
Bola.net - Sama seperti tim lainnya, Timnas Indonesia selalu memiliki playmaker hebat di setiap era. Pada 1990-an ada beberapa pemain yang diakui kehebatannya.
Sebut saja Fakhri Husaini, Ansyari Lubis, lalu ada pula Bima Sakti. Menariknya, tiga eks playmaker Timnas Indonesia itu kini sudah berganti status sebagai pelatih.
Pada dua dekade terakhir, sepak bola Indonesia tetap bisa menghasilkan deretan playmaker elegan. Meski kini rasanya tantangan yang harus dihadapi kian berat.
Sebab, nyaris semua klub di Liga 1 menggunakan jasa playmaker asing. Pemain tengah kreatif asli dalam negeri menjadi susah mendapatkan kesempatan.
Di tengah sulitnya persaingan itu tetap ada muncul playmaker-playmaker baru di Timnas Indonesia dalam 20 tahun terakhir. Simak daftarnya di bawah ini.
Firman Utina

Firman Utina memiliki talenta yang luar biasa. Ia dibekali kelincahan dan kemampuan menguasai bola serta mendistribusikan bola dengan baik.
Pemain yang identik dengan nomor punggung 15 itu memilki karier yang panjang di Timnas Indonesia. Firman menjalani debut pada 2001. Ia baru pensiun dari panggilan memperkuat Timnas Indonesia pada 2014.
Selama memperkuat Tim Garuda, putra asli Manado tersebut mengumpulkan 66 caps dan lima gol. Piala Asia 2007 dan Piala AFF 2010 adalah penampilan terbaik Firman bersama Timnas Indonesia.
Stefano Lilipaly

Pemain satu ini memiliki karakter menarik. Paling tidak, Lilipaly bisa bermain di empat posisi yang berbeda.
Ia bisa ditempatkan di posisi winger, gelandang tengah, gelandang serang, atau bahkan penyerang tengah sekalipun.
Namun, Lilipaly kerap bisa menampilkan permainan terbaik ketika diberi kebebasan berkreasi di lini tengah. Kini, Stefano Lilipaly sudah mengumpulkan 27 caps dan tiga gol bersama Timnas Indonesia.
Evan Dimas Darmono

Evan Dimas menjadi harapan baru ketika Firman Utina mulai menua dan memutuskan pensiun. Evan Dimas adalah playmaker yang sangat elegan.
Ia kerap menguasai dan memainkan bola dengan sangat enak. Meski terkadang gaya mainnya itu tidak cocok dengan era sepak bola terkini yang sangat menuntut kekuatan fisik dan kecepatan.
Di usianya yang masih 27 tahun, Evan Dimas sudah memiliki 43 caps bersama Timnas Indonesia dengan torehan sembilan gol. Beberapa kali Evan juga pernah ditunjuk sebagai kapten.
Marc Klok

Marc Klok adalah tipikal pemain modern. Ia sangat efektif dimainkan sebagai gelandang.
Penguasaan bola serta umpan-umpannya sangat bagus. Tapi, pemain yang kini memperkuat Persib Bandung itu punya insting bertahan yang tak kalah bagus.
Klok yang baru menjalani debut di Timnas Indonesia pada tahun ini masih punya karier yang panjang di Tim Garuda. Piala AFF 2022 bakal menjadi tantangan terdekat bagi eks pemain Persija Jakarta dan PSM Makassar itu.
Marselino Ferdinan

Talenta muda paling menyenangkan di sepak bola Indonesia saat ini. Marselino terus menunjukkan potensinya yang luar biasa.
Usia Marselino baru 18 tahun. Namun, pemain Persebaya Surabaya itu sudah punya tujuh caps dan satu gol di Timnas Indonesia.
Marselino punya tantangan berat yakni konsistensi. Sebab, saat ini kariernya masih belum bisa terlalu dibanggakan karena baru berkutat di level junior.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Herry Kurniawan
Published: 9/11/2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pratama Arhan Siap Bersaing dengan Shayne Pattynama di Bek Kiri Timnas Indonesia
Tim Nasional 10 November 2022, 18:55
-
Persiapan Piala AFF 2022: Thailand Siapkan 2 Uji Coba, Timnas Indonesia Masih Gelap
Tim Nasional 10 November 2022, 14:52
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR