Bola.net - Bola.net - Chelsea memutuskan menunjuk Maurizio Sarri untuk menggantikan Antonio Conte pada musim panas. Pria asal Italia itu berhasil membuat The Blues belum tersentuh kekalahan di semua ajang kompetisi musim ini.
Selain itu, Sarri juga mampu mendongkrak performa sejumlah pemain yang sebelumnya meredup di bawah Conte. Sebut saja David Luiz, atau Ross Barkley yang seakan mendapat kehidupan kedua di Stamford Bridge.
Akan tetapi, tidak semua pemain Chelsea mendapat kesempatan yang sama di bawah Sarri. Beberapa di antaranya bahkan sepertinya tidak masuk dalam rencana manajer asal Italia tersebut.
Berikut ini empat pemain Chelsea yang tidak punya masa depan di bawah Maurizio Sarri seperti dilansir Sportskeeda.
Cesc Fabregas

Fabregas merupakan salah satu gelandang terbaik pada era Premier League. Namun, pesona pemain asal Spanyol itu memudar di bawah Maurizio Sarri.
Sejauh musim ini, Fabregas hanya tampil tiga kali dalam 11 pertandingan, dengan semua terjadi dari bangku cadangan dengan total 48 menit. Sarri sepertinya lebih mempercayai Ross Barkley, Jorginho dan N 'Golo Kante di lini tengahnya, sementara pemain seperti Loftus Cheek dan Mateo Kovacic lebih disukai dari bangku cadangan.
Fabregas sebelumnya menjadi pilihan utama di Chelsea, tetapi itu tidak lagi terjadi sejak Sarri mengambil alih di Stamford Bridge. Mengingat kontraknya akan habis pada akhir musim, Fabregas belakangan ini sedang dikaitkan dengan Atletico Madrid.
Danny Drinkwater

Drinkwater didatangkan Chelsea pada musim panas 2017 dari Leicester City. Dia diharapkan bisa membentuk kombinasi yang tangguh di lini tengah bersama N'Golo Kante seperti saat mereka memenangkan Premier League dengan The Foxes pada 2016.
Namun, cedera membuat Drinkwater tidak bisa mendapat kesempatan bermain rutin pada musim debutnya bersama The Blues. Situasi gelandang asal Inggris itu juga tidak berubah pada musim ini.
Pemain berusia 28 tahun itu belum pernah tampil di Premier League musim ini dan sepertinya memang tidak masuk dalam rencana Maurizio Sarri. Drinkwater kabarnya diminati sejumlah klub dan bisa meninggalkan Chelsea pada bursa transfer berikutnya.
Gary Cahill

Cahill masih tetap menjadi kapten Chelsea pada musim ini. Meskipun begitu, pemain berusia 32 tahun tersebut sudah jarang tampil belakangan ini.
Cahill sudah bermain setidaknya di bawah tujuh manajer yang berbeda selama enam tahun di Chelsea. Ia selalu menjadi pilihan utama di lini belakang The Blues.
Akan tetapi, Maurizio Sarri rupanya punya rencana yang berbeda dengan bek asal Inggris tersebut. Mungkin sudah saatnya Cahill meninggalkan klub dan memperbaiki kariernya di tempat lain.
Victor Moses

Karier Moses di Chelsea berhasil bangkit pada era kepemimpinan Antonio Conte. Pemain asal Nigeria itu berhasil menjadi pemain penting The Blues di bawah manajer asal Italia tersebut.
Namun, kehadiran Maurizio Sarri membuat Moses kembali menjadi pesakitan di Stamford Bridge. Pemain berusia 27 tahun itu menghadapi persaingan yang ketat di sektor sayap dari Willian, Pedro dan Eden Hazard.
Sejauh ini Sarri masih enggan memainkan Moses secara reguler. Ia hanya mendapat kesempatan bermain sebanyak dua kali di Premier League dan masing-masing berasal dari bangku cadangan.
Video Menarik
Video 3 gol Timnas Indonesia ke gawang Timor Leste pada matchday ke-2 Piala AFF 2018, Selasa (13/11/2018) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masa Depan di Chelsea Belum Jadi Prioritas Hazard
Liga Inggris 14 November 2018, 23:30
-
Gerrard Bicara Soal Insiden Terpeleset Kala Lawan Chelsea
Liga Inggris 14 November 2018, 21:57
-
Tolak Chelsea, Napoli Segera Perpanjang Kontrak Elseid Hysaj?
Liga Inggris 14 November 2018, 17:40
-
4 Pemain Chelsea yang Tak Punya Masa Depan di Bawah Sarri
Editorial 14 November 2018, 15:32
-
Olivier Giroud Segera Pulang Kampung ke Ligue 1
Liga Inggris 14 November 2018, 14:10
LATEST UPDATE
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
-
Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley karena Blunder Pemain Sendiri
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 09:32
-
James Milner Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Penampilan di Premier League
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Superpole Race WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Menang Lagi, Ungguli Duet Bimota
Otomotif 22 Februari 2026, 09:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR