
Bola.net - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, menilai format dan kondisi penyelenggaraan Piala Dunia 2026 membuat persaingan menjadi jauh lebih ketat. Menurutnya, berbagai tantangan seperti perjalanan panjang, cuaca ekstrem, hingga kondisi lapangan memberi peluang lebih besar bagi tim-tim nonunggulan untuk memberikan kejutan.
Argentina sendiri nyaris tersingkir pada babak 32 besar saat menghadapi Tanjung Verde. La Albiceleste harus bekerja keras setelah lawannya dua kali berhasil menyamakan kedudukan, sebelum gol bunuh diri Diney Borges pada menit ke-111 memastikan kemenangan 3-2 bagi tim asuhan Scaloni.
Sejak itu, sejumlah tim besar juga berguguran dari turnamen. Brasil dan Portugal mengikuti jejak Jerman serta Belanda yang lebih dahulu tersingkir dari Piala Dunia.
Alhasil saat ini banyak tim-tim kejutan yang berhasil melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Scaloni menyebut bahwa ini membuktikan Piala Dunia edisi kali ini jauh lebih sulit dari sebelum-sebelumnya.
Piala Dunia yang Sulit

Menurut Scaloni, kondisi tersebut bukanlah sebuah kebetulan. Ia menilai Piala Dunia yang digelar di tiga negara dengan 16 kota tuan rumah, berbagai zona waktu, serta perbedaan iklim yang sangat ekstrem menciptakan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
"Piala Dunia ini sangat menantang. Ada perjalanan yang panjang, cuaca panas, hingga kondisi lapangan yang berbeda-beda," ujar Scaloni.
"Ada banyak faktor yang membuat tidak ada satu tim pun benar-benar tampil jauh lebih dominan dibandingkan yang lain, meskipun tim-tim favorit tetaplah tim favorit."
Tidak Ada Favorit Juara

Scaloni mencontohkan bagaimana Prancis juga harus berjuang keras saat menghadapi Paraguay di babak sebelumnya. Menurutnya, kesulitan yang dialami Les Bleus bukan semata karena kualitas lawan, tetapi juga dipengaruhi berbagai kondisi pertandingan.
"Prancis benar-benar kesulitan melawan Paraguay beberapa hari lalu. Bukan hanya karena kualitas Paraguay, tetapi juga karena berbagai faktor seperti cuaca panas, jadwal pertandingan, kondisi lapangan yang membuat bola tidak mengalir dengan baik, hingga pertandingan yang sempat terhenti pada menit ke-20."
Karena itu, Scaloni menilai edisi Piala Dunia kali ini sangat berbeda dibandingkan turnamen-turnamen sebelumnya.
"Itulah mengapa saya mengatakan ini bukan Piala Dunia yang biasa. Tidak ada satu tim pun yang benar-benar melesat jauh meninggalkan pesaingnya. Namun pada akhirnya, saya yakin tim-tim yang memang menjadi favorit tetap akan mampu melangkah hingga fase akhir turnamen," tutupnya.
Laga Berikutnya

Timnas Argentina sendiri akan memainkan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada malam ini.
Mereka akan berhadapan dengan Timnas Mesir dan mereka siap menanti perlawanan sengit dari Mohamed Salah dkk.
Sumber: ESPN
Baca Juga:
- Luis De La Fuente Lega Timnas Spanyol Bekuk Portugal: Mereka Lawan yang Luar Biasa Menyulitkan!
- Bruno Fernandes Kesal Portugal Tersingkir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Harusnya Bisa Lebih!
- Donald Trump Akui Hubungi FIFA untuk Minta Kartu Merah Folarin Balogun Ditinjau Ulang!
- Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR