
Bola.net - Serie A musim 2025/2026 menghadirkan banyak kejutan dari para pemain yang sebelumnya tidak diprediksi akan bersinar. Performa mereka memecah ekspektasi dan memaksa publik mengakui kualitas yang mereka tunjukkan.
Beberapa pemain muda tampil matang lebih cepat dari dugaan. Mereka menunjukkan keberanian dan stabilitas saat dipercaya tampil sejak awal musim.
Ada pula pemain yang bangkit setelah menjalani periode sulit di klub sebelumnya. Perubahan lingkungan dan peran baru membuat mereka kembali menemukan sentuhan terbaik.
Kontribusi mereka tidak hanya terlihat dari gol atau assist. Banyak dari mereka berperan penting dalam menjaga ritme, keseimbangan, hingga struktur permainan timnya.
Deretan pemain berikut menjadi contoh nyata bahwa kesempatan dan kepercayaan dapat membuka jalan bagi performa luar biasa. Mereka layak mendapat sorotan lebih tinggi berkat dampak signifikan yang diberikan.
1. Vasilije Adzic
Vasilije Adzic mencuri perhatian publik setelah mencetak gol penentu kemenangan pada Derby d’Italia. Ia menjadi pemain asing termuda yang mencetak gol untuk Juventus dalam laga besar tersebut.
Penampilannya tidak hanya ditentukan oleh keberuntungan. Adzic menunjukkan kecerdasan, energi, dan ketenangan dalam momen krusial yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Untuk terus berkembang, ia perlu mempertahankan permainan yang efisien. Pergerakan tanpa bola, keputusan cepat, dan pemahaman taktik menjadi kunci agar tidak mengalami kelelahan di musim panjang.
Banyak penyerang muda bisa belajar dari bagaimana Adzic mencari ruang. Ia selalu memaksimalkan setiap kesempatan tanpa mencoba melakukan hal berlebihan.
Kesempatan bermain reguler memang tidak mudah didapatkan di klub sebesar Juventus. Namun Adzic telah membuktikan bahwa dengan kesiapan dan mental kuat, ia mampu menjawab tantangan yang datang.
2. Scott McTominay

Kepindahan Scott McTominay ke Napoli awalnya menimbulkan keraguan. Namun ia langsung meredam kritik dengan performa impresif sejak laga debut.
Ia mencetak gol lewat sundulan keras pada pertandingan pertama di Serie A. Tidak lama kemudian, ia meraih penghargaan Gol Terbaik Bulan Ini berkat tendangan voli akurat ke gawang Inter.
Kontribusinya tidak hanya lewat fisik dan duel udara. Pergerakan yang tepat dan kemampuan membaca permainan membuatnya menjadi elemen penting dalam sistem Napoli.
Ia kerap datang dari lini kedua pada waktu yang tepat. Kebiasaan ini memberi Napoli variasi serangan dan membuat lawan kesulitan memprediksi pergerakannya.
Komunikasi yang baik dan feeling permainan yang semakin tajam membantu McTominay beradaptasi cepat. Ia membuktikan bahwa perubahan klub tidak selalu berarti proses panjang jika pemain memiliki kesiapan mental dan taktik.
3. Kenan Yildiz

Kenan Yildiz bukan nama baru di Serie A, tetapi musim ini menjadi titik loncatannya. Ia mendapat penghargaan Pemain Terbaik Bulan Agustus dan semakin sering dipercaya sebagai starter.
Pergerakannya di antara lini, kemampuan menghubungkan permainan, serta kepercayaan diri saat mendapat tekanan menjadikannya aset berharga untuk Juventus. Ia berkembang menjadi pemain yang tidak hanya kreatif, tetapi juga konsisten.
Banyak pemain muda hanya menunggu bola datang. Namun Yildiz justru aktif meminta bola, menentukan posisi, dan memberi dukungan pada setiap serangan.
Ia berkontribusi besar dalam menjaga struktur permainan tim. Visi bermain dan pemahaman ruang membuatnya penting dalam skema Juventus.
Untuk naik ke level berikutnya, Yildiz perlu meningkatkan tekanan defensif dan keputusan cepat saat ditempel lawan. Peningkatan kecil ini akan membuatnya tetap relevan di laga-laga ketat.
4. Kristjan Asllani

Kepindahan Kristjan Asllani dari Inter Milan ke Torino sempat diragukan. Namun ia menjawabnya dengan performa stabil dan matang sejak awal musim.
Ia memberikan keseimbangan di lini tengah Torino dengan kontrol permainan yang tenang. Kemampuannya mengganti arah serangan dan mengatur tempo membuatnya menjadi pusat organisasi tim.
Bagi pemain muda lain, Asllani memberikan gambaran jelas mengenai pentingnya menit bermain. Ia tidak memaksakan permainan, tetapi fokus menjaga penguasaan bola dan membuka ruang bagi rekan setim.
Ia mampu menarik lawan keluar dari posisinya. Sikap sabar ini membuat Torino lebih mudah membangun serangan dari lini tengah.
Untuk berkembang lebih jauh, ia perlu meningkatkan duel fisik dan kepercayaan diri saat memimpin permainan. Peran seperti ini memang jarang mendapat sorotan, tetapi sangat penting bagi stabilitas tim.
5. Nico Paz

Nico Paz menjadi salah satu kejutan menyenangkan musim ini. Como yang baru promosi memanfaatkan kreativitasnya sebagai gelandang serang utama.
Ia dinobatkan sebagai Rising Star Bulan Agustus berkat kontribusinya yang stabil. Paz memberikan ketenangan dan imajinasi dalam membangun serangan tim.
Ia bukan hanya pemain teknis, tetapi juga memiliki tujuan jelas dalam setiap aksi. Paz kerap memilih opsi terbaik, baik menahan bola atau mengalirkan permainan sesuai kebutuhan.
Timing yang tepat membuat Como sering lolos dari tekanan. Perannya sangat penting bagi tim dengan anggaran lebih kecil yang harus bermain efisien.
Untuk menjaga momentum, Paz harus mengelola kebugaran dan ritme permainan. Keputusan yang tepat pada momen krusial bisa menentukan perjalanan Como sepanjang musim.
Sumber: Football Italia
Baca Juga:
- 6 Opsi Klub Baru Marcus Rashford jika Tak Dipermanenkan Barcelona
- 6 Pemain Tercepat yang Mencapai 100 Gol di Premier League: Erling Haaland Gak Ada Obat!
- 7 Legenda Premier League yang Rekor Assist-nya Dilewati Bruno Fernandes, Termasuk Mesut Ozil dan Paul Scholes
- 8 Pemain Real Madrid dengan Gaji Tertinggi Sepanjang Masa: Cristiano Ronaldo Masih Memimpin
- 5 Calon Pengganti Mohamed Salah yang Wajib Dipertimbangkan Liverpool Musim Panas Mendatang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Lazio vs Milan: Siaran Langsung TV, Link Streaming, dan Jam Kick-off
Liga Italia 4 Desember 2025, 21:01
-
5 Pemain yang Memberikan Dampak Tak Terduga di Serie A Musim Ini
Editorial 4 Desember 2025, 13:02
-
Inter Hadapi Dua Kendala Besar dalam Memburu Guglielmo Vicario
Liga Italia 3 Desember 2025, 15:07
LATEST UPDATE
-
Kalah Dramatis dari Man Utd di Emirates, Saka Keluhkan Performa tak Maksimal Arsenal
Liga Inggris 26 Januari 2026, 13:17
-
Bawa Man Utd Sikat Arsenal, Apa Kabar Kondisi Patrick Dorgu?
Liga Inggris 26 Januari 2026, 12:56
-
MU Akhirnya Tembus 4 Besar Premier League, Gary Neville: Gak Dari Dulu Kek!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 12:32
-
Ada yang Lebih Penting daripada Gol Akrobatik Lamine Yamal
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 12:23
-
Ducati Beber Cara Marc Marquez 'Lindungi' Pecco Bagnaia Saat Hadapi Beratnya MotoGP 2025
Otomotif 26 Januari 2026, 12:18
-
Senjata Pressing Barcelona, Performa Raphinha, Gol Spektakuler Yamal
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 11:41
-
Barcelona vs Oviedo: 2 Wajah Blaugrana dan Gol Spesial dari Pemain Spesial
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 11:31
-
Rating Pemain Barcelona vs Oviedo: Yamal dan Olmo Bersinar, De Jong Jadi Penopang
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 11:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

























KOMENTAR