
Bola.net - Liverpool telah resmi mendapatkan Hugo Ekitike dengan harga fantastis. Ia kini memegang predikat sebagai striker termahal sepanjang masa klub.
Meski begitu, sejarah Liverpool tak selalu ramah bagi penyerang mahal. Beberapa transfer justru berubah menjadi mimpi buruk di Anfield.
Di era Mohamed Salah dan Sadio Mane, peran striker tengah menjadi sangat menantang. Tidak banyak pemain yang benar-benar bisa tampil menonjol di posisi tersebut.
Robert Firmino jadi pengecualian berkat gaya main uniknya. Namun, nama-nama sebelum dia banyak yang tidak bisa memenuhi harapan.
Berikut ini adalah enam striker yang pernah didatangkan Liverpool namun gagal bersinar. Sebuah kisah yang bisa jadi pelajaran penting bagi Ekitike.
1. Andy Carroll

Andy Carroll jadi rekrutan mengejutkan Liverpool di akhir Januari 2011. The Reds menggelontorkan 35 juta pounds demi memboyongnya dari Newcastle.
Carroll tampil panas sebelum pindah, dengan catatan 11 gol termasuk hattrick ke gawang Aston Villa. Tapi petualangannya di Anfield langsung terganjal cedera paha.
Ia hanya mencetak gol dalam satu pertandingan pada sisa musim itu. Setelah performa tak kunjung membaik, Liverpool akhirnya meminjamkannya ke West Ham dan merugi 20 juta pounds saat menjualnya secara permanen.
2. Christian Benteke

Liverpool pernah berjudi dengan merekrut Christian Benteke dari Aston Villa. Sayangnya, taruhan itu tidak membuahkan hasil manis di Anfield.
Benteke diboyong setelah Liverpool tampil buruk di musim 2014/2015. Dengan harga mahal, ekspektasi terhadapnya sangat tinggi.
Namun, performa sang striker justru menurun tajam. Ia gagal menyesuaikan diri di bawah pelatih baru Jurgen Klopp dan dijual hanya semusim berselang.
3. Darwin Nunez

Darwin Nunez masih jadi bagian dari skuad Liverpool, tapi posisinya kian terancam. Kedatangan Hugo Ekitike bisa jadi sinyal bahwa kesabaran klub sudah menipis.
Permainan Nunez terkadang menarik, tapi juga bisa membuat frustrasi. Harga mahal tidak selalu sejalan dengan kontribusi yang konsisten.
Dalam 143 pertandingan, ia baru mencetak 40 gol. Situasi ini menjadikannya berada di titik penentu: bangkit atau tersingkir.
4. Mario Balotelli

Banyak pelatih yakin mereka bisa menjinakkan Mario Balotelli, termasuk Brendan Rodgers. Namun kepercayaan itu kembali terbukti keliru seperti yang terjadi sebelumnya.
Balotelli datang ke Liverpool menggantikan Suarez, tapi lebih sering bikin masalah ketimbang mencetak gol. Ia bahkan sempat kena semprot karena bertukar kaus dengan Pepe saat babak pertama melawan Madrid.
Puncaknya, ia diskors karena unggahan kontroversial di media sosial. Liverpool tak butuh waktu lama untuk mengambil keputusan: Balotelli dipinjamkan ke AC Milan pada musim panas 2015.
5. Robbie Keane

Robbie Keane pernah bikin geger saat pindah ke Liverpool karena Spurs sampai melapor ke Premier League. Sayangnya, kariernya di Anfield jauh dari kata sukses.
Setelah gol pertamanya di bulan Oktober, Keane justru mandul selama enam minggu berikutnya. Ia kesulitan menembus skuad utama dan tidak tampil seperti yang diharapkan.
Akhirnya, Tottenham datang lagi dengan tawaran 12 juta pound untuk membawanya pulang. Liverpool pun melepasnya hanya dalam waktu enam bulan dan merugi hingga 7 juta pound.
6. Danny Ings

Liverpool sebenarnya tidak merugi terlalu banyak saat merekrut Danny Ings seharga 6,5 juta pounds. Tapi melihat performanya di Burnley, publik berharap lebih darinya.
Ings mencetak 43 gol dalam 140 laga untuk The Clarets, tapi cedera membuatnya sulit tampil konsisten di Anfield. Ditambah persaingan dengan pemain lain, kesempatannya makin tipis.
Ia sempat absen hampir setahun sebelum comeback di September 2017. Musim panas berikutnya, Ings memilih melanjutkan karier ke Southampton.
Sumber: Planet Football
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dua Bintang Muda Telah Datang, Tapi Kata Van Dijk: Nggak Menjamin Juara
Liga Inggris 28 Juli 2025, 17:14
-
6 Striker Gagal Liverpool: Peringatan Keras untuk Hugo Ekitike
Editorial 28 Juli 2025, 12:06
LATEST UPDATE
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR