Bola.net - Melakukan pelanggaran dalam pertandingan sepak bola merupakan suatu hal yang lumrah. Bahkan tidak jarang pelanggaran yang terjadi cukup keras.
Pelanggaran-pelanggaran keras kerap terjadi jika tensi pertandingan mulai memuncak. Seorang wasit bisa saja mengeluarkan kartu kuning atau merah bila pelanggaran yang terjadi tidak dapat ditolerir lagi.
Pelanggaran yang dilakukan seorang pemain bermacam-macam. Pelanggaran tersebut bisa berbentuk tekel keras atau hinaan kepada wasit.
Permainan cepat dan keras merupakan identitas bagi sepak bola Inggris. Para penikmat sepak bola Inggris pasti mengenal nama-nama seperti Patrick Vieria, Roy Keane, dan Joey Barton sebagai deretan pemain dengan permainan kasarnya. Tak jarang beberapa pemain tersebut mendapatkan kartu kuning, bahkan merah dalam sebuah pertandingan.
Lantas siapa saja pemain dengan koleksi kartu kuning terbanyak di Premier League? Berikut tiga pemain dengan raihan kartu merah terbanyak sepanjang sejarah kompetisi paling populer di dunia saat ini tersebut:
Partick Vieira (8 Kartu Merah)

Patrick Vieira merupakan salah satu pemain dengan raihan kartu kuning terbanyak di Premier League. Vieira sangat disipil dalam bertahan, walau tak jarang ia membantu serangan. Vieira kerap sering melakukan jegalan kepada pemain lawan yang menyebabkan ia harus diganjar dengan kartu kuning bahkan merah.
Sudah delapan kali gelandang legendaris Prancis tersebut mendapatkan kartu merah dari wasit di Premier League. Selain itu, Vieira juga telah mengoleksi 76 kartu kuning selama membela Arsenal di Premier League.
Vieira bermain bersama Arsenal sejak 1996-2005. Selama sembilan musim membela Arsenal, Vieira telah menyumbangkan tiga trofi Premier League.
Duncan Ferguson (8 Kartu Merah)

Duncan Ferguson merupakan salah satu striker legendaris Everton. Eks bomber Skotlandia tersebut memiliki permainan keras serta agresif.
Walau berposisi sebagai striker, Ferguson merupakan salah satu pemain dengan koleksi kartu merah terbanyak di Premier League. Ferguson telah mengoleksi delapan kartu merah dan 40 kartu kuning di Premier League.
Sepanjang karier profesionalnya, Ferguson hanya membela dua klub di Premier League. Ferguson membela Everton pada periode 1994-98 dan 2000-06, dan Newcastle United pada periode 1998-2000.
Richard Dunne (8 Kartu Merah)

Pemain terakhir dengan koleksi kartu merah terbanyak di Premier League adalah Richard Dunne. Bermain sebagai bek tengah, Dunne bertugas sebagai penjagal pemain-pemain yang ingin menembus pertahanannya.
Sepanjang bermain di Premier League, eks bek tengah Irlandia tersebut telah mengoleksi delapan kartu merah dan 74 kartu kuning. Total, Dunne telah membuat 245 pelanggaran sepanjang kariernya di Premier League.
Selama bermain di Premier League, Dunne hanya memperkuat tim-tim semenjana saja. Eks pemain internasional Irlandia tersebut pernah memperkuat Everton, Manchester City, Aston Villa, dan Queens Park Rangers. Prestasi tertinggi Dunne di sepak bola Inggris adalah membawa Aston Villa menembus partai final Piala Liga 2009-10.
Sumber: Premier League
Disadur dari: Bola.com/Penulis Ario Yosia/Editor Ario Yosia
Published: 31 Oktober 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Seperti Andre Gomes, Para Pemain ini Juga Pernah Alami Cedera Horor
Liga Inggris 4 November 2019, 23:52
-
Ini Balasan Klopp Pada Guardiola Setelah Mane Disebut Suka Diving
Liga Inggris 4 November 2019, 22:26
-
Chelsea Seriusi Perburuan Moussa Dembele
Liga Inggris 4 November 2019, 22:00
-
Paul Pogba Comeback di Derby Manchester?
Liga Inggris 4 November 2019, 21:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR