
Bola.net - Manchester United akan bertemu Tottenham Hotspur dalam partai final Liga Europa pada Kamis (22/5/2025) dini hari WIB. Pertandingan ini jadi momen penting untuk menutup musim dengan gelar juara.
Kedua klub menjalani musim yang cukup berat di kompetisi domestik. Namun, kesempatan meraih trofi Eropa masih terbuka lebar bagi keduanya.
Menariknya, sejumlah pemain pernah membela kedua klub raksasa ini. Hal tersebut menambah bumbu menarik dalam persaingan final kali ini.
Perpindahan pemain antar klub rival selalu menyimpan cerita tersendiri. Jejak karier mereka di Spurs dan MU menunjukkan dinamika unik antara dua klub besar Inggris tersebut.
Berikut daftar enam pemain yang pernah merasakan seragam Tottenham Hotspur dan Manchester United
1. Michael Carrick

Michael Carrick memulai kariernya di Tottenham pada 2004 dan tampil mengesankan selama dua tahun. Ia kemudian pindah ke Manchester United pada 2006 dan menjadi pemain kunci di lini tengah.
Selama lebih dari satu dekade di Old Trafford, Carrick mencatatkan lebih dari 400 pertandingan dan memenangkan 19 trofi. Termasuk di antaranya lima gelar Premier League dan satu Liga Champions.
Setelah pensiun pada 2018, Carrick beralih menjadi pelatih. Kini ia menjabat sebagai pelatih kepala Middlesbrough.
2. Louis Saha

Louis Saha tiba di Manchester United pada Januari 2004 dari Fulham dan langsung memberikan dampak. Ia mencetak 42 gol dalam 124 laga serta membantu MU meraih dua gelar liga dan satu Liga Champions.
Setelah mengalami penurunan performa, Saha pindah ke Everton. Pada Januari 2012, ia bergabung dengan Tottenham Hotspur selama enam bulan.
Saha dikenal sebagai striker yang kuat dan berpengaruh di Premier League. Kariernya berlanjut ke Sunderland dan Lazio setelah meninggalkan Spurs.
3. Teddy Sheringham

Teddy Sheringham adalah sosok unik yang merasakan persaingan kedua klub dari dekat. Ia sempat dua kali berpindah antara Tottenham dan Manchester United, membuatnya dihormati sebagai legenda oleh kedua pihak.
Sheringham bergabung dengan MU pada 1997 setelah membela Tottenham sejak 1992. Di awal kariernya di United, ia menunjukkan performa yang cukup menjanjikan.
Setelah itu, Sheringham kembali ke Tottenham pada 2001 setelah kurang berhasil memenuhi harapan di bawah Sir Alex Ferguson. Ia juga pernah mencetak gol dan assist penting di final Liga Champions 1999 yang membawa MU meraih treble.
4. Christian Eriksen

Christian Eriksen membela Tottenham selama tujuh tahun sejak 2013. Ia dikenal sebagai salah satu gelandang kreatif terbaik, meski belum meraih trofi besar bersama Spurs.
Setelah sempat berkarier di Inter Milan dan Brentford, Eriksen bergabung dengan MU pada Juli 2022. Bersama Setan Merah, ia akhirnya meraih trofi Carabao Cup musim 2022/2023.
Namun, kontraknya akan habis pada Juni 2025 dan tidak diperpanjang. Ini menandai akhir kebersamaannya dengan Manchester United.
5. Dimitar Berbatov

Dimitar Berbatov adalah salah satu sosok paling dikenang dalam rivalitas antara Spurs dan MU. Transfernya dari Tottenham ke Manchester United sempat jadi salah satu momen besar di Premier League.
Selama membela Tottenham pada periode 2006 hingga 2008, Berbatov dikenal sebagai striker yang sangat produktif. Namun, ia memilih menolak kontrak baru Spurs dan tawaran dari Manchester City demi bergabung dengan Setan Merah.
Di Old Trafford, Berbatov sukses mengantarkan MU meraih dua gelar liga. Ia mengemas 56 gol dan 27 assist dalam 149 pertandingan untuk klub tersebut.
Baca Juga:
- Bangkit Kembali! 10 Pemain Manchester United yang Temukan Performa Terbaik Setelah Pergi
- Puasa Gelar Berakhir! Klub-klub dan Pemain Ini Akhirnya Angkat Trofi di Musim 2024/2025
- 4 Calon Pengganti Jika Manchester United Berpisah dengan Ruben Amorim
- 10 Bintang Real Madrid yang Pernah Dicemooh Fans Sendiri: Ronaldo hingga Mbappe
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cara Live Streaming Final Liga Europa MU vs Tottenham dari HP
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2025, 23:50
-
Gak Papa Main Jelek, Yang Penting Menang Lawan Tottenham, MU!
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2025, 20:55
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR