Bola.net - Kembalinya Jose Mourinho ke tahun lalu disambut dengan gembira oleh segenap pendukung setia di Stamford Bridge.
Namun musim perdana Mourinho di era keduanya di The Blues nampak bakal berakhir tanpa trofi musim ini, kecuali duo dan Manchester City mendapatkan hasil mengejutkan di laga terakhir mereka di Premier League.
Chelsea sendiri boleh dibilang sudah melempar handuk untuk merebut trofi juara Premier League musim ini menyusul kekalahan di kandang sendiri atas Sunderland, sementara hasil imbang 0-0 dengan Norwich City di hari Minggu membuat asa mereka untuk menjadi yang terbaik di Inggris makin sirna.
The Blues juga terdepak dari Liga Champions pekan lalu usai mereka mengakui keunggulan Atletico Madrid di semifinal.
Jadi, apa saya pekerjaan rumah Mourinho untuk memperbaiki prestasi Chelsea musim depan?
Berikut Bolanet sajikan lima hal yang harus dibenahi oleh sang manajer menyongsong musim kompetisi berikutnya. (bola/rer)
Striker

Meski Samuel Eto'o beberapa kali mencetak gol krusial, dan Demba Ba membuktikan dirinya cukup berguna dalam beberapa pekan terakhir, tidak akan terlalu mengejutkan andai tiga striker The Blues meninggalkan klub di musim panas ini.
Ketidakmampuan barisan penyerang Chelsea meneror lini belakang lawan terlihat dari cara bermain tim-tim yang mencuri poin di Stamford Bridge musim ini. Lihat saja bagaimana Sunderland, West Bromwich Albion, West Ham United, dan Norwich City menumpuk pemain mereka di lini belakang dan sukses menahan serangan The Blues, yang sejatinya memang tidak terlalu tajam.
Chelsea tidak memiliki daya gedor yang signifikan untuk mengangkat moral tim dan merubah hasil pertandingan. Sebuah tim sebesar The Blues harusnya diperkuat dengan seorang penyerang tajam, yang di momen tertentu mampu menggunakan skill individunya untuk mencapai hasil maksimal dari kesempatan minimal.
Oscar

Namun mengingat skema Mourinho selama ini tidak pernah menonjolkan peran dari seorang no.10 murni, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar. Tapi jelas bahwa Oscar merupakan seorang pemain yang kerap diposisikan untuk bermain di sisi tengah di belakang striker.
Sayangnya, Oscar tidak terlalu banyak mendapat jatah bermain di beberapa pekan belakangan. Faktanya, ia tidak pernah bermain penuh selama 90 menit semenjak Chelsea menang 3-0 atas Newcastle di bulan Februari lalu.
Mourinho sendiri sempat mengisyaratkan bahwa Oscar tak bisa berkonsentrasi penuh karena pikirannya sudah fokus pada Piala Dunia di Brasil. Andai memang benar, maka ini berarti Mourinho bisa jadi tengah memendam kekesalan terhadap anak buahnya tersebut. Biasanya, ini hanya berarti satu hal: transfer.
Tapi sebelum kita menghakimi talenta Brasil lebih jauh, statistik menunjukkan ia sudah bermain di 63 pertandingan untuk klub dan negaranya di satu tahun belakangan, sehingga wajar andai ia mengalami kelelahan.
Skema Serangan Balik

Ketika lawan menekan area pertahanan mereka, tim akan dengan sabar menyerap semua serangan dan menunggu saat yang tepat untuk melancarkan bola ke daerah lawan. Dalam kebanyakan kasus, Chelsea akan memanfaatkan kecepatan dari pemain seperti Eden Hazard, Willian, Andre Schurrle, dan Oscar, untuk membuat transisi yang amat cepat.
Taktik tersebut sudah terbukti amat efektif, usai Chelsea mampu memenangkan tujuh laga terakhir mereka melawan tujuh tim teratas di klasemen Premier League.
Namun ketika menghadapi tim yang tampil defensif, atau bahkan ultra defensif, cara tersebut tidak terlalu ampuh. Lihat saja kala Chelsea hanya bisa bermain imbang tanpa gol melawan Norwich City. Masih jadi pertanyaan apakah penambahan seorang striker anyar bakal mengatasi masalah satu ini.
Cech atau Courtois

Chelsea memiliki sekurang-kurangnya tiga pilihan. Mereka bisa terus bertahan dengan Cech dan meminjamkan pemain berusia 21 tahun tersebut satu tahun lagi - ke Atletico atau klub lainnya - atau mereka bisa mendatangkan Courtois kembali dan menjual Cech, mengingat ia sudah berusia 31 tahun, ia sedang berada di usia di mana seorang pemain biasanya mengalami penurunan permainan namun masih memiliki nilai jual yang cukup tinggi.
Atau opsi ketiga, mereka bisa mengembalikan Courtois dan melihat siapa di antara keduanya yang pantas untuk menjadi penjaga gawang utama di Chelsea.
Namun selalu ada resiko di antara tiga keputusan tersebut. Apakah Courtois bakal menerima dengan baik peminjamannya di tahun ketiga? Bagaimana jika ia kehilangan form-nya kala bermain di Premier League? Apakah kompetisi dengan kiper senior bakal tak bakal meruntuhkan mental dan rasa percaya dirinya?
Hingga kini masih belum ada jawaban pasti mengenai hal tersebut.
Eden Hazard

Penampilan mengkilap tersebut kemudian menimbulkan adanya rasa percaya yang amat tinggi dari berbagai pihak. Hazard dianggap menjadi kandidat terkuat untuk memenangkan penghargaan pemain terbaik tahun ini.
Namun seperti kebanyakan pemain bertipikal menyerang, ia sedikit mengalami penurunan akhir-akhir ini, dan Mourinho sudah jelas terlihat tidak puas dengan penampilannya kala menghadapi Juanfran di semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid, yang mengakibatkan terjadinya gol penyeimbang oleh Los Cholconeros.
Hazard masuk sebagai pemain pengganti dan menunjukkan penampilan yang lebih baik. Namun Mourinho sudah terlanjur kecewa dengan komitmen yang ditunjukkan oleh sang winger. Ia bahkan terang-terangan menyebut Hazard tak berkorban cukup banyak untuk timnya. Situasi ini kabarnya tengah diamati oleh PSG, yang rela mengucurkan dana besar untuk memboyongnya ke Paris di musim panas mendatang.
Striker

Meski Samuel Eto'o beberapa kali mencetak gol krusial, dan Demba Ba membuktikan dirinya cukup berguna dalam beberapa pekan terakhir, tidak akan terlalu mengejutkan andai tiga striker The Blues meninggalkan klub di musim panas ini.
Ketidakmampuan barisan penyerang Chelsea meneror lini belakang lawan terlihat dari cara bermain tim-tim yang mencuri poin di Stamford Bridge musim ini. Lihat saja bagaimana Sunderland, West Bromwich Albion, West Ham United, dan Norwich City menumpuk pemain mereka di lini belakang dan sukses menahan serangan The Blues, yang sejatinya memang tidak terlalu tajam.
Chelsea tidak memiliki daya gedor yang signifikan untuk mengangkat moral tim dan merubah hasil pertandingan. Sebuah tim sebesar The Blues harusnya diperkuat dengan seorang penyerang tajam, yang di momen tertentu mampu menggunakan skill individunya untuk mencapai hasil maksimal dari kesempatan minimal.
Oscar

Namun mengingat skema Mourinho selama ini tidak pernah menonjolkan peran dari seorang no.10 murni, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar. Tapi jelas bahwa Oscar merupakan seorang pemain yang kerap diposisikan untuk bermain di sisi tengah di belakang striker.
Sayangnya, Oscar tidak terlalu banyak mendapat jatah bermain di beberapa pekan belakangan. Faktanya, ia tidak pernah bermain penuh selama 90 menit semenjak Chelsea menang 3-0 atas Newcastle di bulan Februari lalu.
Mourinho sendiri sempat mengisyaratkan bahwa Oscar tak bisa berkonsentrasi penuh karena pikirannya sudah fokus pada Piala Dunia di Brasil. Andai memang benar, maka ini berarti Mourinho bisa jadi tengah memendam kekesalan terhadap anak buahnya tersebut. Biasanya, ini hanya berarti satu hal: transfer.
Tapi sebelum kita menghakimi talenta Brasil lebih jauh, statistik menunjukkan ia sudah bermain di 63 pertandingan untuk klub dan negaranya di satu tahun belakangan, sehingga wajar andai ia mengalami kelelahan.
Skema Serangan Balik

Ketika lawan menekan area pertahanan mereka, tim akan dengan sabar menyerap semua serangan dan menunggu saat yang tepat untuk melancarkan bola ke daerah lawan. Dalam kebanyakan kasus, Chelsea akan memanfaatkan kecepatan dari pemain seperti Eden Hazard, Willian, Andre Schurrle, dan Oscar, untuk membuat transisi yang amat cepat.
Taktik tersebut sudah terbukti amat efektif, usai Chelsea mampu memenangkan tujuh laga terakhir mereka melawan tujuh tim teratas di klasemen Premier League.
Namun ketika menghadapi tim yang tampil defensif, atau bahkan ultra defensif, cara tersebut tidak terlalu ampuh. Lihat saja kala Chelsea hanya bisa bermain imbang tanpa gol melawan Norwich City. Masih jadi pertanyaan apakah penambahan seorang striker anyar bakal mengatasi masalah satu ini.
Cech atau Courtois

Chelsea memiliki sekurang-kurangnya tiga pilihan. Mereka bisa terus bertahan dengan Cech dan meminjamkan pemain berusia 21 tahun tersebut satu tahun lagi - ke Atletico atau klub lainnya - atau mereka bisa mendatangkan Courtois kembali dan menjual Cech, mengingat ia sudah berusia 31 tahun, ia sedang berada di usia di mana seorang pemain biasanya mengalami penurunan permainan namun masih memiliki nilai jual yang cukup tinggi.
Atau opsi ketiga, mereka bisa mengembalikan Courtois dan melihat siapa di antara keduanya yang pantas untuk menjadi penjaga gawang utama di Chelsea.
Namun selalu ada resiko di antara tiga keputusan tersebut. Apakah Courtois bakal menerima dengan baik peminjamannya di tahun ketiga? Bagaimana jika ia kehilangan form-nya kala bermain di Premier League? Apakah kompetisi dengan kiper senior bakal tak bakal meruntuhkan mental dan rasa percaya dirinya?
Hingga kini masih belum ada jawaban pasti mengenai hal tersebut.
Eden Hazard

Penampilan mengkilap tersebut kemudian menimbulkan adanya rasa percaya yang amat tinggi dari berbagai pihak. Hazard dianggap menjadi kandidat terkuat untuk memenangkan penghargaan pemain terbaik tahun ini.
Namun seperti kebanyakan pemain bertipikal menyerang, ia sedikit mengalami penurunan akhir-akhir ini, dan Mourinho sudah jelas terlihat tidak puas dengan penampilannya kala menghadapi Juanfran di semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid, yang mengakibatkan terjadinya gol penyeimbang oleh Los Cholconeros.
Hazard masuk sebagai pemain pengganti dan menunjukkan penampilan yang lebih baik. Namun Mourinho sudah terlanjur kecewa dengan komitmen yang ditunjukkan oleh sang winger. Ia bahkan terang-terangan menyebut Hazard tak berkorban cukup banyak untuk timnya. Situasi ini kabarnya tengah diamati oleh PSG, yang rela mengucurkan dana besar untuk memboyongnya ke Paris di musim panas mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Eropa Lain 8 Mei 2014, 22:47

-
Liga Spanyol 8 Mei 2014, 22:08

-
Chelsea Siapkan Opsi Barter Lukaku Dengan Barkley Atau Stones?
Liga Inggris 8 Mei 2014, 20:05
-
5 Pekerjaan Rumah Jose Mourinho
Editorial 8 Mei 2014, 19:19
-
Chelsea dan United Juga Kejar Pogba
Liga Champions 8 Mei 2014, 19:09
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR