Bola.net - Bola.net - Real Madrid menelan kekalahan saat berkunjung ke markas CSKA Moscow pada pertandingan fase grup Liga Champions di Grup G. Mereka dipermalukan klub asal Rusia itu dengan skor tipis 1-0 di Luzhniki, Rabu (3/10/2018) dinihari WIB.
Gawang Madrid sudah harus kebobolan saat pertandingan baru berjalan dua menit lewat gol Nikola Vlasic. Selepas itu, Los Blancos berusaha keras untuk mencari gol balasan, namun tak kunjung didapat hingga laga usai.
Kekalahan tersebut membuat Madrid melorot ke posisi tiga klasemen Grup G dengan tiga poin setelah kalah selisih gol dengan AS Roma di posisi kedua. Sementara itu, CSKA berada di puncak dengan empat poin.
Berikut ini tiga alasan Real Madrid kalah dari CSKA Moscow seperti dilansir Sportskeeda.
Tak Ada Finisher

Setelah kepergian Cristiano Ronaldo, Real Madrid tidak mendatangkan pengganti yang bisa mencetak gol seperti pemain Portugal tersebut selama sembilan tahun terakhir. Presiden Florentino Perez berusaha membawa Eden Hazard dari Chelsea dan juga ada rumor tentang Neymar. Namun, yang datang justru Mariano Diaz setelah satu tahun bermain dengan klub Prancis, Olympique Lyon.
Dengan absennya Gareth Bale dan Isco, Mariano seharusnya menjadi starter bersama Karim Benzema. Namun, Julen Lopetegui punya rencana lain dengan memainkan Marco Asensio dan Lucas Vazquez di sisi sayap.
Asensio kurang punya kecepatan dan penguasaan bola dan sering kehilangan bola. Di sisi lain, Vazquez menciptakan satu atau dua gerakan, tetapi gagal memberikan hasil yang nyata.
Selama di Madrid, Ronaldo bisa sendirian menyelamatkan timnya dalam pertandingan seperti ini. Namun, Madrid sekarang tidak punya finisher yang bisa menyelamatkan tim ketika mereka mengalami hari yang buruk. Mariano atau Vinicius Junior punya kemampuan, tetapi belum mendapat kesempatan bermain yang cukup dari pelatih.
Pertahanan Solid CSKA

Untuk pertama kalinya pada musim ini, pelatih CSKA Viktor Goncharenko memainkan empat pemain belakang yaitu Kirill Nababkin, Nikita Chernov, Rodrigo Becao dan Mario Fernandes. Jaka Bijol dan Ilzat Akhmetov bermain sebagai gelandang bertahan. Itu menciptakan lini pertahanan yang solid sehingga Real Madrid gagal memenangkan pertandingan.
Real mencatatkan 26 tembakan, di mana hanya tiga yang tepat mengenai sasaran dan itu menunjukkan pemain CSKA bermain bagus dalam pertandingan. Casemiro, Mariano dan Benzema hampir mencetak gol tapi usaha mereka membentur tiang gawang.
Pendukung CSKA harus berterima kasih kepada kapten mereka Igor Akinfeev. Meski mendapat kartu merah pada menit akhir, sang kiper tampil luar biasa. Dia menyelamatkan dua tembakan penting masing-masing dari Modric dan Asensio.
Lopetegui Terlalu Banyak Lakukan Rotasi

Sepertinya Lopetegui lebih suka mengubah banyak hal dan bukan tipe pelatih yang akan menurunkan tim yang sama dalam dua pertandingan berturut-turut. Melawan CSKA, Alvaro Odriozola sepertinya akan menjadi starter di posisi bek kiri untuk menggantikan Marcelo. Tapi Lopetegui berubah pikiran dan memberikan Sergio Reguilon debut di Liga Champions.
Selain itu, pelatih asal Spanyol itu memutuskan membangkucadangkan Luka Modric meski mereka kehilangan Gareth Bale, Isco dan Sergio Ramos. Toni Kroos dan Modric sudah saling memahami di lini tengah, tetapi tanpa Modric, Kroos tidak bisa menjadi bos di lini tengah.
Lopetegui memang memasukkan Modric dan Mariano Diaz di babak kedua, tapi mereka sudah terlambat untuk bisa membuat perbedaan karena CSKA sedang mengendalikan permainan.
Ayo Bantu Sulawesi Tengah Bangkit!
Mau bantu para korban gempa & tsunami di Pulau Sulawesi? silahkan berdonasi lewat link ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Catatan Laga CSKA Moscow vs Real Madrid: Kegagalan Sang Juara Bertahan
Liga Champions 3 Oktober 2018, 18:00
-
Soal Ronaldo, Navas: Matahari Tak Bisa Ditutup dengan Jari
Liga Spanyol 3 Oktober 2018, 16:18
-
Nacho: Rindu Ronaldo? Kita Tidak Hidup di Masa Lalu
Liga Spanyol 3 Oktober 2018, 15:42
-
Enam Laga Tanpa Gol, Lopetegui Tetep Bela Benzema
Liga Spanyol 3 Oktober 2018, 14:04
-
3 Alasan Real Madrid Kalah Dari CSKA Moscow
Editorial 3 Oktober 2018, 13:05
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR