Bola.net - Bola.net - Kompetisi Premier League musim 2918/19 akan dimulai beberapa pekan lagi. Saat ini setiap klub kontestan sedang sibuk di bursa transfer.
Sejauh ini sudah banyak klub yang berhasil mendatangkan sejumlah pemain incarannya di bursa transfer. Sebut saja Jorginho, Alisson Becker atau Fred yang akan segera mencicipi debutnya di Premier League.
Tidak hanya pemain, musim baru nanti juga akan menjadi pengalaman baru bagi sejumlah manajer di Premier League. Mereka untuk pertama kalinya akan merasakan ketatnya persaingan di salah satu liga terbaik di dunia.
Berikut ini empat manajer baru di Premier League 2018/19 seperti dilansir Sportskeeda.
Nuno Espirito Santo

Dia pensiun pada tahun 2010 dan beralih ke dunia kepelatihan dengan menjadi pelatih kiper. Nuno pertama kali menjadi pelatih kepala bersama klub Portugal Rio Ave dan di bawahnya, mereka bisa menjadi finalis di kompetisi domestik dan lolos ke Liga Europa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Nuno mulai menarik perhatian beberapa klub dan kemudian pindah ke Valencia, membawa mereka ke tempat keempat pada musim 2014/15. Dia pindah ke Porto musim berikutnya dan pada 31 Mei 2017 diangkat sebagai manajer Wolverhampton Wanderers. Pada musim pertamanya di Molineux, Nuno memimpin Wolves meraih juara Championship dan promosi ke Premier League.
Nuno tentu sudah tidak sabar untuk melakukan debutnya di Premier League dan berharap bisa kembali menunjukkan keajaibannya pada musim pertamanya di kasta tertinggi sepakbola Inggris.
Slavisa Jokanovic

Karir manajerialnya dimulai dengan Partizan Belgrade, di mana ia bergabung pada pertengahan musim 2007/08. Dia memenangkan liga dan piala pada tahun pertamanya dan mampu mempertahankan dua gelar tersebut di musim depan.
Setelah kiprah singkat di Bulgaria dan Spanyol, ia bergabung dengan klub Inggris pertamanya, Watford, pada Oktober 2014. Ia berhasil membawa mereka promosi ke Premier League tapi anehnya mengundurkan diri sebelum dimulainya musim baru. Jokanovic kemudian bergabung dengan tim Israel Maccabi Tel Aviv dan berhasil membawa mereka ke fase grup Liga Champions pertama mereka dalam 11 tahun.
Jokanovic sukses membawa Fulham ke play-off Championship pada musim penuh pertamanya di Craven Cottage, tetapi Fulham kalah di semi final dan gagal ke Premier League. Fulham akhirnya bisa kembali ke Premier League tahun ini setelah absen selama empat tahun dan musim ini akan menjadi ujian luar biasa bagi Jokanovic di level tertinggi.
Unai Emery

Unai Emery memulai karir kepelatihannya di klub tempat klub divisi ketiga Spanyol Lorca Deportiva. Pada musim pertamanya, dia berhasil membawa mereka promosi dan di musim berikutnya, klub nyaris menembus La Liga. Emery kemudian diangkat sebagai pelatih Almeria. Dia berhasil membawa klub promosi ke La Liga pada musim pertamanya dan finis di posisi 8 pada musim berikutnya. Setelah itu, Emery melanjutkan karirnya di Valencia dan membawa mereka ke posisi ketiga secara beruntun
Setelah menangani Spartak Moscow, Emery memimpin Sevilla pada tengah musim 2012/13. Selama tiga tahun di sana, dia berhasil memenangkan tiga Liga Europa secara beruntun. Pada 2016, Emery mengambil alih PSG dan di bawah bimbingannya mereka memenangkan dua piala domestik pada musim pertamanya dan treble domestik di musim keduanya termasuk gelar liga di musim 2017/18.
Unai Emery sudah punya rekam jejak yang bagus dan pernah bekerja dengan beberapa bintang besar juga. Musim pertamanya bersama Arsenal di Premier League akan sangat dinantikan mengingat dia dipercaya sebagai pengganti Arsene Wenger.
Maurizio Sarri

Dia awalnya bekerja dengan tim di liga yang lebih rendah di Italia, sebelum mengambil alih Pescara di Serie B. Dia pindah ke Arezzo pada musim depan dengan menggantikan Antonio Conte. Di Arezzo, dia berhasil memimpin tim Italia itu ke perempatfinal Coppa Italia sebelum dikalahkan AC Milan. Sarri sempat menangani beberapa klub Italia lainnya sebelum kembali ke Serie B bersama Empoli. Di sana, dia berhasil membawa klub promosi ke Serie A dan bertahan di sana.
Setelah itu, Sarri pindah ke Napoli untuk menggantikan Rafael Benitez. Sarri berhasil membawa Partenopei menjadi tim yang cukup disegani di Serie A. Pada musim terakhirnya bersama Napoli, mereka finis sebagai runner up dengan terpaut empat poin dari Juventus.
Sarri sekarang sudah ditunjuk sebagai manajer Chelsea. Ini adalah pertama kalinya Sarri melatih di luar Italia. Dia akan membutuhkan semua pengalaman dan kecerdasannya untuk membawa Chelsea menuju kesuksesan.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barkley Bersemangat Lihat Taktik Sarri
Liga Inggris 24 Juli 2018, 23:54
-
Peran Eden Hazard Bisa Sulitkan Mauruzio Sarri
Liga Inggris 24 Juli 2018, 23:33
-
Elseid Hysaj Mengaku Diajak Sarri ke Chelsea
Liga Italia 24 Juli 2018, 17:44
-
Naby Keita di Liverpool Sama Pentingnya Seperti Kante di Chelsea
Liga Inggris 24 Juli 2018, 16:00
-
Menakar Kekuatan Ofensif Chelsea Dengan Potensi Reuni Sarri-Higuain
Editorial 24 Juli 2018, 15:34
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR