Bola.net - Bola.net - Sepak bola dianggap sebagai salah satu olahraga paling kompetitif di dunia. Itu karena semua tim punya tekad yang sama untuk menjadi juara.
Namun, ada saatnya liga menjadi kurang kompetitif karena hanya didominasi oleh klub tertentu. Ternyata cukup banyak juga klub-klub Eropa yang mampu mendominasi liganya hingga bertahun-tahun.
Bahkan dominasi mereka bisa berlanjut pada musim depan. Siapa saja klub yang akan melanjutkan dominasinya pada musim depan? Berikut ini daftarnya seperti dilansir Sportskeeda.
Manchester City (EPL)

Premier League punya reputasi sebagai liga yang paling kompetitif di dunia selama beberapa tahun terakhir. Banyak orang yang melabelinya keras, intens dan tidak bisa diprediksi.
Namun, keyakinan itu mulai luntur setelah Josep Guardiola membawa Manchester City memenangkan gelar pada musim lalu. The Citizens tak tertandingi sepanjang musim. Mereka meraih juara dengan jarak 19 poin serta menang 32 kali, imbang 4 kali dan kalah 2 kali dari total 38 pertandingan di Premier league.
Tidak perlu diragukan lagi kalau sang juara bertahan masih tim terkuat di Premier League musim ini. Guardiola sudah membangun skuat yang jauh lebih unggul dari rivalnya dan sepertinya akan kembali membawa timnya menjadi juara lagi.
Bayern Munchen (Bundesliga)

Sebelum Bundesliga dimulai pada musim panas ini, sudah diketahui klub mana yang akan memenangkan gelar di akhir musim. Sama seperti beberapa liga lainnya di Eropa, kasta tertinggi sepakbola Jerman saat ini sedang dimonopoli satu tim yaitu Bayern Munchen.
Bayern sudah mendominasi sejak lama setelah memenangkan gelar Bundesliga selama lima musim berturut-turut. Mereka saat ini juga jauh lebih unggul dari rival-rivalnya baik dari segi kualitas dan kekuatan finansial.
Klub-klub seperti Borussia Dortmund, Schalke 04, Borussia Monchengladbach, Bayer Leverkusen dan RB Leipzig sepertinya masih belum bisa menjadi pesaing kuat buat Bayern. Dengan demikian, Bayern kemungkinan besar akan mempertahankan gelar Bundesliga pada akhir musim.
PSG (Ligue 1)

Jarak antara juara Ligue 1 PSG dan rival domestiknya di pentas domestik semakin melebar. Klub asal Paris hampir bisa dipastikan akan merengkuh gelar juara pada akhir musim.
Masih belum ada tim Prancis yang punya level yang sama dengan juara bertahan saat ini. Thomas Tuchel punya salah satu skuat terbaik di dunia yang terdiri atas superstar luar biasa seperti Neymar, Kylian Mbappe, Edinson Cavani, Marco Verratti, Thiago Silva, dan Dani Alves.
Mempertimbangkan kualitas pemain, kekuatan finansial dan ambisi di Parce Des Princes, sangat sulit membayangkan tim mana pun selain PSG untuk merebut gelar Ligue 1 musim ini.
Barcelona (La Liga)

Raksasa Spanyol, Barcelona sudah mendominasi La Liga selama beberapa tahun terakhir dengan memenangkan 7 dari 10 edisi terakhir kompetisi. Blaugrana meraih gelar musim lalu dengan cara yang sangat meyakinkan setelah tidak tersentuh kekalahan dalam 37 pertandingan dan berpeluang besar menjadi juara lagi musim ini.
Atletico Madrid, Sevilla dan Valencia adalah tim yang brilian tetapi level mereka masih jauh dari Barca. Real Madrid masih tetap satu-satunya tim yang mampu menantang Barca. Namun, Los Blancos sudah kehilangan Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus pada musim panas ini.
Barcelona semakin kuat setelah meningkatkan kekuatan skuatnya dengan mendatangkan sejumlah superstar selama bursa transfer. Blaugrana terlihat seperti akan melanjutkan dominasi mereka di kasta tertinggi sepakbola Spanyol musim ini.
Juventus (Serie A)

Meski sempat mendapatkan perlawanan dari Napoli, Juventus akhirnya bisa mempertahankan gelarnya pada musim kemarin. Tujuh gelar liga secara beruntun dalam tujuh tahun terakhir menunjukkan dominasi Bianconeri di Italia.
Setelah menerima kembali Leonardo Bonucci dari AC Milan dan mendatangkan superstar Portugal Cristiano Ronaldo dari Real Madrid pada musim panas ini, Juventus terlihat lebih kuat pada musim ini.
Mempertimbangkan jarak yang memisahkan Juventus dari rival domestik mereka, tidak diragukan lagi siapa yang menjadi juara pada musim ini. Tim lain akan membutuhkan keajaiban besar untuk menghentikan Bianconeri memenangkan Scudetto lagi pada akhir musim.(skd/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Ingin Balik ke Milan, Thiago Silva Pensiun di PSG
Liga Italia 13 Agustus 2018, 23:05
-
5 Klub Yang Bisa Lanjutkan Dominasinya di Musim Ini
Editorial 13 Agustus 2018, 12:22
-
Bos PSG: Neymar Adalah Seniman, Dia Tak Perlu Bertahan
Liga Inggris 11 Agustus 2018, 21:50
-
Tunggu Cavani di Bandara, Fans Napoli Cuma Dapat Harapan Kosong
Liga Italia 10 Agustus 2018, 09:29
-
Rivaldo: Cepat atau Lambat, Neymar Akan Berlabuh di Madrid
Liga Eropa Lain 9 Agustus 2018, 15:20
LATEST UPDATE
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
-
West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
Liga Inggris 7 Januari 2026, 08:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR