan tidak langsung menekan setelah itu. Itu sangat kontras dengan tim seperti Barcelona, yang para penyerangnya menekan sangat tinggi untuk memenangkan bola kembali.
Barcelona juga bermain dengan formasi 4-3-3 selama lebih dari satu dekade, tetapi pressing tinggi mereka memungkinkan untuk menahan bola lebih sering di sepertiga akhir.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eden Hazard Tunda Negosiasi Dengan Real Madrid?
Liga Spanyol 20 Maret 2019, 16:20
-
Juventus Seriusi Perburuan N'Golo Kante
Liga Italia 20 Maret 2019, 16:00
-
3 Alasan Chelsea Sering Kalah Musim Ini
Editorial 20 Maret 2019, 12:40
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 10 April 2026, 14:00
-
Prediksi Atalanta vs Juventus 12 April 2026
Liga Italia 10 April 2026, 13:41
-
Prediksi St. Pauli vs Bayern 11 April 2026
Bundesliga 10 April 2026, 13:30
-
Prediksi Barcelona vs Espanyol 11 April 2026
Liga Spanyol 10 April 2026, 12:48
-
PSIM vs PSM Makassar: Menanti Ledakan Savio Sheva di Stadion Sultan Agung
Bola Indonesia 10 April 2026, 11:35
-
Layakkah Harry Maguire Masih Termasuk Jajaran Bek Terbaik Dunia?
Liga Inggris 10 April 2026, 11:34
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:33
-
Prediksi West Ham vs Wolves 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:26
-
Prediksi Milan vs Udinese 11 April 2026
Liga Italia 10 April 2026, 11:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25


























KOMENTAR